Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teks Pidato Tentang Mengapa Saya Tidak Merokok dan Anti Merokok

Hai Sobat Guru Penyemangat, Apakah Sobat sudah menjadi pribadi yang meneguhkan hati untuk tidak merokok dan anti merokok?

Ya, di zaman sekarang ini bukan hanya teknologi informasi yang semakin canggih, melainkan juga rokok. Jikalau dulu rokok itu cumalah gulungan tembakau, maka sekarang ada pula rokok elektronik. Tidak perlu ada pemantik alias korek, seseorang tetap bisa merokok.

Tapi, bukankah bahaya rokoknya tetap sama? Tentu saja. Ada segudang dampak buruk dan bahaya dari rokok, baik itu bagi para perokok aktif maupun pasif.

Kita semua bahkan Sobat sekalian barangkali sudah cukup sering melihat gambar-gambar mengerikan yang ditempel di bungkus rokok, lengkap dengan akibatnya. Tapi herannya, kenapa si perokok tetap tidak takut, ya? Hemm.

Teks Pidato Tentang Mengapa Saya Tidak Merokok dan Anti Merokok
Teks Pidato Tentang Mengapa Saya Tidak Merokok dan Anti Merokok. Dok. GuruPenyemangat.com

Berikut contoh teks pidato tentang mengapa saya tidak merokok dan anti merokok, lengkap dengan bahaya rokok dan tips menghindarinya.

Mari disimak ya:

Pidato Tentang Mengapa Saya Tidak Merokok dan Anti Merokok Singkat

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Selamat Pagi dan Salam Sehat untuk Kita Semua

Yang terhormat, Bapak/Ibu Kepala/Ketua
Yang saya hormati, Bapak/Ibu Tamu Undangan
Serta teman-teman yang saya banggakan;

Pertama-tama marilah kita bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat, terutama nikmat kesehatan dan kesempatan hingganya kita bisa berkumpul di ruangan ini dalam keadaan semangat dan berbahagia.

Sholawat dan salam mari kita junjungkan keharibaan Nabi besar Muhammad SAW. Semoga dengan seringnya bershalawat kita akan mendapatkan pertolongan beliau di Hari Akhir nanti.

Bapak, Ibu, serta teman-teman yang berbahagia;

Pada kesempatan yang mulia ini saya ingin menyampaikan pidato singkat tentang mengapa saya tidak merokok dan anti terhadap rokok.

O ya, apakah teman-teman di sini sudah akrab dengan rokok?

Sepertinya nyaris semua dari kita sudah sering melihat rokok, bahkan saat ini sudah jadi perokok pasif yang terus-menerus menghirup asap rokok ya.

Padahal di kemasan rokok tersebut sudah ada tulisan “Merokok Membunuhmu”, kemudian “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, gangguan kehamilan dan janin”, tapi tetap saja masih banyak perokok aktif baik dari kalangan remaja, dewasa, orang tua, bahkan wanita.

Teman-teman yang saya banggakan, mari sejenak kita melirik data;

Berdasarkan hasil survei global penggunaan tembakau pada usia dewasa (Global Adult Tobacco Survey – GATS) ditemukan ada sebanyak 69,1 juta perokok aktif dewasa pada tahun 2021.

Berdasarkan angka tersebut, prevalensi perokok pasif juga tercatat sangat banyak, yaitu 120 juta orang. Ya, artinya ada 120 juta orang yang menderita gara-gara menghirup asap rokok.

Haduh, pada tahun 2022 ini jumlah penduduk Indonesia adalah sebanyak 275 juta jiwa. Berarti, nyaris 50% dari penduduk Bumi Pertiwi sudah menyabet gelar sebagai perokok pasif, kan? Data ini sungguh mengerikan.

Boleh Baca: Contoh Teks Pidato Tentang Kenakalan Remaja

Teman-teman yang berbahagia;

Sejatinya kita semua yang ada di sini sudah sangat tahu tentang bagaimana dampak buruk dari merokok, terutama perokok aktif. Meski begitu, ada pula bahaya yang siap mengintai para perokok pasif.

