Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ingin Makan Sehat saat Puasa di Bulan Ramadan? Simak 6 Tips Ini

Bulan Ramadan yang kita rindukan sudah di depan mata. Sobat semua tentunya mulai persiapan makanan sehat yang bisa dikonsumsi saat puasa agar badan tetap bugar.

Mengkonsumsi makanan sehat sebetulnya Sobat semua sudah mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, ketika berpuasa sering kali kalap, semua makanan masuk. Untuk menghindari hal tersebut, perlu kiranya ada rem yang pakem.

Puasa di bulan Ramadan menjadi momentum untuk memperbaiki pencernaan selain yang utama menjalankan perintah-Nya.

Namun, jika dalam puasa menu berbuka dan sahur tidak sehat, puasa pun akan terganggu.

Seberapa Penting Makan Sehat saat Puasa?

Pentingnya Makan Sehat di Bulan Puasa
Pentingnya Makan Sehat di Bulan Puasa. Dok. Canva

Ketika puasa, tubuh kita akan kosong kurang lebih 12 jam, sementara aktivitas sehari-hari harus tetap dilaksanakan. Untuk itu penting kiranya mengkonsumsi makanan sehat.

Makan sehat penting karena berbagai alasan, termasuk mengisi bahan bakar tubuh, memperoleh nutrisi yang diperlukan, menurunkan risiko penyakit.

Juga meningkatkan kesejahteraan mental dan fisik yang optimal terlebih saat puasa. 

Pada saat membayangkan makan sehat, mungkin yang terpikir adalah kalori yang dibutuhkan tubuh, padahal yang utama adalah nutrisi.

Perlu diingat semua makanan mengandung kalori, tetapi tidak semua makanan padat nutrisi. 

Misalnya permen, keju, makanan ini sangat tinggi kalori tetapi kekurangan vitamin, mineral, protein, dan serat.

Makanan seperti ini tidak dianjurkan saat berpuasa. Kalau pun tidak bisa meninggalkan kebiasaan makan permen, seharusnya diseimbangkan dengan makanan kaya nutrisi.

Sebagai aturan umum,  makanan kaya nutrisi mengandung protein, serat, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Makanan ini termasuk sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan berlemak, dan protein.

Bagaimana Menerapkan Pola Makan Sehat saat Puasa?

Saat puasa pola makan akan berubah, haram hukumnya makan sebelum waktunya berbuka. Waktu yang tepat menerapkan makan sehat yaitu saat berbuka dan sahur. 

Saat berbuka dan sahur perlu dikurangi makanan olahan tinggi, seperti seperti soda, makanan instan, permen, sereal manis, daging olahan, gorengan. 

Makan Sehat Ketika Berbuka Puasa

Menerapkan pola makan sehat saat berbuka bisa diawali dengan kudapan manis guna menaikkan kadar gula darah.

Hal ini bukan karena ada sponsor dari produk makanan manis, tetapi usahakan kudapan manis bersifat alami, seperti, kurma, melon, semangka, dan jeruk.

Hindari juga mengonsumsi makan berlebih agar terhindar dari gangguan pencernaan dan rasa kantuk saat tarawih.

Setelah beberapa saat bisa berbuka dengan makanan berat ditambah sayur dan lauk. Namun, penting juga untuk minum air putih sebanyak 4 gelas atau lebih. 

Makan Sehat Ketika Sahur

Makan sahur penting karena Rasulullah pun melakukan sahur walaupun hanya dengan segelas air karena akan mendatangkan keberkahan.

Menu makanan sahur bisa disamakan dengan menu sarapan sehari-hari. Akan tetapi akan lebih bagus jika nasi putih diganti dengan karbohidrat yang kaya serat agar tidak mudah lapar.

Makanan yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, lemak dan serat tinggi salah satunya oat.

Oat yang dikenal dengan nama ilmiah Avena sativa di Indonesia sudah dalam bentuk menir yakni oatmeal. Oatmeal bisa dimasak secara singkat dengan susu hangat atau air hangat. 

Penting juga untuk minum air putih, mengkonsumsi sayur, buah dan makanan lain yang mengandung protein dalam menu sahur. 

Boleh Baca: Bagaimana Cara Menerapkan Gaya Hidup Sehat pada Anak?

