Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Mengikuti Shopee Affiliate 2 Bulan Pertama, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Iya, bikin geleng-geleng. Sebenarnya aku sudah menebak, sih, bahwa penghasilan sebagai Shopee Affiliator itu bergantung pada strategi dan seperti apa konsistensi seseorang.

Tapi…

Di era serba digital seperti saat sekarang ini, cara mencari cuan pun semakin terbuka luas dan amat beragam. Tapi, hal tersebut memang sudah seirama dengan jumlah pengeluaran dan kecenderungan jajan masyarakat zaman now.

Contoh simpelnya ialah kehadiran marketplace dengan segudang penawarannya. Kita lihat saja seperti Shopee. Sekarang, sudah bisa dihitung berapa juta umat manusia yang terkena “Racun Shopee”.

Promosinya yang terus digencarkan dengan “bakar-bakar uang” mengundang artis Korea, ditambah lagi dengan fitur “Racun” seperti Shopee Paylater dan SPinjam tentu akan membuat mata pemirsa terbelalak.

Hadeh, Lebay! Hahaha

Tapi memang begitu, sih. Walau demikian, ada pula program dari Shopee yang cukup menarik untuk Sobat ikuti. Gampang, dan juga mudah menghasilkan cuan.

Nah berikut akan kuceritakan bagaimana pengalamanku mengikuti program Shopee Affiliate dalam 2 bulan pertama, lengkap dengan hasilnya.

Mari disimak ya:

Pengalaman Mengikuti Shopee Affiliate 2 Bulan Pertama, Segini Hasil yang Saya Dapatkan

Pengalaman Mengikuti Shopee Affiliate Program
Pengalaman Mengikuti Shopee Affiliate Program. Dok. GuruPenyemangat.com

Tepatnya pada pertengahan Juli 2022 kemarin aku sudah mendaftar di program Shopee Affiliate. Hanya berselang 3 hari, syahdan di aplikasi Oren kepunyaanku langsung muncul menu “Shopee Affiliates Program” seperti gambar:

Menu Shopee Affiliates Program
Menu Shopee Affiliates Program.

Awalnya aku cukup heran apakah pengajuan pendaftaranku diterima atau tidak. Aku baca-baca di Google dan di grup FB katanya kalau diterima bakal ada pemberitahuan melalui email. Berkali-kali aku periksa dan aku nantikan, ternyata belum kunjung tiba.

Karena memang sudah ada fiturnya, maka langsung saja aku coba share link dan mempromosikan produk-produk Shopee.

Mengapa kok aku malah gabung program Shopee Affiliate?

Sebenarnya aku tidak terlalu tertarik dengan program affiliasi, apalagi yang berbasis CPA (Cost Per Action).

Skema CPA itu seperti ini; jika ada orang yang beli atau menggunakan jasa yang kita promosikan, maka di sanalah kita akan dapat komisi. Jika tidak? Ya berarti zonk.

Tepatnya setengah tahun lalu aku juga sudah bergabung sebagai affiliator di  Ruangguru, Zenius, hingga Pahamify. Bahkan di awal-awal ngeblog aku juga sempat ikut affiliasi Domainesia. Hasilnya? Masih nol bulat.

Nah yang menjadi daya tarikku mengikuti program Shopee Affiliate ialah; link Shopee yang kita sebarkan akan bertahan hingga 7 hari, dan meskipun konsumen membeli produk yang berbeda dari apa yang kita promosikan, nantinya kita akan tetap dapat komisi.

Nah, bukankah hal ini cukup menggiurkan?

Jadi, pada intinya yang paling penting ialah ketika kita promosikan link produk, link tersebut ada orang yang mengklik seraya berharap bahwa dalam 7 hari mereka berbelanja di aplikasi Shopee.

Sontak saja, sejak minggu terakhir di bulan Juli aku pun mulai gencar menyebar link. Mulai dari postingan Facebook, Reels Facebook, Blog, hingga sesekali melalui story WhatsApp.

Bagaimana hasilnya?

