Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Teks Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah Tahun 2021 Beserta Pantun

Contoh Teks Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah Tahun 2021 Beserta Pantun
Contoh Teks Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah Tahun 2021 Beserta Pantun. Dok. Gurupenyemangat.com

Maulid Nabi Telah Tiba!

Shalallahu ala Muhammad, Shalallahu alaihi Wasallam...
Shalallahu ala Muhammad, Shalallahu alaihi Wasallam...

Alhamdulillah, ya. Walaupun hingga saat ini pandemi masih menghantui diri, keluarga, umat, dan negeri. Tapi kita masih diberi kesempatan umur dan kesehatan untuk berjumpa di momen Maulid Nabi.

Ya, Hari Kelahiran Nabi adalah segenap peristiwa bersejarah yang penuh dengan kisah dan hikmah. Entah itu pada tahun 571 Masehi maupun Tahun 2021 alias 1443 Hijriah, momentumnya tetap bermakna.

Diutusnya Nabi Muhammad SAW ke dunia tiada lain ialah untuk memperbaiki dan menyempurnakan akhlak manusia.

Selain itu, Rasulullah SAW pula menjadi Rasul utusan Allah dalam mendakwahkan agamanya, mencerahkan cahaya Islam, sehingga sangat baik bagi kita untuk meneladan perjuangan dan akhlak beliau.

Wajib, ya, hukumnya. Soalnya, nanti di Hari Kiamat Rasulullah akan memberikan syafaatnya kepada orang-orang yang senantiasa bershalawat kepada Nabi, mencintai Nabi, dan mengamalkan Sunnah Rasulullah.

Lebih daripada itu, di sini Gurupenyemangat.com telah menyiapkan contoh naskah pidato bertema Maulid Nabi.

Contoh teks pidato Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah tahun 2021 ini disusun singkat dan dilengkapi dengan pilihan pantun untuk berbagai kegiatan.

Penasaran?

Oke, langsung disimak saja, ya:

Teks Pidato Maulid Nabi Singkat: Menumbuhkan Kecintaan Terhadap Baginda Nabi Muhammad SAW

Teks Pidato Maulid Nabi Singkat Menumbuhkan Kecintaan Terhadap Baginda Nabi Muhammad SAW
Teks Pidato Maulid Nabi Singkat Menumbuhkan Kecintaan Terhadap Baginda Nabi Muhammad SAW. Dok. Gurupenyemangat.com

Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh

Alhamdulillahi hamdan katsiran kama amar. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rasulullah.

Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali sayyidina wa maulana Muhammad.

Yang terhormat, Bapak/Ibu Kepala….

Yang terhormat, Bapak/Ibu Tamu Undangan Kegiatan Peringatan Maulid Nabi

Serta anak-anak yang saya sayangi

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa memberikan kita nikmat kesehatan dan nikmat kesempatan sehingga hari ini, 12 Rabiul Awal kita bisa berkumpul di ruangan yang penuh berkah dalam rangka melaksanakan kegiatan Maulid Nabi.

Shalawat berbingkai salam kita sampaikan kepada Baginda Nabiyullah Muhammad SAW. Muhammad akhirul anbiya, Muhammad al Mustofa. Rasul terbaik penutup para Nabi. Semoga dengan seringnya bershalawat kita akan mendapat syafaat beliau di Yaumul Akhir nanti.

Bapak, Ibu, serta hadirin yang dirahmati oleh Allah;

Hari ini adalah hari bahagia. Di hari yang sama tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun Gajah yang bertepatan 20 April 571 Masehi telah lahir seorang tauladan berbudi pekerti agung.

Dialah Muhammad, dialah Nabi Muhammad SAW. Tiada henti kita lantunkan shalawat atas beliau, karena bahkan Allah dan malaikat-Nya saja selalu bershalawat untuk Rasulullah.

Tidak hanya sekadar berbahagia, ada beragam peristiwa besar yang mengiringi kelahiran Nabi. Sebut saja seperti hancurnya Pasukan Gajah, keluarnya cahaya yang menyinari istana-istana Syam pada saat kelahiran Rasulullah, runtuhnya 14 balkon istana Kisra, padamnya api Majusi, hingga runtuhnya gereja di Buhairah.

