Widget HTML #1

Kumpulan Puisi Tentang Hari Guru Nasional yang Singkat dan Menyentuh Hati

Kumpulan Puisi Tentang Hari Guru Nasional yang Singkat dan Menyentuh Hati
Kumpulan Puisi Tentang Hari Guru Nasional yang Singkat dan Menyentuh Hati. Dok. Gurupenyemangat.com

Hari Guru Telah Tiba!

Wah, 25 November Tahun 2022 telah menyapa dan sekaranglah saatnya bagi Guru Penyemangat dan kita semua untuk mengapresiasi para guru di manapun mereka berada.

Terang saja, Hari Guru Nasional adalah hari bahagianya para guru. Boleh dibilang, HGN sekaligus HUT PGRI adalah lebarannya para pendidik dan pengajar di seluruh Indonesia.

Pada momentum inilah para guru bisa kembali menata semangat juang dalam mengajar, memperbaiki diri agar lebih mantap dalam mengajar, serta juga menuntut perbaikan hak dan kesejahteraan.

Syahdan, bagaimana dengan kita para siswa dan pelajar? Pada momentum bahagianya para guru di tahun 2022 yang masih bersahabat dengan pandemi ini, kita bisa memberikan hadiah dan kado terindah kepada guru.

Pun demikian dengan Gurupenyemangat.com yang ingin menghadirkan kado manis berupa puisi dengan tema Hari Guru Nasional.

Ada kumpulan puisi indah tentang Hari Guru Nasional singkat dan menyentuh hati yang cocok dibacakan oleh anak TK, SD, SMP, SMA, atau bahkan mahasiswa.

Nah, langsung disimak saja ya:

Puisi untuk Hari Guru yang Mengharukan dan Menyentuh Hati

Puisi 1: Guruku Pahlawanku 6 Bait

Puisi untuk Hari Guru yang Mengharukan dan Menyentuh Hati
Puisi untuk Hari Guru yang Mengharukan dan Menyentuh Hati. Dok. Gurupenyemangat.com

Guruku adalah pahlawanku
Yang tak pernah lelah mengajariku
Mengenalkan dunia melalui buku
Membuat aku tak berhenti untuk merindu

Guruku adalah pahlawanku
Dialah pelita negeri
Dengan sabar mengajariku
Bertambah ilmu ini setiap hari

Guruku adalah pahlawan kita
Yang mendidik dengan penuh rela
Yang mengajar dengan bahagia
Bersama dengan lembutnya kata-kata

Guruku adalah pahlawanmu
Yang bersahabat baik dengan fajar
Biarpun dinginnya pagi membelenggu
Dia sudah sampai dan bersiap untuk mengajar

Guruku adalah pahlawan sejati
Yang mengajar tulus dengan hati
Tak peduli dengan kebijakan yang terus berganti
Kedatanganku ke sekolah selalu dinanti

Guruku adalah sebaik-baiknya pahlawan
Kudoakan engkau agar selalu bersama dengan kebaikan
Semoga engkau selalu sehat dalam keselamatan
Semoga engkau selalu bahagia dalam sabar dan ketulusan

Karya: Ozy V. Alandika

Boleh Baca: Cerpen Guruku Pahlawanku

Puisi 2: Guruku Inspirasiku

Tahukah engkau dengan seberapa manisnya senja?
Barangkali akan mampu menaklukkan pahitnya kopi
Sejuk dilihat oleh kedua bola mata
Menggusur segenap mendung dan seuntai sepi

Tahukah engkau dengan seberapa manisnya arunika
Tidak bersebrangan laut dengan senja
Bukan cahaya indah yang berfatamorgana
Melainkan guratan indah di sekujur angkasa

Tapi, tahukah engkau siapa sosok inspirasiku?
Dia adalah guruku
Orang lain yang mengaku sebagai orang tuaku
Orang yang belum dikenal tapi begitu perhatian terhadapku
Orang yang terus-menerus mengumbar nasihat
Orang yang ingin aku selamat
Orang yang menuntunku dengan seperti apa sebaiknya berbuat

Guruku adalah inspirasiku
Yang mengenalkan kepadaku tentang betapa luasnya ilmu
Yang mengajakku menuliskan seisi dunia ke dalam sebuah buku
Lalu menata diri ini; sungguh sangat sempit pengetahuanku

Guruku adalah inspirasiku
Yang mengajakku melihat masa depan sedikit lebih dekat
Yang mengajakku berhenti berputus asa dan malu
Yang menerangkan kepadaku bahwa sukses telah ada di balik sekat

Guruku adalah inspirasiku
Saban hari dan sepanjang waktu
Tiadalah sia-sia tenaga dan pikiranmu
Karena amat bermanfaat bagi keberlanjutan kehidupanku

Karya: Ozy V. Alandika

Boleh Baca: Kumpulan Puisi Pendek untuk Hari Guru, Cocok Sebagai Hadiah untuk Guru Tersayang

Puisi 3: Guruku Hebat

Puisi untuk Hari Guru yang Bikin Sedih
Puisi untuk Hari Guru yang Bikin Sedih. Dok. Gurupenyemangat.com

Guruku hebat
Ilmu yang liar ia kebat
Inspirasinya membantai pikirku yang tersumbat
Hingga aku mengerti bagaimana seharusnya berbuat