Gajian pertamaku ialah tanggal 5 Agustus 2022. Dan di hari itu aku mendapatkan transfer masuk ke ShopeePay sebesar Rp33.000.

Alhamdulillah. Aku cukup senang, tapi kalau dibanding-bandingkan dengan penghasilan blog atau jualan emas, tentu pendapatan dari Shopee Affiliate lebih kecil. Jauh malah.

Ada rasa ingin menyudahi, tapi kalau dipikir-pikir lagi cukup tanggung. Soalnya aku sudah menyebarkan puluhan link produk toko Oren di Reels Facebook, dan puluhan link di blog.

Nah, sembari belajar dan belajar, akhirnya aku mendapatkan strategi promosi yang baru. Mau tahu seperti apa strateginya? Aku kasih tau atau enggak, nih?

Hehe.

Jadi, strateginya ialah aku cukup memajang banner yang disisipi link universal Shopee, khususnya link claim voucher, gratis ongkir, dan cashback. Banner ini hanya aku pasang 2 di blog. Satu di dalam artikel, dan satu lagi di bagian pojok bawah header artikel.

Bila dibandingkan dengan pendapatan di bulan Juli, pendapatanku di bulan Agustus 2022 lumayan. Ya, penghasilan totalku selama bulan Agustus ialah Rp245.583 yang dibayarkan dengan sistem per dua minggu pada bulan berikutnya.

Adapun di bulan September 2022, penghasilan Shopee Affiliate yang aku ikuti naik menjadi sekitar Rp300ribuan. Aku tidak sempat mencatat dan melakukan screenshot. Tapi kira-kira segitu. Itu pun aku hanya fokus upload video produk di Reels Facebook.

Adapun link promosi di blog belum aku tambah karena memang dalam beberapa bulan ke depan aku sedang ada kesibukan yang cukup berarti.

Tapi sayangnya…

Di bulan Oktober 2022 ini Shopee mengubah skema komisi. Salah satunya seperti ini; bila kita mempromosikan link produk toko A (jam tangan) tapi ternyata konsumen membeli produk lain di toko B (baju), maka kita tetap dapat komisi sebesar 1%.

Turun ya, Bang? Iya, turun. Sebelumnya masih 2%, tapi sekarang jadi 1%. Mulai berasa seperti CPA banget, kan? Begitulah. Tapi sebagai pendapatan sampingan, kukira lumayan. Apalagi kalau Sobat fokus mempromosikan produk dengan target yang jelas.

Tapi kalau Sobat sudah naik ke status Shopee Partner, komisi yang 1% tadi bakal naik menjadi 2%. Bila Shopee Affiliate biasa mendapat komisi maksimal sebesar Rp10.000, maka Shopee Partner bisa mendapat komisi maksimal sebesar Rp50.000.

Namun untuk menjadi Shopee Partner kalau tidak salah, Sobat wajib memiliki minimal 2.000 follower di IG atau TikTok, dan 2.000 subscriber YouTube.

Boleh Baca: 2 Cara Mengubah Nama Toko Shopee

Keuntungan Mengikuti Shopee Affiliate

Sejauh pengalamanku sebagai Shopee Affiliator pemula, ada beberapa hal yang menjadi keuntungan bila Sobat mengikuti program Shopee Affilate, di antaranya:

1. Cocok untuk Membangun Brand Toko Shopee

Bila Sobat punya toko di Shopee, maka fitur Shopee Affiliate ini bisa jadikan salah satu opsi untuk membangun brand toko, brand produk, maupun peningkatan konversi pembelian. 

Sobat juga bisa mempromosikan toko Shopee kepada para affiliator. Ini adalah skema simbiosis mutualisme. Sobat selaku pemilik toko akan banjir orderan, sedangkan affiliator bakal mendapat komisi yang sesuai.

2. Mendapat Komisi 5%

Jika Sobat Guru Penyemangat rajin mempromosikan produk dari Shopee Mall atau produk yang sesuai temanya dengan medsos yang Sobat kelola, maka komisi yang didapat ialah 5%/

Lumayan, kan?

