Widget HTML #1

Analisa Bahan Ajar Pembelajaran Remedial Sebagai Suatu Upaya dalam Mengatasi Kesulitan Belajar

Berikut GuruPenyemangat.com sajikan contoh analisa bahan ajar mengenai Pembelajaran Remedial sebagai Suatu Upaya dalam Mengatasi Kesulitan Belajar untuk memenuhi tugas PPG PAI.

Mari disimak:

ANALISA BAHAN AJAR “PEMBELAJARAN REMEDIAL SEBAGAI SUATU UPAYA DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR”

Tugas Analisa Bahan Ajar Pembelajaran Remedial
Tugas Analisa Bahan Ajar Pembelajaran Remedial. Designed by GuruPenyemangat.com

TULISLAH 5 KONSEP DAN DESKRIPSINYA YANG ANDA TEMUKAN DI DALAM BAHAN AJAR.

1. Konsep Pengajaran Remidi

Pengajaran remidi sebagai upaya guru (dengan atau tanpa bantuan/kerjasama dengan ahli/pihak lain) untuk menciptakan suatu situasi (kembali/baru/berbeda dari yang biasa) yang memungkinkan individu atau kelompok siswa (dengan karakteristik) tertentu lebih mampu mengembangkan dirinya (meningkatkan prestasi, penyesuaian kembali) seoptimal mungkin sehingga dapat memenuhi kriteria keberhasilan minimal yang diharapkan, dengan melalui suatu proses interaksi yang berencana, terorganisasi, terarah, terkoordinasi, dan terkontrol dengan lebih memperhatikan taraf kesesuaiannya terhadap keragaman kondisi objektif individu atau kelompok siswa yang bersangkutan serta daya dukung sarana dan lingkungannya.

2. Tujuan Kegiatan Remedial

Tujuan kegiatan remedial adalah (1) agar siswa dapat memahami dirinya, khususnya prestasi belajarnya. (2) dapat memperbaiki/mengubah cara belajar siswa ke arah yang lebih baik. (3) dapat memilih materi dan fasilitas belajar secara tepat. (4) dapat mengembangkan sikap dan kebiasaan yang dapat mendorong tercapainya hasil belajar yang jauh lebih baik. (5) dapat melaksanakan tugas-tugas belajar yang diberikan kepadanya, setelah ia mampu mengatasi hambatan-hambatan yang menjadi penyebab kesulitan belajarnya, dan dapat mengembangkan sikap serta kebiasaan yang baru dalam belajar

3. Tipe Cakupan Remedial Bloom

Bloom mengemukakan setiap guru dan siswa haruslah mahir dalam setiap bagian materi kegiatan belajar, namun dengan catatan bahwa pemahiran bagian-bagian itu tidak boleh sama dengan pemahiran secara keseluruhan, menurutnya pemahiran itu ditentukan oleh penguasaan secara operasional dalam menangani masalah/materi itu sampai taraf 80-90%. Jadi jika siswa belum mencapai tingkat ketuntasan 80-90%, siswa itu sajalah yang perlu diperbaiki. Misalnya, siswa tersebut ditugasi mempelajari/mengulangi kembali bagian-bagian tertentu yang belum dikuasai agar dapat dikuasai secara baik. Jadi, siswa tersebut tidak diminta mengulangi keseluruhan materi yang telah dipelajari.

4. Konsep Re-Evaluasi dan Rediagnostik

Hasil langkah pengukuran prestasi belajar kembali harus ditafsirkan dan ditimbang kembali dengan menggunakan cara dan kriteria untuk proses belajar mengajar utama. Hasil penafsiran dan pertimbangan ini melahirkan tiga kemungkinan kesimpulan. 1) Kasus menunjukkan peningkatan prestasi dan kemampuan penyesuaian dirinya. Namun, belum sepenuhnya memadai kriteria keberhasilan minimal yang diharapkan. 2) Kasus menunjukkan peningkatan prestasi dan kemampuan penyesuaian dirinya. Namun, belum sepenuhnya memadai kriteria keberhasilan minimal yang diharapkan. Kasus belum menunjukkan perubahan yang berarti, baik dari segi prestasi maupun penyesuaian dirinya

5. Waktu Pelaksanaan Pembelajaran Remedial

Program remedial diberikan hanya untuk kompetensi dasar tertentu yang belum dikuasai oleh siswa. Remedial hanya dilakukan maksimal dua kali. Siswa yang telah mengalami remedial sebanyak dua kali, namun nilainya masih di bawah standar minimum, maka penanganannya harus melibatkan orangtua atau wali dari siswa tersebut. Terdapat beberapa alternatif berkenaan dengan waktu atau kapan pembelajaran remedial dilaksanakan. Pembelajaran remedial dapat diberikan setelah siswa mempelajari KD tertentu. Mengingat indikator keberhasilan belajar siswa adalah tingkat ketuntasan dalam mencapai KI yang terdiri dari beberapa KD, maka pembelajaran remedial dapat juga diberikan setelah siswa menempuh tes KI yang terdiri dari beberapa KD. Mereka yang belum mencapai penguasaan KI tertentu perlu mengikuti program pembelajaran remedial.

