Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Pidato Tentang Disiplin, Singkat dan Mudah Dihafal

Hai Sobat Guru Penyemangat, sudahkah kita menanamkan perilaku disiplin hari ini? Pada dasarnya perilaku disiplin adalah upaya sungguh-sungguh yang dilakukan oleh seseorang untuk menaati tata tertib.

Tergantung seperti apa ruang lingkup dan aspeknya, di kehidupan ini perilaku disiplin tidak hanya penting bagi para pejabat melainkan juga bagi siswa, orang tua, masyarakat, bahkan semua orang.

Perilaku disiplin amatlah penting bagi seluruh aspek kehidupan ini. Dari nilai-nilai kedisiplinan, seseorang akan lebih bisa menghargai waktu, serta bisa pula menetapkan mana skala prioritas dan hal-hal yang perlu dikesampingkan dari segi manfaatnya.

Contoh Pidato Tentang Disiplin
Contoh Pidato Tentang Disiplin. Dok. GuruPenyemangat.com

Berikut disajikan contoh pidato singkat tentang perilaku disiplin yang singkat dan mudah dihafal baik untuk guru maupun pelajar di sekolah.

Mari disimak ya:

Pidato Tentang Disiplin di Sekolah

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Salam sejahtera bagi kita semua.

Para hadirin sekalian yang saya hormati serta
Bapak dan Ibu yang saya hormati
dan siswa-siswi yang saya banggakan, 

Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas berkat rahmat dan karunia yang telah dianugerahkan pada kita semua sebagai makhluk di muka bumi ini.

Shalawat serta salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada junjungan kita yang mulia Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabat yang telah membawa kebaikan dan kebenaran pada seluruh alam. 

Alhamdulillah, kita semua bisa hadir dan berbagi ilmu dalam keadaan sehat wal afiat. Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan sebuah pidato tentang pentingnya kedisiplinan.

Para hadirin yang saya hormati,

Mengapa kita perlu budaya disiplin?

Bayangkan saja jika kita tidak disiplin dalam segala aspek kehidupan maka tidak akan tercipta ketertiban, keteraturan, kepatuhan dan tentu tidak menemukan solusi untuk menghadapi suatu permasalahan sehingga disiplin dapat menjadi aset penting bagi pembangunan bangsa dan negara.

Berdisiplin bukan berarti mengekang kebebasan seseorang, tapi membuat kehidupan lebih teratur dan merasa memiliki tanggung jawab. 

Selain akan membuat seseorang memiliki kecakapan mengenai cara membagi waktu yang baik, juga merupakan suatu proses pembentukan watak yang baik pula.

Misalnya, manfaat kedisiplinan bagi siswa adalah membuat siswa menjadi lebih tertib dan teratur dalam menjalankan aturan di sekolahnya serta mencegah siswa membuang-buang waktu pada hal-hal yang kurang bermanfaat.

Membangun kedisiplinan memang masih menjadi barang langka dan berharga di tempat kita, baik di lingkungan kampus, kantor, masyarakat maupun di sekolah.

Dalam lingkungan sekolah sering ditemukan rendahnya sikap disiplin siswa dalam mengatur waktu secara seimbang antara bermain, belajar, dan rehat.

Boleh Baca: 7 Alasan Mengapa Kita Harus Bisa Membagi Waktu Antara Belajar dengan Bermain

Hal tersebut memang perlu kita perhatikan bersama-sama karena pengaruh disiplin atau tidaknya seseorang disebabkan oleh faktor luar dan dalam orang itu sendiri.

Contoh lain yang paling umum adalah masalah kecanduan internet yang memengaruhi proses pembentukan sikap disiplin siswa. 

Fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa data laporan dari We Are Social, Indonesia menjadi negara dengan jumlah pemain video game terbanyak ketiga di dunia.

Laporan tersebut mencatat ada 94,5% pengguna internet berusia 16-64 tahun di Indonesia yang memainkan video game per Januari 2022.

Lalu, berdasarkan data dari Statista ada 50,8 juta pengguna mobile game di 2020. Hal tersebut tidak lepas dari imbas kebijakan work from home (WFH) dan belajar di rumah.

