Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Teks Pidato Tentang Hari Ibu Singkat, Padat, dan Jelas untuk Kegiatan 22 Desember

Contoh Pidato Hari Ibu Singkat Padat dan Jelas
Contoh Pidato Hari Ibu Singkat Padat dan Jelas. Dok. Gurupenyemangat.com

Hai Sobat Guru Penyemangat, sesaat lagi kita bakal singgah di momentum bahagianya para Ibu se-Indonesia, kan?

Yeay, benar sekali. Pada tanggal 22 Desember tahun 2021 negeri ini memeringati Hari Ibu Nasional. Gunanya? Tiada lain ialah untuk merenungkan kembali jasa, perjuangan, pengorbanan, serta kontribusi seorang Mama.

Peran Ibu yang paling krusial ialah di lingkungan keluarga, tapi jangan remehkan pula keberadaan mereka di lingkungan masyarakat maupun pemerintahan.

Kok gitu? Soalnya Ibu itu adalah pahlawan, Mama itu adalah seorang perempuan hebat, dan Bunda itu adalah pejuang.

Ehem, sudah seperti pidato saja, ya. Hehe

Memang, kok. Soalnya Gurupenyemangat.com sudah menyiapkan contoh pidato bertema Hari Ibu yang menyentuh hati dan menyemangati diri.

Contoh teks pidato tentang Hari Ibu berikut ditulis singkat, padat, dan jelas serta cocok untuk kegiatan  22 Desember bagi anak SD maupun pelajar lainnya.

Nah, langsung dicermati saja ya:

Pidato Hari Ibu Singkat Dilengkapi dengan Pantun: Membahagiakan Ibu di Hari Bahagianya

Pidato Hari Ibu Singkat Dilengkapi dengan Pantun
Pidato Hari Ibu Singkat Dilengkapi dengan Pantun. Dok. Gurupenyemangat.com

Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh

Alhamdulillah. Assalatu wassalamu ala rosulillah wa ala alihi wa mawwalah.

Yang terhormat, Bapak/Ibu…

Yang terhormat, Bapak Ibu…

Serta teman-teman yang berbahagia;

Pertama di atas segalanya, marilah kita bersama melantunkan syukur dalam ucapan maupun dalam hati kehadirat Allah SWT, karena berkat nikmat, hidayah, dan inayah-Nya lah kita bisa hadir dan duduk bersama di sini dalam memeriahkan kegiatan Hari Ibu.

Shalawat berbingkai salam kita sampaikan kepada Nabi Akhir Zaman, Sayyidina Muhammad SAW. Mudah-mudahan dengan seringnya bershalawat kita akan mendapat pertolongan beliau di Hari Akhir nanti.

Bapak, Ibu, serta teman-teman yang berbahagia;

Tidak terasa akhir tahun 2021 sudah menyapa dengan hingar-bingarnya. Pada bulan Desember ini, kita bersyukur bisa berjumpa dengan momentum Hari Ibu yang mana diperingati setiap 22 Desember sejak tahun 1938 lalu.

Berkisah tentang Ibu atau Mama, kiranya sungguh ada catatan yang penuh dan tidak bakal bisa kita ungkap semua. Terutama kebaikan seorang Ibunda.

Pada sepinya kita, Ibu hadir sebagai sosok peramai dengan senyum tulusnya. Pada lelahnya kita sebagai seorang anak, Ibu hadir sembari membawakan kita cemilan yang dibuat dari tangan rapuhnya.

Dan pada saat hati kita sedang patah, seorang Ibu pun hadir dengan kekuatan cinta dan sayang untuk mengusir rasa sakit tersebut.

Boleh Baca: Pidato Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Dilengkapi dengan Pantun

Sungguh ada begitu banyak cerita tentang Ibu yang takbisa saya ceritakan semua di sini. Teman-teman yang hadir di sini tentu sudah sangat merasakan betul betapa tingginya perhatian seorang Mama.

Tapi, bagaimana dengan perhatian kita terhadap mereka?

