Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Karangan dan Cerita Tentang Hari Pahlawan 10 November Singkat

Contoh Karangan dan Cerita Tentang Hari Pahlawan 10 November Singkat
Contoh Karangan dan Cerita Tentang Hari Pahlawan 10 November Singkat. Dok. Gurupenyemangat.com

Selamat Hari Pahlawan!

Kalau sudah berbicara tentang pahlawan, maka secara tidak sengaja kita telah diajak untuk mencermati dan mengulik kembali kisah Pertempuran Surabaya yang puncaknya terjadi pada 10 November 1945.

Sedangkan hari ini, sudah tahun 2021 kan?

Ternyata sudah sangat jauh Bumi Indonesia ini melangkah. Tujuh puluh enam tahun berlalu, tapi bersyukur kita karena bangsa ini sedikit pun tidak pernah melupakan sejarah.

Maka dari itulah, untuk kembali belajar dan memetik makna, Gurupenyemangat.com telah menghadirkan contoh karangan dan cerita bertema Hari Pahlawan.

Karangan dan cerita singkat tentang Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November ini bisa kita jadikan materi belajar terutama mapel sejarah.

Nah, langsung disimak saja ya:

Karangan Tentang Hari Pahlawan Singkat, Cocok untuk Materi Belajar

Karangan Tentang Hari Pahlawan Singkat
Karangan Tentang Hari Pahlawan Singkat. Dok. Gurupenyemangat.com

Pada tahun 2021 ini kita kembali diajak singgah ke momentum bersejarah penuh kisah bernama Hari Pahlawan.

Sebagaimana diketahui, Hari Pahlawan diperingati pada tanggal 10 November pada setiap tahunnya. Dan ketika kita sudah berkisah tentang Pahlawan, maka teringatlah kita terhadap kisah Pertempuran Surabaya.

Kisah tersebut tepatnya terjadi pada 76 tahun lalu ketika para pahlawan Surabaya berjuang mengusir sekutu beberapa bulan setelah kemerdekaan RI.

Mulanya pemerintah Indonesia menyerukan pengibaran bendera Merah Putih ke seluruh Indonesia, namun pada bulan Oktober 1945 tentara sekutu yang dipimpin oleh Jend. Mallaby datang ke Surabaya.

Entah disebabkan oleh granat anak buahnya atau malah baku hantam dengan warga, Jendral Mallaby tewas terbakar di dalam mobil yang ia tumpangi tepatnya pada 30 Oktober 1945.

Atas dasar itulah, tepatnya pada 10 November 1945 pukul enam pagi, pasukan Inggris menggempur Kota Surabaya baik dari sudut darat, laut, maupun udara.

Setidaknya ada dua puluh ribu tentara dari Indonesia, dan warga sipil yang terlibat mencapai seratus ribu orang. Sedihnya, sebanyak sepuluh ribu warga sipil tewas dalam pertempuran yang berlangsung selama tiga minggu tersebut.

Hingga hari ini, 10 November sudah dikenang sekaligus ditetapkan sebagai Hari Pahlawan, yaitu momentum peringatan yang mengajak kita semua untuk kembali melirik dan memaknai kisah dan perjuangan para pahlawan.

Mereka kala itu berjuang demi bisa mengibarkan bendera merah putih ke segala penjuru tanah air, namun karena sekutu masih mengusik kedamaian negeri, para pahlawan tiada segan berkorban darah demi mempertahankan kemerdekaan dan kedamaian Bumi Nusantara.

Sedangkan pada tahun ini? Keadaannya memang jauh berbeda. Hari ini tidak ada sekutu, tidak ada pertempuran, tapi sejatinya kita sekarang sama-sama berjuang untuk mengusir pandemi.

Lebih parah daripada sekutu, pandemi corona begitu menyayat negeri dari segala sisi dan aspek. Ekonomi Indonesia jadi krisis, sekolah sempat tutup, banyak warga yang sakit, hingga segudang masalah lainnya.

Sekilas, masalah ini serasa perang bagi kita, tepatnya berperang melawan diri sendiri untuk segera beradaptasi, segera menaati protokol kesehatan, serta meningkatkan persatuan dan kesatuan untuk mengusir pandemi.

