Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mudah! Begini Langkah-langkah Membuat Cerita Berdasarkan Ide Pokok [Disertai Contoh]

Langkah-langkah Membuat Cerita Berdasarkan Ide Pokok
Langkah-langkah Membuat Cerita Berdasarkan Ide Pokok. Dok. Gurupenyemangat.com

Hai, Sahabat Guru Penyemangat. Bagaimana kabarmu hari ini, masih semangat belajar, kan?

Pastinya.

O ya, dirimu suka menulis cerita?

Jika dirimu suka menulis, maka yang perlu diperhatikan adalah bagaimana langkah-langkah membuat cerita berdasarkan ide pokok.

Terkadang, seorang siswa merasa kesulitan dan bingung harus menulis cerita dari mana.

Entah itu menulis cerpen, menyusun cerita sejarah, hingga karangan lainnya, langkah pertama yang perlu kita tempuh adalah menentukan tema.

Memangnya menentukan tema semudah itu? Iya dong. Tema atau topik cerita bisa kita dapatkan dari gambar, ilustrasi, cerita orang, hingga pengalaman pribadi.

Lalu, bagaimana langkah-langkahnya?

Baiklah, di sini Gurupenyemangat.com bakal menyajikan langkah-langkah untuk membuat cerita berdasarkan ide pokok lengkap dengan contohnya.

Jadi, ceritanya kita langsung praktik nih? Tentu saja. Mari langsung disimak ya:

Langkah-langkah Membuat Cerita Berdasarkan Ide Pokok

Langkah-langkah untuk Membuat Cerita Berdasarkan Ide Pokok
Langkah-langkah untuk Membuat Cerita Berdasarkan Ide Pokok. Dok. Gurupenyemangat.com

1. Menentukan Topik atau Tema Cerita yang Akan Ditulis

Jika Guru Penyemangat boleh tahu, sebenarnya dirimu mau menulis apa?

Sebagian besar orang sering kali kesusahan dalam menentukan judul cerita. Nanti dulu! Tidak usah pusing, kalau belum dapat judul, mendingan kita pikirkan tema tulisan terlebih dahulu.

Judul urusan nanti, bisa kita susun di saat cerita yang ditulis sudah selesai.

Contoh tema cerita misalnya:

  • Cerita Tentang Pembuatan Gerabah
  • Cerita Tentang Pembuatan Tempe
  • Cerita Tentang Kegiatan Menanam Pohon
  • Cerita Tentang Memasak Sayur Bayam
  • Cerita Tentang Kebersihan Lingkungan
Dan sebagainya.

Perlu diketahui, tema atau topik cerita itu lebih luas daripada judul. Ketika tema sudah ditentukan, biasanya akan semakin mudah bagi kita untuk menulis sebuah cerita.

2. Menentukan Ide Pokok Cerita

Tema sudah didapat, sekarang saatnya kita berangkat menuju langkah membuat cerita yang kedua yaitu menentukan ide pokok.

Apa sih gunanya ide pokok? Tiada lain ialah untuk memudahkan kita dalam menyusun cerita agar enak dibaca dan agak panjang. Hehehe

Nah, kita langsung praktik saja ya?

Misalnya Guru Penyemangat mengambil tema “Cerita Tentang Pembuatan Gerabah”. Kira-kira, apa saja ide pokok yang bisa kita dapatkan dari gerabah?

Ada banyak kok. Misalnya:

  • Apa Itu Gerabah?
  • Bahan Baku Pembuatan Gerabah
  • Tahap Pembuatan Gerabah
  • Tahap Finishing Gerabah
  • Manfaat Gerabah
Dan sebagainya.

Dari mana kita bisa menentukan ide pokok yang sebanyak itu? Dari bahan-bahan yang kita dapatkan untuk menulis cerita.

Misalnya dirimu punya pengalaman menanam padi di sawah, sedangkan temanmu tidak. Maka sudah bisa dipastikan bahwa kamu lebih mengetahui ide pokok cerita tentang menanam padi sehingga tulisanmu bisa menjadi berbobot dan banyak.

3. Membuat Kalimat Utama

Tema sudah ditentukan, ide pokok sudah didapat, sekarang saatnya kita merakit kalimat utama. Wah, berarti cerita yang ditulis sebentar lagi bakal selesai kan? Pastinya.

