Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Follow Guru Penyemangat di Google News agar tidak ketinggalan tulisan terbaru tentang edukasi, materi belajar, dunia keislaman, soal ujian, motivasi, investasi emas, kesehatan dan fiksi. Klik di sini.
Gulir ke bawah untuk membaca artikel.

Cat Lovers, Inilah 6 Cara Merawat Kucing Kampung dengan Baik Agar Nurut

Cat Lovers, Inilah 6 Cara Merawat Kucing Kampung dengan Baik Agar NurutCat Lovers, Inilah 6 Cara Merawat Kucing Kampung dengan Baik Agar Nurut
Cat Lovers, Inilah 6 Cara Merawat Kucing Kampung dengan Baik Agar Nurut. Dok. Gurupenyemangat.com

Sebenarnya tidak terlalu sulit. Soalnya begini; meski sifat alami kucing kampung itu liar, namun kucing dengan ras ini terbilang lebih mudah untuk diajari.

Asalkan kita memiliki kesabaran untuk melatih dan merawatnya, maka kucing kampung pun akan bisa dibuat lebih nurut dan berperilaku baik.

Begitulah.

Pada dasarnya kucing sama seperti manusia, mereka juga memiliki karakter dan kepribadian yang berbeda-beda.

Jadi, jikalau kita memang ingin dan berharap agar si anabul nurut, kita pula wajib mengenali karakter mereka.

Cobalah amati baik-baik si kucing kampung. Terkadang ada salah satu di antara mereka yang pendiam, yang dikit-dikit marah, yang manjanya minta ampun, bahkan ada pula yang merasa elegan alias sok-sokan nolak saat dielus. Hahaha

Cara Merawat Kucing Kampung dengan Baik Agar Nurut

Cara Merawat Kucing Kampung dengan Baik Agar Nurut
Cara Merawat Kucing Kampung dengan Baik Agar Nurut. Dok. Gurupenyemangat.com

Kucing kampung jika dilatih dan dirawat dengan baik, maka akan menjadi kucing yang berkelakuan baik dan penurut. Berikut ini adalah cara merawat kucing dengan baik dan melatihnya agar nurut:

1. Latih Agar Tidak Pup Sembarangan

Kucing yang tidak pernah diajari akan cenderung pup di sembarang tempat bahkan di dalam rumah.

Tapi jika diajari sejak awal atau bahkan sejak kucing masih kecil, maka kucing juga akan memiliki kebiasaan untuk tidak pup sembarangan.

Caranya adalah menyediakan tempat khusus bagi kucing untuk pup, seperti bak pasir atau di luar rumah.

Setelah kucing selesai makan, letakkan kucing di bak pasir atau pekarangan rumah agar kucing akan mengerti dan terbiasa pup di tempat yang sudah disediakan.

Karena di rumah kami memelihara cukup banyak kucing kampung, ibuku juga sering melatihnya dengan cara mengangkat kucing ke dekat pasir/tanah ketika ia mulai menunjukkan tanda-tanda ingin kencing maupun pup.

Memang sih, butuh waktu hingga berkali-kali untuk melakukannya berulang-ulang. Tapi pada akhirnya, kucing kampung tersayang memang akan terbiasa.

2. Berikan Nama

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya jika kucing sama seperti manusia yang memiliki sifat dan kepribadian yang berbeda.

Dengan memberikan nama pada kucing, maka kita akan memberikan ikatan pada kucing dan mereka akan merasa disayang.

Pemberian nama sebaiknya dilakukan sejak kucing masih kecil, karena jika kucing sudah dewasa mereka cenderung akan sulit mengingat namanya.

Sebaliknya, jika sudah diberikan nama sejak kecil, mereka akan lebih mudah dipanggil dan membuat mereka nurut dengan tuannya.

Lagi-lagi hal ini butuh proses, soalnya kucing kampung tahunya ketika dipanggil akan diberi makan. Tapi lama-kelamaan kucing akan menyadari bahwa itulah namanya.

3. Buat Kucing Betah dengan Mengajaknya Bermain

Kucing kampung masih memiliki sifat liar yang membuat mereka suka berkeliaran ke luar rumah. Untuk membuat kucing betah di dalam rumah, kita bisa mengajaknya bermain, memberikan perhatian lebih dengan mengelus-elus mereka.