6 Tips Makan Sehat saat Puasa di Bulan Ramadan

Tips Makan Sehat saat Puasa di Bulan Ramadan
Tips Makan Sehat saat Puasa di Bulan Ramadan. Dok. Canva

Ketika memperhatikan pola makan sehat terasa rumit. Sebenarnya makan sehat tidaklah serumit yang Sobat bayangkan. 

Berikut tips makan sehat yang bisa diterapkan bagi pemula ketika puasa atau dalam kehidupan sehari-hari setelah bulan Ramadan usai.

1. Utamakan Makanan Nabati

Makanan nabati seperti sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan harus menjadi makanan utama. 

Cobalah memasukkan sayuran dan buah-buahan di setiap makan dan cemilan sehari-hari agar ketika menghadapi puasa Ramadan, kebiasaan ini sudah terbentuk.

Boleh Baca: Inilah 5 Rekomendasi Makanan yang Kaya Zat Besi

2. Masak di Rumah 

Memasak makanan di rumah mungkin menjadi sulit bagi pekerja. Jika repot, bisa menyiapkan sayuran, buah, telur di dalam lemari es.

Cobalah memulai masak yang singkat pada saat berbuka atau sahur. Jika terasa sulit, cobalah memasak hanya satu atau dua kali dalam satu seminggu. 

Dengan memasak di rumah kesehatan dari makanan akan terjamin terlebih saat puasa selama bulan Ramadan.

Perlu diingat puasa Ramadan tidak hanya satu atau dua hari saja, melainkan satu bulan. Waktu yang panjang tersebut, tubuh kita memerlukan makanan yang sehat agar puasa lancar.

3. Kurangi Minuman Manis

Sering mengonsumsi minuman manis dapat membahayakan kesehatan. Untuk itu ketika berbuka atau sahur penting membatasi minuman manis seperti soda, minuman energi, dan kopi manis.

Kita sering lalai ketika berbuka diawali dengan es teh manis, es soda gembira karena salah memahami “Berbukalah dengan yang manis-manis”.

Untuk mendapatkan manfaat dari rasa manis, bisa beralih ke manis alami seperti dari buah. Kandungan gula alami dari buah bisa menjaga kesehatan tubuh dan kestabilan kadar gula darah saat puasa. 

4. Makan Makanan Utuh

Pola makan sehat dalam sehari-sehari terutama saat puasa ada keberagaman, tidak satu jenis makanan yang disukai saja.

Pola makan yang sehat harus terdiri dari makanan utuh seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sumber protein. 

Sumber protein bisa didapatkan dari unsur hewani dan nabati. Daging sapi, telur, seafood, ikan dan kacang tanah adalah jenis makanan kayak akan protein hewani.

Selanjutnya, protein yang bersumber dari unsur nabati seperti tahu, tempe, dan brokoli. 

Ketika puasa jangan sampai kekurangan protein karena bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, dan penurunan sistem imun.

Boleh Baca: Awas! Hati-hati dengan 5 Dampak Buruk Bila Anak Kelebihan Asupan Protein Berikut Ini

5. Hidrasi dengan Cara yang Cerdas

Ketika puasa atau tidak puasa, tubuh tetap membutuhkan air. Tetap terhidrasi adalah bagian dari makan sehat.

Jika Sobat tidak terbiasa minum air, bisa diakali dengan berbagai cara, misalnya air minum ditambah irisan buah atau perasan lemon. 

6. Hormati Ketidaksukaan 

Telah disebutkan di atas bahwa kita harus makan makanan beragam. Namun, jika ada makanan yang tidak disukai, jangan memaksakan diri hanya karena dianggap sehat.

Jika Sobat sudah mencoba makanan tertentu beberapa kali dan tidak menyukainya, jangan memakannya.

Ada banyak makanan sehat pengganti, misalnya tidak suka telur, untuk mendapat protein bisa diganti dengan tempe atau tahu atau ikan.

Mari awali kiat-kiat makan sehat sejak sekarang supaya puasa kita lancar, tubuh pun bugar. 

Semoga bermanfaat.
Salam.
Ditulis oleh: Sri Rohmatiah Djalil

Terinspirasi dari https://www.healthline.com/nutrition

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Ingin Makan Sehat saat Puasa di Bulan Ramadan? Simak 6 Tips Ini"

Promo Cashback & Voucher Shopee