Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kumpulan Puisi Pendek Tentang Hari Guru, Cocok Sebagai Hadiah untuk Guru Tersayang

Kumpulan Puisi Pendek Tentang Hari Guru
Kumpulan Puisi Pendek Tentang Hari Guru, Cocok Sebagai Hadiah untuk Guru Tersayang. Dok. Gurupenyemangat.com

Hari Guru Nasional Segera Singgah!

Tiada terasa, ya, di jelang penghujung tahun 2021 ini kita kembali diizinkan untuk singgah di Hari Bahagianya para guru, tepatnya Hari Guru Nasional 25 November Tahun 2021.

Jika ditilik dari sejarah, HGN tahun ini sudah memasuki usia 76 tahun, sama dengan HUT PGRI. Sungguh usia yang sangat tua, kan?

Tapi apalah arti usia bila kita sandingkan dengan pengabdian tulusnya para guru. Mereka bahkan tetap bersemangat mengabdi hingga pelosok negeri walaupun dibayar dengan gaji seadanya.

Ketika Hari Guru Nasional tiba, ketika itu pula kesempatan emas datang kepada kita. Ya, sekaranglah saatnya kita mengapresiasi para guru sekaligus membahagiakan mereka.

Salah satu cara membahagiakan guru adalah dengan memberikannya hadiah. Eh, tapi tak perlu yang mahal-mahal, ya, karena hadiah tidak harus dengan barang dan uang melainkan bisa juga dengan karya.

Pada tulisan kali ini, Gurupenyemangat.com telah menyiapkan kumpulan puisi pendek bertema Hari Guru.

Segenap puisi pendek tentang Hari Guru Nasional Tahun 2021 ini cocok dijadikan hadiah untuk guru tersayang di mana pun mereka berada.

Nah, langsung disimak saja ya:

Puisi Pendek untuk Guru dalam Rangka Menyambut Hari Guru Nasional Tahun 2021

Puisi untuk Guru Tercinta

Oleh: Sri Rohmatiah Djalil

Puisi Pendek untuk Guru Tercinta
Puisi Pendek untuk Guru Tercinta. Dok. Gurupenyemangat.com

Duhai jiwa yang bertahta keikhlasan
Rona wajahmu penuh keletihan
Derasnya peluh membanjiri permukaan
Tak pernah ada keluh dalam lisan

Keteguhan mengokohkan asa
Menggoreskan setiap kata yang terucap
Menyemburkan secercah cahaya dalam kegelapan
Menuntun anak bangsa mencapai wujud nyata

Duhai jiwa yang bertahta kasih
Semburat jingga kau hadiahkan
Segudang ilmu kau berikan
Kepada sukma yang kekeringan

Duhai jiwa yang bertahta kelembutan
Tak pernah sedikit pun kau murka
kepada kami si bocah nakal
Kau ulurkan tangan dengan senyuman
Terima kasih guru negeri tercinta

Boleh Baca: Surat untuk Hari Guru yang Menyentuh Hati

Puisi untuk Guru Negeri

Oleh: Sri Rohmatiah Djalil

Kulihat engkau di sudut jalan sendirian
Meneguk secangkir wedang yang kau bawa
Katanya penghangat raga kala kedinginan
Namun, tak bisa mengusir kesendirian
Perjalanan masih panjang
Kulihat engkau melaju kencang
Meninggalkan sekelumit angan
Menuju perbatasan kehampaan
Menggapai harapan di sana
Setibanya di tujuan
Sambutan riuh sebagai tanda salam
Kau tersenyum riang pada mereka
Anak bangsa di perbatasan
Harapan negeri tercinta
Menjadi alasan kau tinggalkan hiruk pikuk kota

Bukan Sebuah Mimpi

Oleh: Wydiesti

Untukmu penabur ilmu
Langkahmu menghiasi waktu
Tanamkan budi di rongga hati
Bukakan  jendela dunia pada diri
Hingga sinar asa terlihat kini
Laksana pagi tanpa rinai mengiringi
Bersanding kicau burung penuh arti
Bersama kuncup bunga berseri
Semua terpatri dalam hati
Laksana air suci
Mengalir bersama masa berganti
Mengisi pundi-pundi iamal insani
Menghantar tunas- tunas harapan
Menuliskan lembaran masa depan
Bahkan mencipta peradaban
Lahirkan insan unggulan
Semoga ini bukanlah mimpi

Boleh Baca: Cerpen Guruku Pahlawanku

Sajak untuk Guru

Karya: Ozy V. Alandika

Sajak untuk Guru
Sajak untuk Guru. Dok. Gurupenyemangat.com

Duhai guruku
Aku sebenarnya malu
Setiap hari datang ke sekolah kadang lupa potong buku
Pelajarannya ini, malah kubawa buku itu
Sungguh, aku merasa bersalah kepadamu

Engkau mengajariku sepanjang waktu
Tapi aku hanya mendatangimu di hari-hari tertentu
Engkau mendidikku sepanjang waktu
Tapi aku sibuk mengejek kawan; mengatakan bahwa rambutnya berkutu

Duhai guruku
Aku sungguh banyak salah padamu
Kesibukanku hanya untuk menghabiskan tenagamu
Menguji kesabaranmu
Memerahkan catatan daftar hadirmu
Hingga sampailah surat pemanggilan orang tua kepada ibuku