Bapak, Ibu, serta teman-teman yang berbahagia;

Bila kita renungkan, rasanya masih sedikit sekali perhatian ini kita berikan kepada Ibu. Pun demikian dengan balas jasa.

Barangkali, lebih banyaklah bantahan dan sikap cuek yang kita lambungkan kepada sosok malaikat tanpa sayap ini.

Bayangkan saja, misalnya saat kita pulang sekolah atau pulang dari jalan-jalan. Ketika kita disapa oleh Mama, “Bagaimana pelajaran hari ini, Nak?”, “Kenapa pulangnya lama, Nak?”, kita malah menjawab dengan jutek sembari menampilkan muka sendu.

Cobalah kita bayangkan, betapa tidak enaknya bila kita yang sedang berada di posisi Ibu tapi diperlakukan demikian.

Teman-teman yang berbahagia;

Bila berkisah tentang balas-membalas jasa, sungguh belum sedikit pun terbalas apa yang kita lakukan hari ini.

Walau begitu, pada momentum peringatan Hari Ibu Nasional tanggal 22 Desember tahun 2021 ini, marilah kita bersama-sama berjuang maksimal untuk membahagiakan Ibu dan juga Ayah kita di rumah.

Bahagiakanlah Mama di hari bahagianya mereka. Sejatinya seorang Ibu tidak melulu berharap hadiah maupun ucapan “Selamat Hari Ibu” melainkan kebaktian kita kepadanya.

Boleh Baca: 9 Puisi Pendek Untuk Hari Ibu yang Sedih dan Menyentuh Hati, Cocok Dibacakan pada 22 Desember 2021

Dan terakhir, jangan pernah lupa untuk mendoakan Ibu, agar beliau sehat, sejahtera, selalu bahagia, dan senantiasa berada dalam lindungan-Nya.

Bapak, Ibu, serta teman-teman yang berbahagia;

Demikianlah pidato yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Mohon maaf atas segala khilaf dan salah. Izinkan saya menutup pidato kali ini dengan pantun:

Jalan-jalan ke Kualanamu
Tidak lupa beli jajanan khasnya
Bahagiakanlah Ibumu
Sayangi beliau selamanya

Wassalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh

Pidato Hari Ibu untuk Anak SD Padat dan Jelas: Hari Ibu adalah Setiap Hari

Pidato Hari Ibu untuk Anak SD Padat dan Jelas
Pidato Hari Ibu untuk Anak SD Padat dan Jelas. Dok. Gurupenyemangat.com

Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh

Selamat Pagi dalam Salam Hangat untuk Kita Semua

Para tamu undangan yang saya hormati serta teman-teman yang berbahagia;

Pertama untuk mengawali kegiatan indah ini, marilah kita panjatkan puji serta syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa selalu mencurahkan nikmat dan rezeki tiada tara sehingga kita bisa hadir dan berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat wal afiat.

Sholawat dan salam tidak lelah-lelahnya kita sampaikan dengan tulus keharibaan Muhammad SAW, Nabi penutup para Nabi yang mencerahkan dunia ini dari alam jahiliyah alias kebodohan.

Hadirin dan teman-teman yang saya banggakan;

Pada hari ini kita baru saja tiba di momentum bahagianya para Bunda di seluruh Indonesia, yaitu Peringatan Hari Ibu Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Desember tahun 2021.

Peringatan Hari Ibu sejatinya dihadirkan demi mengajak kita semua terutama para anak untuk meninggikan kepedulian terhadap seorang Mama, serta kembali melirik perjuangan mereka.

Sejak awal kita dilahirkan ke dunia, seorang Ibu sudah berjuang mengandung kita selama 9 bulan 10 hari, mungkin lebih dan mungkin pula kurang.

Waktu tersebut sungguhlah lama, dan belum lagi saat proses persalinan berlangsung. Seorang bunda bertaruh nyawa demi bisa memastikan agar kita selamat dilahirkan ke dunia.