Tanpa adanya nilai-nilai semangat dan teladan dari para pahlawan, rasanya perjuangan ini akan terasa sangat berat. Dengan demikian, kita tidak perlu takut untuk gagal saat belajar sekaligus menebar kebaikan dan kebermanfaat kepada semua orang di sekitar kita.

Sebagaimana ucapan mutiara dari Presiden Soekarno:

*Apabila dalam di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.*

Boleh Baca: Cerita Pendek Pahlawanku Inspirasiku

Cerita Hari Pahlawan 10 November Singkat, Padat, dan Jelas

Cerita Hari Pahlawan 10 November Singkat, Padat, dan Jelas
Cerita Hari Pahlawan 10 November Singkat, Padat, dan Jelas. Dok. Gurupenyemangat.com

Saat ini kita kembali diberi kesempatan oleh Allah untuk singgah di peringatan penuh kisah, makna, dan sejarah yang bernama Hari Pahlawan Tahun 2021.

Peringatan Hari Pahlawan dalam setiap tahunnya ditetapkan pada tanggal 10 November dan di sebalik momentum tersebut ada kisah suram dan duka yang biasa kita kenal dengan julukan Pertempuran Surabaya.

Perlu diketahui bahwa Pertempuran Surabaya adalah perang pertama para pahlawan Indonesia dengan bangsa asing setelah memproklamasi kemerdekaan Indonesia Tahun 1945. Adapun bangsa asing yang dimaksud ialah Pasukan Tentara Inggris.

Pada awalnya Indonesia dan Inggris sempat melakukan gencatan senjata untuk meredakan situasi tepatnya pada 29 Oktober 1945. Namun, sehari setelah gencatan senjata tetap saja ada bentrokan antara rakyat Indonesia dengan Tentara Inggris di Surabaya, Jawa Timur.

Pada hari itu pula, Brigadir Jenderal Mallaby terbunuh sehingga pihak Inggris semakin tersulut emosi.

Puncaknya, pengganti Jendral Mallaby yaitu Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh mengeluarkan pernyataan keras yang meminta pihak Indonesia untuk menghentikan perlawanan pada 10 November Tahun 1945.

Tapi karena rakyat dan para pahlawan kita tetap ingin mempertahankan kedaulatan, mereka menolak untuk menyerah hingga akhirnya Pertempuran Surabaya harus terjadi.

Dalam sejarah, Pertempuran Surabaya juga dijuluki dengan “Neraka” karena merupakan pertempuran terbesar dan terberat yang pernah dilakukan rakyat Indonesia.

Perang tersebut terjadi selama tiga minggu dan ada 20 ribu masyarakat sipil yang terkena korban.

Dari sanalah cikal bakal lahirnya peringatan Hari Pahlawan 10 November yang mengajak kita untuk menghargai, menghormati, mengapresiasi, serta meneruskan semangat dan kegigihan juang, semangat pantang menyerah, serta tulusnya pengabdian para pahlawan untuk Indonesia.

Di zaman sekarang ini, pemerintah melalui Kementerian Sosial mengambil tema besar “Pahlawanku Inspirasiku”.

Tema tersebut agaknya menerangkan kepada kita bahwa pahlawan di masa kini itu ada di mana saja dan juga ada di dekat kita. Sebut saja seperti kedua orang tua, guru, dokter, perawat, petani, dan beragam macam profesi lainnya.

Sebagai bangsa yang besar, sudah sepatutnya kita mengingat jasa para pahlawan. Begitu pula dengan para pelajar. Adapun nilai yang bisa kita teladani dari para pahlawan adalah semangat pantang menyerah dan tak kenal putus asa dalam belajar.

Jadi, jangan pernah malu ketika gagal, dan jangan pula berhenti berusaha walaupun menemukan kesulitan. Percaya dan yakinlah bahwa di sebalik kesulitan itu ada kemudahan.

***

Nah, demikianlah tadi contoh karangan dan cerita singkat tentang Hari Pahlawan yang bisa Guru Penyemangat sajikan.

Semoga catatan di atas bisa dijadikan bahan belajar dan menambah pengetahuan kita terutama tentang sejarah para pahlawan.

Salam.

Lanjut Baca: Pidato Hari Pahlawan Terbaru dan Lengkap

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Contoh Karangan dan Cerita Tentang Hari Pahlawan 10 November Singkat"