Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Aku Sayang Mama! Inilah 22 Pantun Cinta untuk Ibu

 Kasih ibu sepanjang masa, bukan?

Tentu saja. Berarti cinta kepada ibu alias mama juga berlangsung sepanjang masa. Cinta tersebut tak akan pernah bisa dibalas, karena pengorbanan seorang ibu dalam melahirkan kita saja sudah sangat bersusah-payah.

Berbahagialah kita di hari kemarin hingga hari ini, apalagi ketika ibu masih ada di rumah kita, masih dekat dengan kita, serta masih bisa berkontak mata dengan kita. Mama adalah malaikat, ibu pun demikian.

pantun cinta untuk Ibu
Cinta untuk Ibu. Foto diolah dari Free-Photos/Pixabay
Tanpa kita sadari, hanya ibu seoranglah yang mengerti dan memahami kekurangan kita. Barangkali ibu orang lain itu baik hati, masakannya enak, tapi ujung-ujungnya, yang terbaik hanyalah ibu kita sendiri. Tak bisa disamakan.

Pengertian seorang ibu tulusnya bukan kaleng-kaleng, jauh lebih tulus daripada rasa cintanya pacar. Kalau pacar akan berakhir di pelaminan atau malah mantan, sedangkan kasih ibu tak akan pernah berakhir.

Alhasil, sudah kewajiban kita sebagai seorang anak kecil untuk meninggikan bakti dan cinta. 

Ketika ibu masih ada di dekat kita, membuat dirinya bahagia adalah tanggung jawab seorang anak. Sedangkan ketika ibu sudah wafat, mendoakan serta melaksanakan amanah dari beliau juga merupakan kewajiban seorang anak kecil.

Mengapa aku sebut anak kecil?

Karena selamanya kita akan tetap dipandang anak kecil oleh seorang ibu, walaupun kita sendiri sudah dewasa. Maka dari itu, dalam tulisan ini aku ingin menyuguhkan pantun cinta untuk ibu, dari seorang anak kecil.

22 Pantun Cinta untuk Ibu (Dari Seorang Anak Kecil)

(1)

Anak kecil tak mau kalah
Orang dewasa banyak rasa
Kasih anak sepanjang galah
Kasih ibu sepanjang masa

(2)

Anak kecil suka makan roti
Begitu pula Gita Gutawa
Sayangi ibumu sepenuh hati
Sayangi ibumu setulus jiwa

(3)

Anak sejak kecil diajarkan peduli
Biarpun nanti dewasanya jadi abri
Hari ibu bukan setahun sekali
Hari ibu berlaku setiap hari

(4)

Anak kecil jarang yang tidurnya mendengkur
Meskipun kadang menghadap barat dan timur
Sayangnya ibu tak bisa diukur
Mudah-mudahan beliau panjang umur

(5)

Anak kecil suka makan stroberi
Pun dengan anak balita
Tak hanya pejuang negeri
Ibu pula pahlawan kita

(6)

Anak kecil jangan sering-sering makan ketan
Mending ajak mereka jalan-jalan ke candi
Rasa sayang kepada pacar hanya sebatas mantan
Rasa sayang kepada ibu adalah abadi

(7)

Anak kecil suka main tali ikat
Karena itulah permainan yang mudah
Kehadiran ibu serasa seperti malaikat
Karena dialah anugerah terindah

(8)

Anak kecil pasti punya bakat
Didiklah mereka agar tetap siap
Benar bahwa ibu kita adalah malaikat
Tepatnya malaikat tanpa sayap

(9)

Anak kecil jangan diberi belati
Beri saja mereka atlas alias peta
Kasih sayang ibu sungguh berarti
Hati kita jadi damai penuh cinta

(10)

Anak kecil jangan main api
Ajarkan saja mereka ilmu
Jika dirimu terjebak sepi
Ibu akan jadi pelindungmu

(11)

Anak kecil bagusnya makan ikan
Setelahnya, ajarkan tentang kebaikan
Berada di samping ibu itu menenangkan
Ibarat air dingin yang melegakan

(12)

Anak kecil baru tumbuh rambut
Imutnya kadang mencuri hati
Hati ibu begitu lembut
Tolong jangan kau sakiti

(13)

Anak kecil biasanya riang dan ceria
Apalagi kalau mereka boleh mainan debu
Biarpun engkau suguhkan sebongkah mutiara
Tetap tak bisa menggantikan kebaikan ibu

(14)

Anak kecil belum mengerti hal tabu
Mereka pun belum menaruh curiga
Berbaktilah tiada lelah kepada ibu
Karena ibu adalah jalanmu ke surga

(15)

Anak kecil suka menangis sekuatnya
Bahkan tangisan itu lama habisnya
Sayangilah ibu sepenuh hati setulusnya
Surga berada di bawah telapak kakinya

(16)

Anak kecil suka main mozaik
Tapi belum tentu suka minum jamu
Ibu adalah pendengar yang baik
Ia lebih mengerti daripada sahabatmu

(17)

Anak kecil yang lelah akan tidur nyenyak
Pada saat itulah kita bisa potongkan kuku
Ibu yang baik di dunia mungkin banyak
Tapi yang terbaik hanyalah ibuku

(18)

Anak kecil suka meniru burung berkicau
Anak kecil terkadang juga suka makan jambu
Ketika diri ini jauh di tanah rantau
Rasa rindu kepada ibu begitu menggebu

(19)

Anak kecil belum bisa mengolah bumbu
Mereka terkadang senang cari gara-gara
Setumpuk pertanyaan yang datang dari ibu
Adalah perwujudan rasa sayang tiada tara

(20)

Anak kecil belajarnya kadang-kadang malas
Kalau dimarah sebentar dia akan terkejut
Susah rasanya pengorbanan ibu akan terbalas
Tapi bakti ini harus terus berlanjut

(21)

Anak kecil jangan dibiarkan main bambu
Kenalkan saja mereka dengan cerita nostalgia
Bersyukurlah kita yang hari ini masih bersama ibu
Lakukanlah yang terbaik agar ia bahagia

(22)

Anak kecil biasanya punya banyak cita
Apresiasi saja dirinya dengan setulus jiwa
Doakanlah yang terbaik untuk ibu kita
Semoga Allah hadiahkan ia tempat teristimewa


Salam

Baca juga: Puisi untuk Senja: Tentang Lelah, Rasa, dan Kalbu

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Aku Sayang Mama! Inilah 22 Pantun Cinta untuk Ibu"