3. Mendapat Komisi Extra

Meskipun kadang aku keseringan mendapatkan konversi pembelian produk yang berbeda dari link yang disebar, namun aku juga sesekali mendapatkan komisis extra yang cukup besar.

Bahkan, pada minggu pertama bulan Oktober tepatnya pada periode 3-9 Oktober aku mendapat komisi total sebesar Rp73.601 dan setengah darinya merupakan komisi extra.

Komisi Extra
Komisi Extra, Lebih dari 10.000.

O ya, terkadang selain dari komisi 5% atau 1%, toko-toko tertentu pula sudah menyiapkan komisi tambahan tersendiri.

4. Link Produk Bertahan hingga 7 Hari

Inilah salah satu kelebihan dan alasan utama mengapa aku turut terjun ke dunia affiliasi. Uniknya link produk Shopee bisa bertahan hingga 7 hari setelah diklik oleh calon pembeli. Selama itu, kita tinggal berdoa dan berharap saja semoga mereka beli. Hehe.

5. Tetap Dapat Komisi Walau Link Produk yang Disebar Berbeda

Sejatinya Shopee Affiliate bukan sekadar program CPA biasa. Meskipun komisi hanya akan didapat ketika terjadi konversi, pembelian produk dari toko yang berbeda pun akan tetap punya nilai komisi. Ya, nilai komisinya ialah 1% untuk Shopee Affiliate biasa, dan 2% untuk Shopee Partner.

6. Gajian Tiap Minggu

Gajian tiap minggu.

Dulunya gajian afiliasi di Shopee tiap 2 minggu sekali, tapi sejak Oktober 2022 dan ke depannya Sobat bakal digaji setiap seminggu sekali. Jika penghasilan di bawah 1 juta, maka akan ditransfer ke ShopeePay, dan jika penghasilannya 1 juta ke atas maka akan dikirimkan ke Rekening Bank.

Keuntungan Program Shopee Affiliate
Keuntungan Program Shopee Affiliate. Dok. Shopee

Boleh Baca: 6 Cara dan Tahapan Promosi di Medsos

Kekurangan Program Shopee Affiliate

Setiap program selain memiliki kelebihan pasti memiliki kekurangan, termasuklah program Shopee Affiliate. Berikut kekurangannya versi GuruPenyemangat.com:

1. Komisi hanya untuk Pembelian di Toko yang Sudah Star

Kekurangan pertama dari program Shopee Affiliate menurut Guru Penyemangat ialah komisinya hanya untuk pembelian di toko yang sudah ada bintangnya alias Toko Star.

Aku sendiri sering mendapatkan konversi pembelian untuk barang yang cukup mahal dengan harga di atas Rp500.000, namun komisinya dapat nol gara-gara tokonya belum star.

2. Komisi hanya 1% untuk Pembelian Produk yang Berbeda

Menurutku poin kedua ini adalah kekurangan dan sekaligus merupakan ketentuan yang bikin para affiliator sedikit berpatah arang. Hehe. Komisi 1 % untuk pembelian produk yang berbeda boleh dibilang sangat kecil, apalagi untuk produk yang harganya murah.

Misalnya saja ada konsumen membeli baju anak seharga Rp20.000. Kalau link produk yang kita sebar berbeda, ketentuannya 1%, maka kita hanya akan mendapatkan komisi sebesar Rp200. Uhuk!

3. Produk Digital Seperti Pulsa, Kuota, dan Tagihan Listrik Komisinya Nol

O ya Sobat, dalam sehari aku biasanya mendapatkan konversi pembelian mulai dari 2-7 dari total 20-40 klik link produk. Dan pernah itu beberapa kali kejadian, dari 3 konversi semuanya malah membeli kuota.

Komisi Nol
Komisi Nol Rupiah.

Rasanya nyesek sih, karena setiap pemesanan produk digital komisinya nol. Hahaha

4. Sering Ditemukan Kasus Pesanan Tidak Sah

Di grup FB beberapa waktu ini sedang heboh ditemukannya kasus pesanan tidak sah. Kabarnya jika pembeli produk sama-sama affiliator Shopee, maka nanti komisinya tidak hitung alias nol alias tidak sah.