LAKUKAN EVALUASI DAN REFLEKSI ATAS PEMAPARAN MATERI PADA BAHAN AJAR.

Evaluasi yang bisa dipetik dari pemaparan materi pada bahan ajar di atas yaitu: meskipun sudah disiapkan program remedial, namun pada intinya dalam prinsip belajar tuntas, siswa harus mencapai suatu tingkat penguasaan tertentu terhadap tujuan-tujuan pembelajaran dari suatu unit pelajaran tertentu sebelum pindah ke unit pelajaran yang berikutnya. Dengan diterapkan prinsip ini, tujuan pembelajaran yang telah ditentukan dapat dicapai secara optimal dan jarak antara siswa yang cepat dan lambat dalam belajar semakin kecil. Remedial tidak dipandang sebagai cara untuk memperbaiki nilai anak yang sebelumnya berada di bawah KKM melainkan dijadikan sebagai sarana untuk mengatasi hambatan-hambatan yang menjadi penyebab kesulitan belajarnya, dan dapat mengembangkan sikap serta kebiasaan yang baru dalam belajar.

Adapun refleksi dari pemaparan materi pada bahan ajar di atas yaitu: Sejatinya pembelajaran remedial dilaksanakan bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Pembelajaran remedial terdiri dari beberapa tahap yang diawali dengan tahap diagnosis kesulitan ditindaklanjuti dengan tahap perbaikan. Pembelajaran remedial hendaknya memperhatikan karakteristik dari anak didik sebelum diberikan perbaikan. Remedial dapat dilaksanakan setelah mempelajari beberapa kompetensi dasar atau satu kompetensi inti. Siswa baru boleh mempelajari materi pelajaran berikutnya apabila ia telah betul-betul menguasai isi pelajaran yang telah dipelajari. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pembelajaran remedial adalah salah satu sarana kegiatan dalam rangka mencapai pembelajaran tuntas sebagaimana yang diharapkan dari kurikulum dan tujuan pendidikan secara umum.

TULISLAH KELEBIHAN DAN KEKURANGAN TERKAIT DENGAN PENJELASAN MATERI PADA BAHAN AJAR.

Kelebihan:

1. Pemaparan materi pada bahan ajar disajikan dengan deskriptif dan setiap paragrafnya sudah berisi kalimat penjelas yang mempertegas konsep tentang pembelajaran remedial.

2. Pada bahan ajar sudah disajikan skema atau gambar berupa prosedur pengajaran remedial yang bisa membantu pembaca dalam menyusun program.

3. Pada bahan ajar selain diulas secara padat juga menghadirkan alternatif pemecahan masalah sebagai tindak lanjut dari program remedial.

Kekurangan:

1. Penulis bahan ajar belum menghadirkan contoh-contoh tentang prosedur pelaksanaan remedial serta temuan-temuan lapangan terkait dengan pelaksanaan program.

2. Pada pemaparan bahan ajar belum disampaikan secara tegas seperti apa tindak lanjut dari program remedial, tantangan, serta hambatan yang sering muncul dalam pembelajaran remedial.

KAITKAN ISI BAHAN AJAR DENGAN NILAI MODERASI BERAGAMA.

Pada dasarnya sasaran pokok dari setiap pembelajaran remedial ini adalah tercapainya peningkatan prestasi dan atau kemampuan penyesuaian diri sesuai dengan kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Bila kita hubungkan dengan nilai-nilai moderasi beragama, maka ketercapaian kompetensi terhadap nilai-nilai moderasi apakah tuntas atau belum bisa menjadi salah satu sasaran dari program remedial. Dalam artian, bukan hanya ketuntasan dari segi kognitif siswa melainkan juga ditekankan ketercapaian kompetensi sikap yang berhubungan dengan moderasi beragama. Sebagai tindak lanjut, guru bisa melakukan analisa kesulitan belajar siswa, karena tidak menutup kemungkinan bahwa temuan kasus seperti intoleransi di kalangan siswa menjadi salah satu penghambat dalam kegiatan pembelajaran.

Lanjut Baca:

👉Download Resume LK KB 1 Modul Evaluasi Pembelajaran

👉Download Resume LK KB 2 Modul Evaluasi Pembelajaran

👉Download Resume LK KB 3 Modul Evaluasi Pembelajaran

👉Download Resume LK KB 4 Modul Evaluasi Pembelajaran

👉Contoh Analisa Bahan Ajar Jurnal Evaluasi Dalam Proses Pembelajaran PPG PAI

👉Contoh Analisa Bahan Ajar Jurnal Pengembangan Soal HOTS

👉Analisa Bahan Ajar Langkah-langkah dan Teknik Evaluasi Hasil Belajar PAI

👉Analisa Bahan Ajar Pembelajaran Remedial Sebagai Suatu Upaya dalam Mengatasi Kesulitan Belajar

👉Contoh Tugas Analisa Materi Modul Evaluasi Pendidikan Materi Konsep dan Penerapan Penilaian Autentik

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Guru Profesional, Guru Penggerak, Blogger, Public Speaker, Motivator & Juragan Emas.

Posting Komentar untuk "Analisa Bahan Ajar Pembelajaran Remedial Sebagai Suatu Upaya dalam Mengatasi Kesulitan Belajar"