Sungguh! Di sanalah awal titik balik Islam untuk kembali memunculkan kilaunya.

Hadirin yang berbahagia;

Di era milenial seperti hari ini, apakah cukup bagi kita hanya sekadar bershalawat dan mengenal Nabi terbaik saja?

Tentu saja tidak. Sombong sekali rasanya jika kita mengaku sudah cinta kepada Nabi, sudah sayang kepada Rasul, namun tidak berusaha untuk meneladan perjuangan, akhlak, serta kepribadian ala Rasulullah.

Padahal Allah sudah berfirman dalam Surah Al-Qalam ayat 4: “Wa innaka la’ala khuluqin Azhim” yang artinya; Dan sesungguhnya dia memiliki budi pekerti yang luhur/agung. Sungguh! Rasulullah adalah contoh alias teladan yang sangat baik untuk kita ikuti.

Maka dari itulah, pada momentum yang berbahagia ini, marilah kita jadikan Maulid Nabi bukan sekadar peringatan, bukan sekadar perayaan, melainkan kesempatan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Rasulullah.

Hadirin yang berbahagia;

Setidaknya ada beberapa langkah dan upaya dalam menumbuhkembangkan kecintaan terhadap Rasulullah.

Pertama, kita sebagai pribadi dan keluarga mesti senantiasa bershalawat kepada Nabi, mendekatkan diri kepada Al-Quran, serta konsisten membaca sembari memetik hikmah dari kisah Rasul.

Ya, ada banyak sekali kisah yang tertuang dalam Sirah Nabawiyyah. Di sana kita bisa mengambil banyak sekali pelajaran sekaligus bekal untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah.

Kedua, istiqomah melaksanakan Sunnah Nabi Muhammad SAW dan dimulai dari yang kecil dan ringan.

Benar sekali. Kita tidak perlu mencari amalan yang susah-susah dan berat demi merengkuh pahala. Soalnya Allah lebih suka dengan amalan yang ringan namun konsisten. Contohnya? Banyak. Misalnya rutin bersedekah, puasa Senin-Kamis, dan masih banyak lagi.

Adapun yang ketiga dan yang paling utama adalah memulai mencintai dan menumbuhkembangkan kecintaan terhadap Nabi Muhammad dari diri sendiri.

Iya. Kita tidak boleh hanya sekadar menyuruh orang untuk bershalawat, sedangkan kitanya enggan. Kita pula tidak boleh hanya sekadar mengajak orang untuk melaksanakan Sunnah Nabi, sedangkan kitanya malah angin-anginan.

Soalnya, dalam Quran Surah As-Shaff ayat 2-3 Allah berfirman bahwa Dia membenci orang-orang yang berkata tapi tidak melakukan. Nauzubillah! Semoga kita tidak termasuk salah satu di antara mereka yang dibenci oleh Allah SWT.

Bapak, Ibu, serta para tamu undangan yang berbahagia;

Maulid Nabi Muhammad 1443 Hijriah adalah momentum yang sangat baik bagi kita untuk memperbaiki diri, hati, keluarga, bangsa dan negeri ini. Islam akan semakin kuat jika ditopang oleh pasukan muslim yang berakhlak mulia.

Maka dari itu, mari kita memanfaatkan kesempatan umur yang sedikit ini untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah seraya menumbuhkembangkan kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Demikianlah pidato yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Banyak maaf. Saya akhiri;

Buah semangka buah pepaya
Tumbuhnya di dekat batang ubi
Kita doakan Islam menjadi jaya
Lalu tumbuhkan cinta kepada Nabi

Wassalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh

Contoh Naskah Pidato Maulid Nabi untuk Anak SD: Menjadi Pelajar yang Berakhlak Mulia

Contoh Naskah Pidato Maulid Nabi untuk Anak SD Menjadi Pelajar yang Berakhlak Mulia
Contoh Naskah Pidato Maulid Nabi untuk Anak SD Menjadi Pelajar yang Berakhlak Mulia. Dok. Gurupenyemangat.com

Janin adanya di dalam Rahim
Ibu mendoakan supaya dia jadi anak yang patuh
Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh

Alhamdulillahirobbil’alamin. Assalatu wassalamu ala asyrofil anbiya iwal mursalin. Wa ala alihi wa sohbihi ajma’in.

Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rasulullah. Allahumma sholli wa sallim wa barik ala Muhammad, wa ala ali sayyidina Muhammad.

Yang saya hormati, Bapak/Ibu Kepala SD “Guru Penyemangat”

Yang saya hormati, Bapak Ibu Dewan Guru Beserta Segenap Karyawan

Serta teman-teman dari kelas I-VI yang saya banggakan.

Pertama di atas segalanya, marilah sama-sama kita ucapkan “Alhamdulillah” sebagai tanda syukur atas nikmat yang selalu Allah berikan kepada kita. Baik di kala sempat maupun sempit, kita masih bisa bernapas, tersenyum, berbahagia, serta bisa berkumpul dalam acara yang semoga penuh berkah. Yaitu menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah tahun 2021.

Shalawat berlantunkan salama kita sampaikan kepada Nabi sekaligus Rasul akhir zaman yaitu al mustofa Muhammad SAW. Semoga dengan seringnya bershalawat kita bakal mendapat syafaat beliau di Hari Kiamat nanti.

Bapak, Ibu, serta teman-teman yang dirahmati Allah;

Tahukah kalian apa itu Maulid Nabi? Ya, Maulid Nabi adalah momentum bersejarah nan bahagia atas lahirnya seorang Rasul terakhir yaitu Nabi Muhammad SAW.

Beliau lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun Gajah alias 20 April 571 Masehi, dan pada hari ini kita kembali memetik momentum Kelahiran Nabi.

Bukan sekadar untuk merayakannya, bukan pula sekadar meramaikan acara, melainkan bersama-sama kita memetik hikmah dari beragam kisah perjuangan Nabi.

Apa hikmah dan pelajaran yang bisa kita petik dari kisah Nabi Muhammad SAW? Sungguh banyak sekali, ya. Dan salah satunya adalah akhlak beliau. Sebagaimana hadis yang mengatakan bahwa “Akhlak Rasulullah adalah Al-Quran”, maka kita sebagai pelajar bisa mengenal Rasul lebih dekat serta meneladan akhlak beliau dengan cara mempelajari Al-Quran dan Hadis.

Apakah hal tersebut cukup? Tentu tidak.

Teman-teman yang saya banggakan;

Sebagai seorang siswa, kita dituntut untuk menjadi seorang yang berakhlak mulia agar nanti bisa bermanfaat bagi diri, keluarga, bahkan nusa dan bangsa. Akhlak mulia adalah bekal bagi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan sukses merengkuh takwa.

Tidak terkecuali, di sekolah pula demikian. Hal yang tidak boleh kita kesampingkan adalah akhlak kepada guru. Sebagai seorang siswa, kita dituntut untuk mau dan mampu patuh dan hormat kepada guru di sekolah.

Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Bukanlah di kalangan umatku mereka yang tidak memuliakan orang yang lebih tua, mereka yang tidak menyayangi anak-anak kecil, dan mereka yang tidak memberikan hak kepada guru kami. (Hadis Riwayat Ahmad)

Dari hadis tersebut, kita bisa memetik pelajaran bahwa seseorang akan dicintai oleh Rasulullah ketika mereka mau memuliakan orang yang lebih tua, menyayangi anak kecil, juga hormat dan patuh kepada guru.

Maka dari itu, marilah kita manfaatkan momentum Maulid Nabi di era pandemi ini untuk memperbaiki dan menata akhlak supaya menjadi insan yang dicintai oleh Nabi Muhammad.

Walaupun kegiatan Maulid Nabi hanya dilakukan setahun sekali, bukan berarti semangat beribadah kita juga hanya meninggi di hari ini namun melempem di esok hari.

Mari kita sama-sama meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah, senantiasa bershalawat kepada Nabi, serta berusaha untuk meneladan akhlak mulia ala Nabi Muhammad SAW. Karena sesungguhnya Rasulullah adalah suri tauladan kita semua.

Bapak, Ibu, serta teman-teman seperjuangan yang dirahmati Allah;

Rasanya demikianlah pidato tentang Maulid Nabi yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan bermanfaat terutama bagi diri saya pribadi. Banyak maaf atas segenap kesalahan dan kepada Allah mari kita sama-sama bermohon ampun.