Kalimat utama adalah pengembangan dari ide pokok, jadi kita tidak terlalu sulit untuk menulisnya. Langsung praktik saja ya:

✏Apa Itu Gerabah?: Kalimat Utama: Gerabah adalah alat-alat dapur.

✏Bahan Baku Pembuatan Gerabah: Kalimat Utama: Bahan baku pembuatan gerabah adalah tanah liat.

✏Tahap Pembuatan Gerabah: Kalimat Utama: Gerabah dibuat melalui beberapa tahapan.

✏Tahap Finishing Gerabah: Kalimat Utama: Tahap finishing gerabah bisa disebut dengan tahap akhir untuk menyempurnakan bentuk dan merapikan gerabah.

✏Manfaat Gerabah: Kalimat Utama: Gerabah utamanya bermanfaat untuk dijadikan peralatan memasak.

4. Membuat Kalimat Pengembang

Berlanjut ke tahap menulis cerita berdasarkan ide pokok yang keempat yaitu membuat kalimat pengembang.

O ya, kalimat pengembang boleh kita sebut juga dengan istilah kalimat penjelas. Gunanya tiada lain ialah untuk menjelaskan kalimat utama sehingga cerita kita menjadi lebih detail dan spesifik.

5. Merangkai Kata-kata dari Kalimat Utama dan Kalimat Pengembang

Jika sudah didapat kalimat utama dan kalimat pengembang, tugas kita selanjutnya hanya perlu merangkai dan menyambung kalimat tersebut agar menjadi cerita yang runut alias berurutan.

Langsung praktik saja, ya. Di sini Guru penyemangat akan menyempurnakan tema cerita tentang Pembuatan Gerabah supaya menjadi tulisan yang utuh.

Gerabah adalah alat-alat dapur. [Kalimat pengembang] Seperti yang kita ketahui, alat-alat dapur sangat penting bagi kebutuhan rumah tangga entah itu untuk keperluan memasak maupun dijadikan wadah alias tempat makanan.

Bahan baku pembuatan gerabah adalah tanah liat. [Kalimat pengembang] Untuk mendapatkan tanah liat, kita bisa mencarinya di tempat yang lembab seperti di dekat sungai, di pinggi rawa, hingga danau.

Gerabah dibuat melalui beberapa tahapan. [Kalimat pengembang] Masing-masing gerabah yang dibuat akan melalui proses pemilihan dan pengambilan tanah liat, proses pengolahan, proses pembentukan, proses penjemuran, hingga proses pembakaran gerabah.

Tahap finishing gerabah bisa disebut dengan tahap akhir untuk menyempurnakan bentuk dan merapikan gerabah. [Kalimat pengembang] Kita bisa memeriksa kualitas gerabah apakah sudah keras dan kuat atau belum. Jika sudah bagus, kita boleh menghias gerabah dengan cara dicat atau dilukis.

Gerabah utamanya bermanfaat untuk dijadikan peralatan memasak. Lebih dari itu, gerabah juga bisa dijadikan sebagai salah satu bisnis yang menguntungan dengan cara membuat ornamen hiasan rumah, kerajinan tangan, dan sebagainya.

6. Memperhatikan Ejaan dan Pemilihan Kata

Nah, sebenarnya pada langkah ke lima di atas cerita kita sudah selesai. Walau begitu, sebaiknya dirimu membaca ulang cerita tersebut sembari memeriksa kesalahan ejaan. Siapa tahu ada pemilihan kata yang kurang tepat.

7. Tentukan Judul yang Menarik

Jika sudah diperiksa, artinya dirimu cuma perlu menentukan judul yang tepat dan menarik. Judul yang menarik manfaatnya tiada lain ialah untuk mengundang pembaca.

Kalau dari cerita di atas, beberapa judul yang bisa kamu pilih yaitu:

  • Berkenalan dengan Gerabah
  • Dua Menit Lebih Dekat dengan Gerabah
  • Begini Cara Membuat Gerabah, Cocok untuk Bisnis yang Menguntungkan

Dan sebagainya

*

Mudah, bukan? Langkah-langkah untuk membuat cerita berdasarkan ide pokok sebagaimana yang Guru Penyemangat sajikan di atas bisa dirimu terapkan dan kembangkan dengan gayamu sendiri.

Selamat mencoba! Semoga bermanfaat.

Boleh Baca: Langkah-Langkah Menulis Karangan Berdasarkan Gambar

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Mudah! Begini Langkah-langkah Membuat Cerita Berdasarkan Ide Pokok [Disertai Contoh]"