Detailnya aku kurang paham juga sih, karena selama ini aku belum pernah mendapat kasus yang serupa.

Malah setahuku pesanan yang tidak sah itu didapat oleh para affiliator “sampah” yang menyebarkan link dengan cara menipu.

Mohon maaf sengaja aku katakan “sampah” karena memang caranya benar-benar tidak terpuji.

Sering kutemukan di Facebook atau Reels, kontennya adalah postingan orang yang meninggal dunia atau sakit parah, namun di sana ada pula link Shopee.

Memang sih, cara promosi itu kan berbeda-beda sesuai dengan strategi masing-masing. Cuma ya, enggak segitunya juga, kan?

5. Potongan Pajaknya Cukup Besar

Sobat mau tahu berapa besar potongan pajak penghasilan dari program Shopee Affiliate? Ternyata potongan pajaknya ialah senilai 20%. Besar, kan? Inilah salah satu hal yang bikin aku geleng-geleng.

Tapi ya, biar bagaimana pun itu adalah ketentuan dari Shopee sendiri. Kita para partner, affiliate, hingga influencer hanya mengikuti ketentuan yang berlaku.

***

Nah itulah tadi secarik pengalamanku dalam mengikuti program Shopee Affiliate terutama dalam dua bulan terakhir.

Kita sebenarnya bisa bikin toko sendiri di Shopee dengan mengoleksi produk-produk pilihan untuk afiliasi. Soba bisa lihat contoh toko koleksiku di sini: https://mycollection.shop/gurupenyemangat

Sebagai affilitor tentu sukanya ada, dukanya juga ada. Tapi begitulah yang namanya usaha. Toh tidak ada cara cari uang yang mudah. Semuanya susah, sulit, dan butuh usaha.

Maka darinya, jika Sobat ingin terjun ke dunia Shopee Affiliate, aku sarankan untuk terus melakukan trial dan error tentang strategi seperti apa yang ingin digunakan. Dan jangan lupa untuk terus belajar.

Jikalau fokus, maka Sobat pun bisa meraup keuntungan jutaan hingga belasan juta/bulan hanya melalui Shopee Affiliate. Perjuangannya tapi butuh proses. Misalnya Sobat membangun "kolam" berupa Grup FB, Fanspage, IG, dan sejenisnya.

Tapi...

Jagalah adab dalam promosi. Jangan melakukan spam link, jangan spam link produk di lapak orang lain, dan jangan pula menyisip link dengan cara menipu.

Hal tersebut bukan saja merugikan diri sendiri melainkan juga bakal merugikan brand Shopee dan affiliator lainnya. Karena nanti persepsi konsumen terhadap link Shopee semakin buruk.

Belajarlah bikin konten yang original, belajar untuk menulis yang indah dengan gaya soft-selling, dan terus mantapkan copywriting. Terakhir, jangan lupa sertai ikhtiar dengan doa ya.

Jika Sobat ingin membaca ketentuan lebih lanjut, syahdan ingin mendaftar program Shopee Affiliate, silakan klik gambar berikut:

Jangan lupa masukkan kode Tim 3LVTCLV ya. :-)

Notes: Sobat perlu mengunduh aplikasi Shopee di Google Playstore terlebih dahulu sebelum mendaftar program Shopee Affiliate.

Semoga bermanfaat
Salam.

Lanjut Baca: Begini Cara Bikin Bio Link untuk IG, Bisa Taruh Link Toko Shopee dan Affiliate!

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

2 komentar untuk "Pengalaman Mengikuti Shopee Affiliate 2 Bulan Pertama, Hasilnya Bikin Geleng-geleng"

Berkomentarlah sesuai dengan postingan artikel. Mohon maaf, link aktif di kolom komentar tidak akan disetujui.

Diperbolehkan mengutip tulisan di blog Guru Penyemangat tidak lebih dari 30% dari keseluruhan isi (1) artikel dengan syarat menyertakan sumber. Mari bersama-sama kita belajar menghargai karya orang lain :-)