Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Follow Guru Penyemangat di Google News agar tidak ketinggalan tulisan terbaru tentang edukasi, materi belajar, dunia keislaman, soal ujian, motivasi, investasi emas, kesehatan dan fiksi. Klik di sini.
Gulir ke bawah untuk membaca artikel.

7 Kebiasaan Tidak Sehat di Bulan Puasa yang Sering Dilakukan, Apa Saja?

Pada bulan puasa, tanpa disadari mungkin Sobat melakukan beberapa kebiasaan yang tidak sehat bagi tubuh.

Ternyata, kebiasaan yang mungkin biasa Sobat Guru Penyemangat lakukan ini bisa menghilangkan manfaat berpuasa.

Berdasarkan penelitian kesehatan, melakukan puasa memiliki berbagai manfaat kesehatan tubuh. Di antaranya adalah membantu menurunkan berat badan yang berlebihan, memperlambat penuaan, menurunkan risiko terhadap penyakit hipertensi, diabetes, jantung, dan kanker.

Selain itu, berpuasa juga memiliki manfaat bagi kesehatan otak dan mental. Disebutkan bahwa dengan berpuasa dapat membantu mengurangi risiko penyakit degeneratif yang menyerang otak, seperti Parkinson dan Alzheimer.

Ketika menjalankan ibadah puasa, terdapat kebiasaan yang tidak sehat dan jika kita lakukan, justru dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Berikut ini merupakan 7 kebiasaan di bulan puasa yang sebaiknya jangan dilakukan:

Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Dilakukan pada Bulan Puasa

Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan pada Bulan Puasa
Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan pada Bulan Puasa. Foto: Republika/Amin madani

1. Melewatkan Sahur

Biasanya makan sahur dilakukan pada pukul 3-4 pagi, sehingga membuat Sobat harus bangun tidur lebih awal dari biasanya. Karena malas untuk bangun pagi membuat sebagian orang melewatkan makan sahur.

Jika melewatkan makan sahur, waktu untuk berpuasa akan menjadi lebih panjang. Hal ini bisa berakibat cadangan nutrisi dan energi menjadi tidak cukup. Sehingga tubuh mengalami rasa lemas, dehidrasi, kekurangan gula darah, dan sakit kepala.

2. Tidur Setelah Makan Sahur

Langsung tidur setelah makan sahur merupakan kebiasaan yang mungkin hampir semua orang lakukan. Padahal, kebiasaan ini bisa mengakibatkan masalah pada kesehatan.

Langsung tidur setelah makan bisa menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan. Salah satunya adalah penyakit asam lambung (GERD) atau asam lambung yang naik ke kerongkongan. Biasanya gejala penyakitnya adalah berupa dada yang terasa panas dan nyeri pada ulu hati.

Boleh Baca: Awas, Inilah 5 Dampak Negatif Jika Langsung Tidur Setelah Sahur

3. Tidur Sepanjang Hari

Ketika bulan puasa, pola tidur umumnya berubah. Sebagian orang memilih banyak tidur di siang hari dan mengurangi waktu tidur di malam hari. Bahkan, parahnya ada yang tidur sepanjang hari supaya tidak merasakan lapar.

Kebiasaan ini justru bisa membuat badan menjadi lemas. Meskipun puasa, tetap tidak boleh untuk  bermalas-malasan.

Sembari menunggu datangnya waktu berbuka puasa, Sobat bisa melakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki dan yoga. Dengan begitu, badan kita akan terasa segar.

4. Mengonsumsi Kafein Secara Berlebihan

Seperti yang sudah diketahui, kandungan kafein memiliki efek diuretik, yaitu membuat tubuh lebih sering buang air kecil.

Ketika melakukan ibadah puasa, efek ini dapat mengakibatkan dehidrasi. Selain itu, kafein juga bisa meningkatkan produksi asam lambung dan iritasi pada dinding lambung.

