Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kumpulan Plesetan Singkatan PPKM: Ada yang Lucu, Sedih, Gokil, dan Bikin Galau

Sejak awal Juli 2021 kemarin, Pak Presiden Jokowi secara resmi telah merilis kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau yang lebih akrab dengan singkatan PPKM.

Kebijakan ini sifatnya darurat demi menekan aktivitas masyarakat agar nantinya penyebaran Covid-19 tidak lagi meluas.

Detailnya, ada dua jenis pembatasan yaitu PPKM Darurat dan PPKM Mikro yang dikhususkan pada daerah Jawa-Bali.

Aturan PPKM Mikro yaitu tempat kerja alias perkantoran memberlakukan 50% from home (WFH) dan sisanya adalah work from office (WFO).

Sedangkan selama PPKM darurat ini protokol kesehatan akan diimplementasikan dengan adanya penegakan hukum. Wow. Ketat, ya! Tiada mengapa, sih. Demi kedisiplinan.

Meski begitu, para netizen sebagaimana yang Gurupenyemangat.com kutip dari instagram Curup Kito memang kaya akan inspirasi.

Mungkin mereka sudah lelah dengan pandemi yang memasuki usia dua tahun sehingga kita butuh hiburan dengan menyajikan plesetan singkatan PPKM. Ada yang lucu, ada yang nyesek, sedih, bahkan bikin galau.

Kumpulang Singkatan PPKM
Singkatan PPKM: Ada yang Lucu, Sedih, Gokil, dan Bikin Galau. Dok. Gurupenyemangat.com

Siap untuk menyimak? Oke. Sebelumnya, postingan ini disajikan bukan bermaksud ngomel-ngomel serta nyindir kebijakan, ya. Kita hadirkan untuk membuang suntuk saja :-)

1. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat [PPKM]

Wah, ini pasti yang nulis tipe-tipe siswa yang enggak pernah bolos sekolah! Eh. Biasanya kan begitu. Rajin nyatat, datang tepat waktu, pake dasi, dan duduk di bangku paling depan. Cihuy!

2. Pernah Pacaran Kemudian Menghilang [PPKM]

Ahay! Sedih, ya. Kayaknya yang bikin singkatan ini adalah korban dari cinta yang semu, deh. Sudah enak-enak pacaran, bukannya menuju akad eh malah menghilang. Kaciaaaan!

3. Pelan-Pelan Kalau Makan [PPKM]

Baik hati deh kamu. Kayaknya ini yang ngasih singkatan adalah Emak-emak yang senantiasa berpesan kepada anak-anaknya. Aduh, jadi ingat Emak. Sayang Emak pokoknya.

4. Pernah Patah Karena Mengalah [PPKM]

Yahhh! Terkadang kita bosan untuk selalu menang, ya? Tapi, sakit juga rasanya bila sengaja mengalah namun yang diterima malah kedukaan. Eh. Sabar.

5. Proyek Pemerintah Korbankan Masyarakat [PPKM]

Ngeri! Kayaknya yang memberi singkatan ini adalah korban, deh. Sama, sih. Kita semua adalah korban para pemimpin yang sibuk duduk manis di kursi panas sebalik gedung. Hemm.

6. Pernah Perhatian Kemudian Menghilang [PPKM]

Ciye, biasalah. Awal kenalan dulu perhatiannya so sweet banget. Apa-apa kegiatan ditanyain, sudah makan atau belum, sibuk apa hari ini, de el el. Seminggu kemudian? Eh, dianya ngilang. Ambyar!

7. Pelan-Pelan Kita Miskin [PPKM]

Iya, sih. Makin hari harga kebutuhan pokok makin menjulang. Terlebih lagi dengan adanya pandemi. Kita berasa makin miskin.

Tapi, tiada mengapa. Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah. Begitu kan katanya D'Masiv? Coba deh simak sebentar:

8. Perbanyak Pergi Ke Masjid [PPKM]

Siap, Pak Ustadz. Ingat ibadah, ingat mati, jangan malah ingat dengan uang dan dunia saja. Siapkan amal agar kesempatan masuk surga meningkat.

9. Pernah Pergi Ke Malaysia [PPKM]

Wuidih, kamu pergi ke negara tetangga enggak ngajakin aku ya? Gimana, apakah sudah meet up sama Upin Ipin? Wah, jangan-jangan mantan TKW nih? Eh. Moonmaap, Say.

10. Pernah Pacaran Kemudian Mantan [PPKM]

Hahaha, biasalah. Namanya juga pacaran. Makanya jangan lama-lama menjalin hubungan yang fatamorgana. Buruan dilamar, ikat dengan surat nikah. Gaspoool!