Seketika saatnya tiba
Ternyata engkau tidak mengejekku
Tidak menjelek-jelekkanku di hadapan orang tuaku
Engkau malah memujiku
Menyemangati orang tuaku
Menyemangatiku
Bahkan melindungiku

Duhai guruku
Tiada cukup ucapan dan kata maaf ini aku lantunkan ke dunia
Tapi aku yakin penduduk langit sudah siap menjadi saksinya
Bahwa tulus abdimu bukan dusta
Bahwa kenanganmu akan tetap ada hingga akhir masa

Boleh Baca: Kumpulan Pantun untuk Hari Guru Nasional Tahun 2021 yang Penuh Makna, Lucu dan Menginspirasi

Puisi Hari Guru Nasional untuk Anak SD dan TK

Puisi: Guruku Tersayang

Karya: Ozy V. Alandika

Puisi Guruku Tersayang
Puisi Guruku Tersayang. Dok. Gurupenyemangat.com

Duhai guruku tersayang
Engkau laksana pelita
Penyinar hati yang gersang
Pendidik dengan kata-kata penuh cinta

Duhai guruku tersayang
Engkau laksana mutiara
Bersanding dengan indahnya bintang-bintang
Menghibur kami agar tidak betah dengan lara

Duhai guruku tersayang
Sampai kapan pun aku akan tetap sayang
Meski namamu di buku paket telah terbuang
Tapi di hatiku tetap berbekas dan enggan usang

Duhai guruku tersayang
Sampai akhir masanya aku akan selalu sayang
Sayang dengan sepenuhnya sayang
Sayang yang sama sekali tiada akan berkurang

Boleh Baca: Quotes untuk Hari Guru Nasional Lengkap dengan Gambar

Puisi: Bahagialah Guruku

Karya: Ozy V. Alandika

Berbahagialah wahai guruku
Karena senyummu indah nan memesona
Tutur katamu merdu
Menggoreskan ilmu dengan berbagai warna

Berbahagialah wahai guruku
Karena bahagiamu adalah bahagianya kami semua
Karena semangatmu adalah semangat kami semua
Karena cintamu adalah cinta kami semua

Bahagiakanlah guruku
Aku tahu gajimu sangat sedikit
Tapi engkau mengajar sepanjang waktu
Karena bagimu harta tak perlu untuk diungkit

Bahagiakanlah guruku
Doa terbaik kupersembahkan untukmu
Doa yang tulus untuk kesehatanmu
Doa penuh cinta untuk bahagia dan sejahteramu

Puisi untuk Guru 3 Bait 4 Baris yang Sedih

Puisi: Guru Terbaik

Karya: Ozy V. Alandika

Puisi untuk Guru 3 Bait 4 Baris yang Sedih
Puisi untuk Guru 3 Bait 4 Baris yang Sedih. Dok. Gurupenyemangat.com

Siapakah orang terbaik?
Dia adalah guru
Yang mengajar walau terkelik
Dengan tatapan seindah langit biru

Siapakah orang terbaik?
Dia adalah guru
Yang mendidikmu dengan asyik
Mengenalkan ilmu dengan penuh haru

Orang terbaik adalah guruku
Guru terbaik setelah kedua orang tuaku
Kuharap engkau selalu sehat sepanjang waktu
Hingga Allah mudahkan perjuangan dan abdimu

Puisi: Kenanganmu Ada Sepanjang Masa

Karya: Ozy V. Alandika

Pada dinding kesepian aku sibuk mencari kenangan
Bersama guratan catatan usang
Didampingi sepinya malam
Dengan dingin yang menggetarkan urat-urat

Seketika itu kutemukan catatan ulangan harian
Tertuang nilai dan tanda tangan
Ditambah dengan simbol manisnya bintang-bintang
Mengajakku untuk semakin dekat dengan impian

Duhai guruku
Kenanganmu akan selalu ada sepanjang masa
Namamu akan selalu ada sejak matahari terbit hinggalah datangnya senja
Sungguh, indahnya senja bukanlah apa-apa bila dibandingkan dengan senyum tulusmu

***

Nah, demikianlah tadi segenap untai puisi pendek tentang Hari Guru dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional Tahun 2021.

Cocok, kan, untuk hadiah guru? Ya, kita bisa membacakannya untuk kemudian dihadiahkan kepada guru. Atau, kita juga bisa menulis puisi di media kartu ucapan lalu dipajang di mading sekolah.

Okedeh, semangat berkreasi, ya.

Selamat Menyambut Hari Guru Nasional Tahun 2021. Sehat dan Bahagia Selalu Duhai Guruku

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

3 komentar untuk "Kumpulan Puisi Pendek Tentang Hari Guru, Cocok Sebagai Hadiah untuk Guru Tersayang"

  1. Selamat hari guru.
    Salam sayang untuk guru tersayang.

    Sukses selalu GP

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tengkyu, Bu. Salam sayang Balik.
      Sukses selalu :-)

      Hapus

Berkomentarlah sesuai dengan postingan artikel. Mohon maaf, link aktif di kolom komentar tidak akan disetujui.

Diperbolehkan mengutip tulisan di blog Guru Penyemangat tidak lebih dari 30% dari keseluruhan isi (1) artikel dengan syarat menyertakan sumber. Mari bersama-sama kita belajar menghargai karya orang lain :-)