Sebagai contoh minuman yang mengandung kafein adalah kopi, teh, coklat, dan soft drink. Sebaiknya hindari mengonsumsi ini selama menjalankan ibadah puasa.

Ketika berpuasa, lebih dianjurkan untuk mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas sehari, yang dibagi ketika sahur dan berbuka, supaya terhindar dari dehidrasi.

Boleh Baca: Inilah 5 Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Organ Ginjal

5. Makan Berlebihan Saat Berbuka

Berbuka puasa merupakan waktu yang paling ditunggu ketika bulan puasa. Tak sedikit orang yang memiliki kebiasaan langsung makan dengan porsi yang besar.

Sebaiknya kebiasaan ini dihindari karena akan membuat kerja lambung secara tiba-tiba, sehingga dapat menyebabkan berupa perut kembung dan lemas setelah makan.

Selain itu, makan secara berlebihan juga bisa membuat berat badan tubuh mengalami peningkatan.

6. Makan Gorengan dan Cemilan Manis saat Berbuka

Gorengan dan cemilan manis merupakan menu khas takjil di bulan puasa. Apabila dikonsumsi secara berlebihan dan terlalu sering, gorengan akan membuat tubuh cepat lapar kembali dan mengalami kenaikan berat badan.

Apabila ingin mengonsumsi makanan yang manis ketika berbuka puasa, lebih baik makan buah-buahan, karena dalam buah mengandung serat.

Makanan yang mengandung serat akan dicerna lebih lambat di tubuh, sehingga bisa membuat rasa kenyang lebih lama.

Boleh Baca: Recommended! Inilah Kandungan Nutrisi yang Baik Dikonsumsi Saat Sahur

7. Sahur dan Berbuka dengan Junk Food

Junk food merupakan makanan yang identik dengan tinggi kalori, lemak, dan gula. Karena alasan lebih praktis, banyak orang menyukai makanan cepat saji, seperti mie instan dan gorengan untuk dikonsumsi saat sahur dan buka puasa. Padahal makanan ini tidak cukup memberikan nutrisi dan energi untuk berpuasa.

Selain itu, kebiasaan mengonsumsi junk food juga bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

Melakukan kebiasan yang tidak sehat selama bulan puasa bisa menghilangkan manfaat dari ibadah ini. Bukan badan sehat yang didapat, tetapi malah penyakit yang akan datang.

Demikianlah informasi mengenai beberapa kebiasaan tidak sehat yang bisa dilakukan sebagian banyak orang. Mari ubah kebiasaan ini dengan aktivitas yang bermanfaat.

Salam.
Ditulis oleh: Anita Putri Kirana

Referensi:

  • Bahammam, et al. (2013) The Effects of Ramadan Fasting on Sleep Patterns and Daytime Sleepiness: An Objective Assessment. Journal Research in Medical Sciences: the Official Journal of Isfahan University Medical Sciences. 18(2), pp. 127-131.
  • Chumari A. HealthXchange Singapore. Healthy Ramadan Fasting.
  • Link, R. Healthline (2018). 8 Health Benefits of Fasting, Backed bay Science.
  • Mayo Clinic (2018). Diseases & Conditions. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
  • Mattson, M.P. (2014). Challenging Oneself Intermittently to Improve Health. Dose-response: a Publication of International Hormesis Society. 12(4), pp. 600–618.
  • National Institute of Health (2019). U.S. National Library of Medicine Medline Plus. Caffeine.
  • Nematy, et al. (2012) Effects of Ramadan Fasting on Cardiovascular Risk Factors: a Prospective Observational Study. Nutrition Journal. 11, pp. 69.
  • Van De Walle, G. Healthline (2019). Should You Completely Avoid Junk Food?
  • WebMD (2018). Physical Side Effects of Oversleeping.
  • West, H. Healthline (2019). How to Fast Safely: 10 Helpful Tips.

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "7 Kebiasaan Tidak Sehat di Bulan Puasa yang Sering Dilakukan, Apa Saja?"