Izinkan saya tutup dengan pantun:

Aduhai cantiknya bunga Dahlia
Cantik kelopak juga tangkainya
Mari kita jadi pelajar berakhlak mulia
Agar dicintai Allah dan Rasul-Nya

Wassalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh!

Download Naskah Pidato Maulid Nabi PDF

Guru Penyemangat telah menyiapkan dokumen contoh pidato bertema Maulid Nabi yang berbentuk PDF dan bisa diunduh secara gratis untuk keperluan persiapan kegiatan.

Silakan klik link download. Jika ingin mengeditnya, silakan simpan terlebih dahulu dokumen teks pidato Maulid Nabi PDF ke HP maupun laptop.

Download Contoh Naskah Pidato Maulid Nabi 1 PDF

Download Contoh Naskah Pidato Maulid Nabi 2 PDF

Pantun Pilihan Pidato dan Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah

Pantun Pilihan Pidato dan Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah
Pantun Pilihan Pidato dan Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah. Dok. Gurupenyemangat.com

Sebenarnya dua contoh teks pidato di atas sudah ada pantunnya, kan. Tapi di sini Guru Penyemangat bakal menghadirkan pilihan pantun lain untuk pembuka maupun penutup pidato serta ceramah bertema Maulid Nabi.

Pantun Pembuka Pidato Maulid Nabi

Berikut Guru Penyemangat siapkan 5 bait pilihan pantun pembuka pidato bertema Maulid Nabi. Pantun ini cocok untuk kamu lantunkan kemudian di akhir pantun silakan ditambah dengan salam.

Pergi ke warung aku beli mentimun
Sepulangnya aku bagikan dengan keluarga
Hai jamaah jangan kalian melamun
Yang jawab salam saya doakan masuk surga

Aduhai enaknya makan getuk
Rasanya manis apalagi getuk ubi
Hai temanku jangan ngantuk
Yang jawab salam dicintai Nabi

Ingat masa lalu aku jadi bernostalgia
Ingat hari ini inginku jalan-jalan ke Wakatobi
Mari kita sama-sama berbahagia
Karena hari ini adalah Maulid Nabi

Pergi aku ke toko alumunium
Ternyata di sana tak ada orang jual ikan gabus
Duhai jamaah jangan lupa tersenyum
Lalu jawablah salamku dengan tulus

Di perpustakaan ada buku informatika
Di rumah tetanggaku ada pohon pepaya
Jika dirimu ngantuk cepatlah cuci muka
Tapi sebelum itu jawab salam dariku ya

Pantun Penutup Pidato Maulid Nabi

Tidak cukup hanya pantun pembuka, di sini Guru Penyemangat juga menyediakan beberapa bait pantun penutup pidato Maulid Nabi Muhammad SAW yang bisa kamu gunakan di berbagai kegiatan.

Oke, langsung disimak saja ya:

Mengambil rambutan kupakai galah
Kujual ke pasar dan dapat langganan
Mohon maaf jika aku bersalah
Kepada Allah mari kita minta ampunan

Aduhai enaknya menjadi seorang satria
Berbaju besi dan bertulang kawat
Sambutlah Maulid Nabi dengan ceria
Gerakkan bibir kita dengan zikir dan shalawat

Jikalau gagal jangan kau berkecil hati
Gagal hari ini akan sukses pada akhirnya
Cintai Nabi dengan setulus hati
Semoga kita mendapat syafaatnya

Merebus singkong pakai daun pandan
Aromanya wangi tetangga jadi iri
Selagi jasad masih dikandung badan
Mari kita bersemangat perbaiki diri

Memang mahal harga mobil Lamborghini
Percuma dibeli kalau hanya bikin sakit gigi
Sekian pidato Maulid Nabi hari ini
Semoga besok kita bisa berjumpa lagi

***

Okeh. Alhamdulillah, ya. Selesai sudah sajian Guru Penyemangat tentang contoh teks pidato bertema Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah lengkap dengan pilihan pantun.

Semoga sajian kali ini bermanfaat.

Jangan segan untuk share postingan ini di medsos-mu, ya.

Selamat Maulid Nabi 1443 Hijriah!
Semoga Diri, Keluarga, dan Umat Semakin Dekat Menuju Ketaatan.

Salam.

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Contoh Teks Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah Tahun 2021 Beserta Pantun"

--