Guruku hebat
Dia tetap datang walau hujan lebat
Tak peduli seberang laut atau melangkahi darat
Dia tetap mengajar sebagai pelaksana amanat

Guruku hebat
Dia tak peduli saat aku mengaku tak berbakat
Dia tetap tersenyum saat aku mengaku cacat
Dia menyemangati agar aku belajar giat

Guruku hebat
Selamanya akan tetap hebat
Tak terhitung berapa ungkap dan ibarat
Akan senantiasa kuadakan agar dia sehat dan selamat

Karya: Ozy V. Alandika

Boleh Baca: Contoh Puisi Tentang Belajar Online di Rumah

Puisi Pendek Tentang Hari Guru Terbaik, Cocok untuk Dibacakan Siswa

Puisi 4: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Puisi Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Puisi Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Dok. Gurupenyemangat.com

Engkau pernah bercerita kepadaku tentang betapa berharganya lencana
Tentang kemilaunya
Tentang mutiara di sebaliknya
Tentang di mana tata letak dan cara memasangnya
Juga tentang perjuangan gigih untuk mendapatkannya

Pada saat itu pula kau berkisah tentang pahlawan
Orang hebat yang di sekujur bajunya penuh dengan lencana
Orang terkenal yang di lemarinya penuh dengan medali
Dengan foto-foto ikonik dengan bingkai-bingkai besi

Sekarang gantian aku yang ingin bercerita kepadamu
Ceritaku ialah tentang pahlawan tanpa tanda jasa
Tak ada lencana
Tak ada medali
Juga tak ada foto yang dibingkai besi

Yang ada hanya baju sederhana yang rapi
Dengan papan nama yang nyaris lusuh
Dengan lemari yang penuh dengan buku

Dialah guruku
Dia juga gurumu
Dia adalah guru kita
Yang setiap kali tidak lupa mengisi daftar hadir

Kemudian bertanya;

Sudah sampai mana mimpi kalian hari ini?
Apakah sudah semakin dengan dengan kenyataan?
Sudah sampai mana hapalan kali-kali?
Sudahkah kalian bisa mengerjakan soal hitungan campuran?
Dan lain sebagainya

Sayang sekali, sangat sedikit dari pertanyaannya yang bisa kujawab
Tidak sebanyak ceritamu tentang lencana
Juga tidak sebanyak karanganku tentangnya

Guruku adalah pahlawan tanpa tanda jasa
Bukan karena mereka tak pantas menerima lencana
Tapi karena sebukit jasanya yang memenuhi dunia

Karya: Ozy V. Alandika

Boleh Baca: Rekomendasi Hadiah Unik untuk Hari Guru Nasional

Puisi 5: Guruku di Masa Pandemi 4 Bait

Apa kabar guruku di masa pandemi
Ternyata mereka tetap bersemangat
Saban hari membolak-balik buku
Terus mengakrabkan diri dengan teknologi

Pembelajaran jarak jauh tiada pernah jadi soal
Pembelajaran tatap muka diupayakan dengan beragam hal
Kolaborasi keduanya tak perlu dijegal
Karena ia percaya corona adalah ujian; bukan wabah pembawa sial

Guruku di masa pandemi terus berjuang
Menata kembali wajah pendidikan yang muram
Memulihkan kembali wajah anak bangsa yang sempat suram
Untuk kembali bersekolah; kembali menggapai cita yang sudah di ujung ambang

Guruku di masa pandemi harus didukung
Guruku di masa pandemi harus diapresiasi
Guruku di masa pandemi harus disemangati
Karena kita ingin langit pendidikan segera cerah, setelah sekian lama digelapi mendung

Karya: Ozy V. Alandika

Boleh Baca: Kumpulan Puisi Tentang Pembelajaran Jarak Jauh

***

Nah, demikianlah tadi kumpulan puisi tentang guru dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional ke-77 25 November Tahun 2022.

Masing-masing goresan puisi di atas ada yang terdiri dari 6 bait, 4 bait, ada pula yang pendek dan puisi tentang guru yang panjang.

Salah satu maupun semua puisi di atas bisa kita gunakan untuk mengapreasi para guru terbaik yang selama ini telah mengajarkan kepada kita baca tulis, berhitung, serta beradab mulia.

Semoga bermanfaat, ya:
Selamat Hari Guru Nasional Tahun 2022

Lanjut Baca: Kumpulan Ucapan Hari Guru untuk Wali Kelas Terbaru

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Guru Profesional, Guru Penggerak, Blogger, Public Speaker, Motivator & Juragan Emas.

3 komentar untuk "Kumpulan Puisi Tentang Hari Guru Nasional yang Singkat dan Menyentuh Hati"

Comment Author Avatar
Selamat hari guru, pak Guru..
Comment Author Avatar
Wah. Ada mbak Rani. Matur tengkyu ya Mbak😊
Comment Author Avatar
sangat bermanfaat

Berkomentarlah sesuai dengan postingan artikel. Mohon maaf, link aktif di kolom komentar tidak akan disetujui.

Diperbolehkan mengutip tulisan di blog Guru Penyemangat tidak lebih dari 30% dari keseluruhan isi (1) artikel dengan syarat menyertakan sumber. Mari bersama-sama kita belajar menghargai karya orang lain :-)