Ajak kucing bermain dengan membuat beberapa mainan sendiri seperti kantong kresek, gulungan benang, kertas, gantungan kunci dan beberapa benda-benda kecil lainnya yang ada di rumah untuk menarik perhatian kucing.

Selain itu sediakan tempat istirahat dan makanan yang cukup, sebab kucing kampung kadang masih mengikuti naluri mereka dengan mencari makanan di luar rumah.

Hal tersebut akan membuat kucing menjadi lebih betah dan tidak akan pergi keluar rumah karena sudah merasa dicintai dan disayangi.

Jika kita perhatikan, sifat kucing yang ingin bermain ini tidaklah mengenal umur. Soalnya Guru Penyemangat sendiri juga suka mengajak kucing yang berumuran 3-7 tahun untuk bermain, dan ternyata mereka mau. Hehe

4. Mengajari Kucing Agar Tidak Merusak Perabotan

Kucing yang memang memiliki sifat suka bermain, kadang seringkali merusak perabotan rumah seperti kursi, gorden dan perabotan rumah lainnya dengan cara dicakar, digigit atau dipanjat.

Untuk menyiasati masalah ini, kita bisa siapkan satu tempat khusus bagi kucing di mana mereka boleh mencakar-cakar benda tersebut.

Dirimu bisa membuat perabotan khusus yang berasal dari kayu dengan dilapisi tali tambang.

Dari sana sila izinkan kucing untuk mencakar-cakar perabotan tersebut sehingga mereka tidak akan lagi merusak perabotan lain di dalam rumah.

Jangan lantas dibentak, dimarahi, atau bahkan dipukuli. Jika begitu, yang ada nantinya kucing malah enggan menjadi lebih penurut dan berperilaku baik.

5. Ajak Bicara dan Berikan Kasih Sayang

Sama seperti manusia dan makhluk lain, kucing juga memiliki perasaan yang membuat mereka dapat diajak berbicara.

Berikan kasih sayang pada mereka dengan cara sering-sering mengelusnya atau menyisir bulu si kucing.

Boleh baca: 6 Rekomendasi Makanan untuk Kucing Kampung Agar Bulunya Lebat dan Sehat

Bangun kedekatan bersama dengan mereka sehingga mereka akan merasa disayangi. 

Jika si meong sudah bisa diajak berbicara, dipanggil namanya, atau bahkan mengerti larangan yang diberikan, maka sudah bisa dipastikan jika kucing tersebut sudah mulai mengenal kita dan akan menjadi kucing yang penurut.

Dengan memberikan rasa kasih sayang dan merawat mereka dengan baik, kucing juga akan menjadi lebih penurut dan tidak liar lagi.

6. Perhatikan Kondisi Kesehatan Kucing

Adapun hal yang terpenting ialah perhatikan kondisi kesehatan kucing dan memberikan makanan yang cukup dan layak, serta perhatikan juga menu makanan mereka.

Berikan makanan yang matang dan higienis. Selain itu bersihkan tubuh kucing dengan senantiasa menyisir bulunya lalu memandikannya setidaknya satu minggu sekali.

Boleh Baca: Begini Panduan Merawat Kucing Kampung Agar Bulunya Tidak Gampang Rontok

Pada saat proses membersihkan tubuh si kucing, maka akan menumbuhkan ikatan antara kita dan si anabul. Selain itu kucing juga akan terbiasa dengan keadaan bersih dan tidak suka mengotori rumah.

Meski sebenarnya kucing kampung masih memiliki sifat liar yang suka keluar rumah, merusak perabot di dalam rumah bahkan pup sembarangan, tapi sebenarnya mereka bisa dilatih untuk berperilaku dengan baik.

Asal tahu bagaimana cara merawat kucing kampung dengan baik agar nurut sehingga kucing kampung pun tetap bisa menjadi kucing peliharaan yang penurut dan berperilaku baik.

***

Nah, demikianlah tadi seuntai catatan Guru Penyemangat tentang bagaimana cara merawat kucing dengan baik agar nurut kepada kita selaku tuannya.

Jadi, jaga dan rawatlah kucing kampung kita di rumah baik-baik ya.

Salam.

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Cat Lovers, Inilah 6 Cara Merawat Kucing Kampung dengan Baik Agar Nurut"