Apa saja bahaya atau dampak buruk yang bisa menimpa para perokok pasif?

Dilansir dari situs halosehat, seseorang yang menjadi perokok pasif alias sering menghirup asap rokok dapat meningkatkan risiko penyakit gangguan pernapasan. Hal ini berlaku bagi anak-anak, remaja, maupun dewasa.

Khusus untuk anak-anak, risiko penyakit pernafasan yang ditimbulkan dari asap rokok seperti bronkitis dan pneumonia.

Belum selesai sampai di sana, saking bahayanya asap rokok, para perokok pasif dapat terserang penyakit penyempitan pembuluh darah, infeksi telinga, kanker, hingga berkurangnya kadar vitamin dan antioksidan dalam darah.

Bahkan yang lebih ngerinya lagi ialah; para perokok pasif yang terlalu sering menghisap asap rokok akan ikut-ikutan merokok dan menjadi perokok aktif.

Kan banyak tuh gaya hasutan orang-orang yang sudah kecanduan merokok. Katanya kalo nggak merokok nggak ganteng lah, nggak keren lah, nggak jantan lah, bukan lelaki sejati lah. Dan lain-lain. 

Hellow? Memangnya kerennya seseorang itu diukur dari rokok? Bukannya seorang laki-laki bakal menjadi lebih ganteng dan keren jikalau ia tidak merokok, kan? Setuju? Ya, semua pasti setuju, dan saya dengar suara kaum perempuan lebih keras di sini. Hehehe.

Boleh Baca: Teks Pidato Persuasif Tentang Narkoba

Teman-teman yang berbahagia;

Mengingat bahayanya rokok bagi diri, keluarga, maupun masyarakat pada umumnya, maka kita perlu melakukan tindakan pencegahan. Meski seringkali asap rokok yang keluar dari mulut orang lain tidak bisa kita cegah, setidaknya kita sendiri yang berusaha untuk menghindarinya.

Adapun hal-hal yang bisa kita lakukan misalnya; menciptakan lingkungan rumah, sekolah, dan kantor kerja yang bebas dari rokok, memastikan bahwa tamu yang datang tidak merokok, hingga menjaga jarak dengan para perokok aktif.

Bapak, Ibu, dan teman-teman yang berbahagia;

Sering saya dengar kata-katanya perokok aktif dengan kalimat seperti ini: “Merokok Mati, Tidak Merokok Mati”.

Sekilas argumen tersebut cukup logis, namun sebenarnya baik orang yang merokok maupun tidak merokok nantinya akan meninggal.

Hanya saja, jikalau seorang perokok sebelum ia meninggal mengalami sakit terlebih dahulu seperti kanker, serangan jantung, impotensi, hingga rusaknya hati, maka yang susah bukan hanya dia seorang melainkan juga keluarganya.

Gara-gara sakit tersebut, perokok tadi bakal masuk rumah sakit dan butuh biaya mahal untuk kesembuhan. Siapa yang menanggung biayanya? Pemerintah? Oh, no! Keluarga yang menanggungnya. Keluarga yang susah.

Maka dari itu, marilah kita jauhi rokok sejak dini. Marilah kita jadi pribadi yang anti merokok. Jangan dekat-dekat dengan rokok, karena hidup ini akan semakin indah dan keren tanpa adanya rokok.

Demikianlah pidato singkat yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini. Mohon maaf atas segala khilaf dan salah.

Saya akhiri;
Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

***

Nah itulah tadi secarik contoh teks pidato tentang mengapa saya tidak merokok dan anti merokok yang diulas mulai dari bahaya asap rokok serta tips untuk menjadi pribadi anti merokok.

Semoga bermanfaat ya
Salam.

Lanjut Baca: Contoh Pidato Tentang Pergaulan Bebas Beserta Solusinya

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Teks Pidato Tentang Mengapa Saya Tidak Merokok dan Anti Merokok"

Promo Cashback & Voucher Shopee