Bila kita merenungkan kisah tersebut, sungguh iba rasanya hati ini, serta ingin rasanya berjuang semaksimal mungkin untuk membalas jasa dan pengorbanan mereka.

Teman-teman yang berbahagia, apakah kenyataannya hari ini demikian?

Bila kita menyaksikan berita di televisi, kisah di desa dan kota tempat kita tinggal, serta membaca berita di media online, ternyata banyak kita temukan fakta miris dan sedih tentang anak yang durhaka kepada Ibu maupun ayahnya.

Ada anak yang merengek bahkan membentak ibunya demi membeli chip untuk bermain game online, bahkan ada pula anak yang berani menipu Ibunya hanya demi keuntungan pribadinya seperti berfoya-foya.

Boleh Baca: Teks Ceramah tentang Berbakti kepada Ibu Singkat dan Menyentuh Hati

Jujur, kita sangat sedih melihat fakta tersebut.

Dan sekarang, tepat pada 22 Desember 2021 orang-orang mulai banyak meninggikan kebaktian kepada Ibu terutama dengan menyiapkan hadiah dan surprise untuk para Mama.

Mungkin mereka bakal menyiapkan kejutan berupa kue ucapan Hari Ibu, kartu ucapat, buket, serta segudang kado lainnya. Tapi, apakah kebaktian terhadap Ibu hanya sebatas itu saja?

Teman-teman yang berbahagia;

Sejatinya berbakti kepada Ibu tidak cukup hanya kita gaungkan di Hari Ibu saja melainkan wajib tiap hari dan tiap saat.

Sekarang, dan saat ini, marilah kita perhatikan kembali wajah Ibu kita. Cobalah bayangkan, lalu tatap beliau sejenak.

Jika sudah kita tatap dan amati, maka terlihatlah dengan jelas bahwa seorang Bunda kulitnya sudah mulai keriput, wajahnya sudah tidak mulus lagi, tangannya kasar, dan rambutnya sudah mulai beruban.

Benar sekali. Ibu kita sudah bertambah tua, yang berarti bahwa kesempatan kita untuk berbakti kepadanya hanya tersisa sedikit.

Teman-teman yang berbahagia;

Walaupun waktunya cumalah sedikit, tapi sebagai seorang anak kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk membahagiakan Ibu dan juga Ayah.

Jangan tunggu sesal, karena di luar sana ada begitu banyak teman-teman kita yang ingin berbakti kepada Ibu, tapi Ibunya sudah tiada.

Hadirin serta teman-teman yang berbahagia;

Kiranya demikianlah pidato tentang Hari Ibu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini. Atas segala khilaf dan salah saya mohon maaf, dan saya akhiri;

Wassalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh

Boleh Baca: Naskah Ceramah Sedih Tentang Ibu

Download Teks Pidato Hari Ibu Menyentuh Hati PDF

Nah, bagaimana dengan dua contoh pidato bertema Hari Ibu yang ditulis oleh Guru Penyemangat di atas?

Pidatonya singkat, jelas, dilengkapi dengan pantun, menyentuh hati, dan mudah untuk dihapal, kan?

Jika Sobat Guru Penyemangat ingin mendapatkan pidato di atas, diriku telah menyiapkan file dokumen teks pidato Hari Ibu berformat PDF yang bisa di-download secara gratis.

Silakan pilih teks pidato favoritmu lalu klik link unduhan berikut:

Download Pidato Hari Ibu PDF 1

Download Pidato Hari Ibu PDF 2

***

Nah, demikianlah tadi sajian Guru Penyemangat berupa contoh naskah pidato tentang Hari Ibu yang singkat, padat, jelas, serta dilengkapi pantun yang cocok untuk menyemarakkan 22 Desember.

Selamat Hari Ibu Nasional Tahun 2021. Sayangi Ibumu dengan Sepenuh Hati

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Contoh Teks Pidato Tentang Hari Ibu Singkat, Padat, dan Jelas untuk Kegiatan 22 Desember"