Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Follow Guru Penyemangat di Google News agar tidak ketinggalan tulisan terbaru tentang edukasi, materi belajar, dunia keislaman, soal ujian, motivasi, investasi emas, kesehatan dan fiksi. Klik di sini.
Gulir ke bawah untuk membaca artikel.

Bagaimana Cara Menerapkan Gaya Hidup Sehat pada Anak?

Cara Menerapkan Gaya Hidup Sehat pada Anak
Cara Menerapkan Gaya Hidup Sehat pada Anak. Gambar oleh dhanelle dari Pixabay

Menulis tentang kesehatan, penulis jadi ingat sebuah ungkapan yang sudah ada sejak zaman dahulu, Mens sana in corpore sano yang artinya, di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat.

Walaupun mengundang pro dan kontra, ungkapan itu sangat popular di kalangan masyarakat.

Kita bisa mengambil baiknya, kalau tubuh memang harus sehat agar bisa berpikir, beraktivitas, berkarya dengan baik, tidak kecuali anak-anak. 

Anak cerdas, pintar, apabila kesehatannya terganggu tidak mungkin bisa berkarya, berpikir sebagaimana yang diharapkan. Kesehatan bukan saja milik orang dewasa, anak-anak pun berhak mendapatkan kesehatan.

Lepas dari ungkapan, ayah, bunda tentu penasaran, bagaimana cara menerapkan gaya hidup sehat pada anak agar selain cerdas juga tubuhnya sehat.

Sebelum menerapkan gaya hidup sehat pada anak, penulis ingin mengajak ayah bunda mengenali hakikat anak terlebih dahulu. 

Hakikat Anak

Pada umumnya kita sering berpikir anak adalah milik kita sendiri, sehingga bebas memperlakukannya, bebas pula memberi makanan pada mereka.

Penulis sering melihat, anak makan alakadarnya, seperti bubuk gorengan yang dijual di pasar, makanan siap saji.

Alasannya sederhana, karena anak suka atau tidak ada anggaran untuk membeli makanan sehat. Ups, makanan sehat tidak perlu mahal dan tidak perlu membeli di supermarket.

Jika kita mau, bisa ko menanam sayuran sendiri di pekarangan rumah. Untuk memenuhi gizi, kita juga bisa beternak ayam, memelihara lele di rumah.

Anak pada hakikatnya milik Allah Swt., sudah selayaknya memenuhi kebutuhan jasmaninya dengan makanan yang sehat. Kita juga sudah seharusnya menerapkan gaya hidup sehat sejak dini.

Mengutip dari berbagai sumber dan secuil pengalaman pribadi, penulis akan merangkum, beberapa hal yang harus diperhatikan agar anak tumbuh sehat. 

Cara Menerapkan Gaya Hidup Sehat pada Anak

Membiasakan Gaya Hidup Sehat pada Anak
Membiasakan Gaya Hidup Sehat pada Anak. Gambar oleh Zaki AHMED dari Pixabay

1. Pemberian Makanan Sehat 

Seperti yang telah dikatakan anak memerlukan makanan sehat untuk pertumbuhan otak dan jasmaninya.

Makanan yang dikonsumsi anak harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, folat, kalsium, zat besi, serat, vitamin yang dibutuhkan tubuh. 

Makan mengandung protein tedapat pada, daging sapi, daging ayam, telur, ikan, kacang-kacangan, produk susu.

Karbohidrat, seperti, roti, nasi, kentang. Vitamin bisa kita dapatkan dari wortel, ubi jalar, labu, apricot, sayuran.

Lemak terdapat pada makanan seperti produk susu murni, minyak goreng, daging, ikan, kacang-kacangan. Jenis makanan tersebut juga mengandung folat, kalsium, zat besi, hingga serat.

Dalam Islam, makanan yang sehat itu harus memenuhi kaidah Halalal Thayyiban. Penjelasan lengkap bisa disimak di: Pengertian Halalan Thayyiban Beserta Contohnya

2. Ajak Anak untuk Olahraga

Olahraga juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh anak. Ada banyak jenis olahraga yang bisa dilakukan bunda dan si kecil di rumah, misalnya senam, lari, hula hop, lompat tali, lempar bola.

Olahraga di rumah bisa dilakukan 3 hingga 4 kali dalam satu pekan dengan durasi 30 menit.

Jika kita repot bekerja di kanor, bisa dilakukan tiap akhir pekan, hanya waktu olahraga ditambah menjadi 45 menit atau 1 jam. Namun, tentunya ada jeda di sela-sela olahraga.

Ketika si kecil sudah sekolah dasar, bisa untuk gabung dengan klub olahraga agar aktivitasnya teratur dan terjadwal. 

3. Menjaga Kebersihan Anak

Mengajarkan kebersihan pada anak bukan seputar rajin cuci tangan dan menggosok gigi, tetapi, kebersihan seluruh tubuh.

Bunda bisa mengajarkan kebersihan sejak dini agar menjadi kebiasaan. Jika perlu, kita bisa membuat jadwal rutin, kapan waktunya membersihkan rambut, kuku, gigi, dan seluruh tubuh.

Toh, sejatinya kebersihan itu sebagian dari iman, kan?

4. Menjaga Pola Tidur

Anak dikatakan mendapat istirahat cukup bisa diukur dari 4 hal, jumlah jam tidur dalam sehari, tidur dengan mudah saat malam hari, terbangun mudah saat pagi, tidak tidur siang dalam waktu lama.

Jika keempat tersebut tidak terpenuhi, anak akan rewel, mudah menangis

Melansir dari laman Dinas Kesehatan, anak usia 3-6 tahun membutuhkan waktu istirahat 11-13 jam termasuk tidur siang. Sedangkan usia 6-12 tahun memerlukan waktu istirahat 10 jam setiap harinya.

Tidur sangat memengaruhi perkembangan anak, untuk itu kita harus berusaha agar jam tidur anak teratur.

Untuk itu perlu adanya penerapan waktu tidur yang disiplin. Jika malam optimalnya pukul 21.00. Namun aturan ini tidak mengikat.

***

Empat gaya hidup sehat di atas hanya bentuk upaya orang tua untuk kesehatan anak. Namun, jika ada keluhan bisa menghubungi dokter terdekat. Sesungguhnya kesehatan anak adalah yang paling penting.

Semoga Bermanfaat
Salam.

Ditulis oleh: Sri Rohmatiah Djalil

Lanjut Baca: Sederet Manfaat Mengonsumsi Buah Pepaya bagi Anak-anak

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

1 komentar untuk "Bagaimana Cara Menerapkan Gaya Hidup Sehat pada Anak?"

Berkomentarlah sesuai dengan postingan artikel. Mohon maaf, link aktif di kolom komentar tidak akan disetujui.

Diperbolehkan mengutip tulisan di blog Guru Penyemangat tidak lebih dari 30% dari keseluruhan isi (1) artikel dengan syarat menyertakan sumber. Mari bersama-sama kita belajar menghargai karya orang lain :-)