Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Follow Guru Penyemangat di Google News agar tidak ketinggalan tulisan terbaru tentang edukasi, materi belajar, dunia keislaman, soal ujian, motivasi, investasi emas, kesehatan dan fiksi. Klik di sini.
Gulir ke bawah untuk membaca artikel.

5 Cara Agar Aktivitas Belajar Tetap Terjaga di Bulan Puasa

Saat Bulan Ramadhan, tubuh kita akan terasa lesu karena sedang menjalankan puasa. Tubuh tidak memiliki tenaga dan malas melakukan aktivitas apa saja.

Akibatnya, aktivitas harian yang seharusnya dijalani, menjadi terbengkalai karena rasa lesu yang menerpa diri, termasuk aktivitas belajar.

Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan khusus agar aktivitas belajar tetap dijalankan di bulan puasa. Sehingga nantinya menjadi manusia yang berintelektual dan memperoleh banyak lipatan pahala di bulan puasa.

Hal ini menjadi penting, mengingat lesu sering dijadikan alasan tidak fokus. Tubuh terasa lemah dan hanya ingin melakukan tiduran di sepanjang hari.

Maka untuk memaksa tubuh bergerak melakukan aktivitas belajar, dibutuhkan rangsangan yang sangat kuat, baik dari dalam maupun luar tubuh.

Rangsangan-rangsangan tersebut akan mendorong manusia untuk melecutkan semangat dalam beraktivitas.

Berikut 5 tips untuk menjaga semangat belajar dalam keadaan berpuasa. 

Cara Agar Aktivitas Belajar Tetap Terjaga di Bulan Puasa

Cara Agar Aktivitas Belajar Tetap Terjaga di Bulan Puasa
Cara Agar Aktivitas Belajar Tetap Terjaga di Bulan Puasa. Dok. Canva

1. Banyak Minum Air Putih di Waktu Sahur

Air putih mampu menghindarkan tubuh dari bahaya dehidrasi. Tentu seharian berpuasa, tubuh akan kekurangan cairan yang menyebabkan lemas dan tidak berstamina.

Selain itu, sistem metabolisme juga terganggu, yang akan berdampak langsung pada konsentrasi belajar. 

Hindari juga untuk mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi, dan minuman bersoda yang dapat mempercepat produksi urin. 

2 Mengonsumsi Makanan Bergizi Saat Sahur

Makanan bergizi kaya manfaat bagi manusia. Apabila makanan ini dikonsumsi saat sahur, seseorang dapat lebih bersemangat menjalankan aktivitasnya.

Misalnya, jika mengkonsumsi makanan berserat, seperti wortel, jamur, dan kacang panjang ataupun makanan yang kaya akan protein seperti telur akan menjaga stamina tubuh. Sehingga ketika sedang melakukan aktivitas belajar, tenaga dan stamina tetap terjaga.

Boleh Baca: Ini Tips Makan Sehat di Bulan Puasa Ramadhan

3. Menjaga Pola Istirahat

Istirahat merupakan hal yang pokok bagi manusia. Sesibuk apapun pekerjaan yang dilakukan, akan tetap memerlukan istirahat untuk mengembalikan stamina yang telah terpakai.

Dalam Bulan Ramadhan, ada baiknya seseorang menjaga pola istirahat agar lebih terkontrol energinya. 

Misalnya setelah melaksanakan ibadah sholat dzuhur, bisa dimanfaatkan untuk beristirahat 10-15 menit. 

Jangan terlalu lama menggunakan waktu tidur karena dapat memunculkan sifat malas untuk melaksanakan aktivitas lainnya.

Selain tidur, juga bisa melakukan istirahat dengan menikmati udara segar di sore hari. Hal ini berfungsi untuk me-refresh pikiran dan mencegah serangan stress. 

Hindari untuk tidur setelah sahur, karena dapat mengganggu produktivitas. Tidur yang dilakukan setelah sahur dapat mengganggu aktivitas lain, yang merembet pada pola belajar.

Padahal di waktu tersebut, stamina dan keadaan tubuh masih sangat fit, sehingga akan sangat disayangkan jika hanya digunakan untuk tidur. 

4. Tidak Begadang

Sudah sangat wajar apabila manusia melakukan begadang di malam hari, tentu aktivitas lain di pagi hari juga terganggu.

Pada waktu pagi, seseorang akan lebih tertarik tidur untuk menggenapkan waktu tidur di malam harinya.

Belajar tidak mungkin bisa dilakukan selama seseorang dalam keadaan ngantuk. Konsentrasi penuh tidak bisa didapatkan, dan efektivitas materi yang diperoleh juga tidak sebanyak biasanya.

Oleh karena itu, agar lebih bersemangat belajar, seseorang memerlukan tidur yang cukup dan mengurangi begadang. 

5. Atur Jam Belajar

Masalah utama seseorang yang melakukan aktivitas belajar adalah rasa bosan. Selama beberapa jam berada di posisi dan keadaan yang sama, pasti akan menimbulkan efek bosan.

Apalagi jika tidak ada semangat atau daya tarik lain untuk melakukan belajar, pasti rasa bosan akan lebih cepat menyerang. 

Oleh karena itu, pengaturan waktu belajar diperlukan agar seseorang bisa lebih fokus dan tau target harian untuk belajar.

Jam belajar yang sudah diatur, akan membantu seseorang untuk memenejemen waktunya. Misalnya seseorang dapat mengatur waktu belajar dengan rasa bosan.

Diawali dengan menikmati udara segar, menonton TV, atau mengerjakan aktivitas yang menyenangkan terlebih dahulu, akan mengatur ritme belajar tetap menyenangkan.

Boleh Baca: Penting, Begini Cara Membagi Waktu Belajar dan Bermain

Semoga bermanfaat.
Salam.
Ditulis oleh: Muhammad Nur Faizi
Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "5 Cara Agar Aktivitas Belajar Tetap Terjaga di Bulan Puasa"