Alhasil membuat penggunaan dan unduhan aplikasi game online melonjak, bahkan diprediksi akan meningkat 21,6 persen di 2025.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dalam acara Internet Aman untuk Anak pada tahun 2018, mengungkapkan data sebanyak 93,52 persen penggunaan media sosial berada  di  usia  9-19  tahun dan penggunaan  internet sebanyak 65,34 persen berusia 9-19 tahun yang digunakan mengakses media sosial, termasuk Youtube dan gim daring.

Hal ini semakin menunjukkan ketergantungan anak terhadap internet yang tidak menutup kemungkinan bisa berakibat fatal jika tidak dikelola dengan bijak dan disiplin dalam pemanfaatannya. 

Didukung lagi dengan sebuah survei menunjukkan bahwa lebih dari 19 persen remaja di Indonesia kecanduan internet oleh Ahli Adiksi Perilaku, dr. Kristiana Siste yang dilaksanakan pada Mei sampai Juli 2020 dengan sampel anak-anak dari 34 provinsi di Indonesia. Hasilnya adalah 19,3 persen remaja dan 14,4 persen dewasa muda kecanduan internet.

Boleh Baca: 9 Fakta Miris Tentang Pelajar yang Kecanduan Game Online

Para siswa yang saya banggakan, 

Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejak 2018 lalu telah mengumumkan bahwa adiksi game online sebagai salah satu bentuk gangguan mental dan disebut dengan istilah gaming disorder.

Gaming disorder termasuk dalam kategori kecanduan non zat atau kecanduan perilaku, seperti hanya juga adiksi gawai, judi online, media sosial, porno, dan lain-lain.

Menyikapi bahaya dampak kecanduan internet ini, kita harus mencegah paparan buruk adiksi ini dengan menerapkan budaya disiplin.

Siswa diarahkan untuk disiplin dalam melaksanakan kewajiban belajar sehingga diperoleh perubahan pada dirinya, baik itu berupa pengetahuan, perbuatan dan sikap baik di rumah maupun belajar di sekolah bahkan di lingkungan masyarakat nantinya.

Selain itu, kita pula dapat belajar untuk menghargai waktu. Sebab orang yang disiplin akan sangat menghargai waktu dan tidak akan pernah menyia-nyiakan waktu mereka untuk melakukan hal yang tidak seharusnya.

Para Bapak dan Ibu yang saya hormati,

Jadi, manfaat disiplin yang bisa anak dapat adalah membuat mereka menjadi lebih menghargai waktu dan menumbuhkan perasaan taat serta patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya.

Kesemua itu sejatinya merupakan tanggung jawabnya guna memberikan dampak pada lingkungan sekitarnya bahkan demi terciptanya ketertiban dan keteraturan bangsa dan negara. 

Dan seperti di awal pidato bahwa yang perlu ditekankan sekali lagi adalah disiplin bukan berarti mengekang kebebasan seseorang, tapi bagaimana cara kita membuat kehidupan lebih teratur, tertib, dan merasa memiliki tanggung jawab.

Sebelum mengakhiri pidato saya pada pagi hari ini, sosok Ki Hajar Dewantara, tokoh yang berjasa memajukan pendidikan pernah berkata bahwa prinsip pendidikan Ki Hadjar adalah;

"Di mana ada kemerdekaan di situ harus ada disiplin yang kuat. Sungguh disiplin itu bersifat self disiplin, yaitu kita sendiri mewajibkan dengan sekeras-kerasnya. Dan peraturan yang sedemikian itu harus ada di dalam suasana yang merdeka."

Demikian pidato yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf bila ada salah kata dan tindakan yang kurang berkenan karena kesempurnaan hanya milik Allah semata. 

Saya akhiri;
Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

***

Boleh Baca: Contoh Pidato Tentang Pentingnya Pendidikan

Demikianlah tadi contoh pidato bertema disiplin yang singkat, lengkap, dan mudah dihafal yang cocok untuk disampaikan oleh guru maupun siswa.

Semoga bermanfaat ya
Salam.

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Contoh Pidato Tentang Disiplin, Singkat dan Mudah Dihafal"

Promo Cashback & Voucher Shopee