Baca juga:

11. Pak Presiden Kapan Mundur [PPKM]

Aduh. Untuk yang satu ini, aku no comment, dah. Nanti kita repot gelar Pemilu ulang. Mana situasinya lagi pandemi pula.

12. Pernah Percaya Kemudian Menyesal [PPKM]

Ya gitu deh. Manusia kadang ucapannya penuh dengan janji-janji manis. Ujung-ujungnya? Dusta bin PeHaPe! Sabar lagi....

13. Pernah Peduli Kemudian Menghilang [PPKM]

Si dia memang begitu. Susah ditebak. Hari ini peduli, besok merajuk, lusanya ngambek. Minggu depan? Lenyap tanpa kabar. Bahkan, chat WA-mu jadi enggak centang biru lagi.

14. Pernah Pacaran Kemudian Menyesal [PPKM]

Iya, lagi-lagi biasa, kok. Mungkin dirimu baru tersadar bahwa pacaran itu hanyalah aktivitas yang menyia-nyiakan. Buang-buang waktu, buang-buang duit, dan buang-buang perasaan. Eh.

15. Pelan-Pelan Kita Mati [PPKM]

Hahaha. Bukan begitu juga, Bro. Iya sih, kita semua bakal mati. Tapi tidak pelan-pelan melainkan tiba-tiba tak terduga.

16. Promo Pengambilan Kredit Motor [PPKM]

Wah, belum lunas, kah? Okesiap. Tidak mengapa, selesaikan kreditmu, apa yang dimulai harus diselesaikan. Semangat, Bro. Sehat selalu!

17. Para Pakar Kenyang Makan [PPKM]

Iya sih, yang ngasih singkatan ini benar, kok. Terkadang ada tuh para pakar yang kenyang makan hanya gara-gara menebar argumen pemecah belah. Hemm. Ampun dah!

18. Pelan-Pelan Kamu Menghilang [PPKM]

Wuidih di-ghosting ni yeee? Sabar, Dek. Ehem. Yang jelas, janganlah dirimu terlampau berharap kepada manusia.

Selengkapnya, boleh simak: Ini Alasan Mengapa Berharap Kepada Manusia Itu Menyakitkan

19. Pulang Pergi Kena Masalah [PPKM]

Yaaa, enggak gitu juga kali. Jika setiap pergi dirimu menebar jarum di pinggir jalan, wajar bila dirimu tertimpa masalah. Jangan cari masalah deh, soalnya dia akan datang sendiri. Eh

20. Pengen Peluk Kamu Mas [PPKM]

Sungguh terlalu bucin! Hahaha. Kayaknya yang bikin singkatan ini sedang prasmanan deh. Eh, maksudku kasmaran. Moga ending-nya enggak galau, ya.

21. Pernah Profit Kemudian Menghilang [PPKM]

Biasalah, Bro. Namanya juga terjun di dunia bisnis. Kadang untung, tapi kadang banyak rugi. Yang penting dirimu tetap tegar dan jangan pernah patah arang.

22. Pembatasan Perhatian Kepada Mantan [PPKM]

Wajb dong. Ngapain menebar perhatian kepada mantan. Iya kalau si mantan mau CLBK denganmu. Jika tidak? Jika kamu nantinya bakal tersakiti untuk kedua kali? Emangnya mau!

23. Pikirkan Perut KeluargaMu [PPKM]

Betul sekali. Rasanya ini adalah pesan untuk seorang ayah. Carilah rezeki yang halal, teruslah berjuang dan bahagiakanlah anak istri di rumah. Semangat selalu.

Baca juga: 51 Link Twibbon Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H

***

Okelah, demikian tadi ulasan tentang kumpulan singkatan PPKM yang dibikin plesetan. Semoga menghibur, ya. Jikalau dirimu galau, kuucapkan selamat ber-ambyar ria. Wkwkwk.

Kok cuma 23 singkatan sih, Bang?

Mau tambah lagi? Oke, aku ada 20 biji singkatan PPKM nih. Agak lebih pedas nyindirnya.

Nah, klik aja di sini: 20 Sindiran PPKM, Bikin Hati Perih tapi Galau Juga Sih

Salam dari Guru Penyemangat.

Lanjut Baca:

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

4 komentar untuk "Kumpulan Plesetan Singkatan PPKM: Ada yang Lucu, Sedih, Gokil, dan Bikin Galau"

  1. Wow .... Kreativatasmu luar biasa, ananda Ozy. Selamat siang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Nek atas apresiasinya. Selamat sore Nek😀😀

      Hapus
  2. Singkatannya menghibur sekali :D

    BalasHapus

Berkomentarlah sesuai dengan postingan artikel. Mohon maaf, link aktif di kolom komentar tidak akan disetujui.

--