Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Follow Guru Penyemangat di Google News agar tidak ketinggalan tulisan terbaru tentang edukasi, materi belajar, dunia keislaman, soal ujian, motivasi, investasi emas, kesehatan dan fiksi. Klik di sini.
Gulir ke bawah untuk membaca artikel.

Puisi Tentang Ketakutan Akan Masa Depan dan Bertumbuh Dewasa

Puisi Tentang Ketakutan Akan Masa Depan dan Kedewasaan
Puisi Tentang Ketakutan Akan Masa Depan dan Tumbuh Dewasa. Gambar oleh Kleiton Santos dari Pixabay

Hai Sobat Guru Penyemangat. Apakah Sobat pernah merasa takut?

Sebagai manusia biasa, ketakutan sudah pasti ada dan bahkan sering bersinggah, ya. Bukan tanpa alasan. Saban hari yang kita lalui kadang penuh dengan lika-liku dan basa-basi.

Terkadang ada kekhawatiran terhadap rasa; terutama tentang rasa yang dulunya diharap bahagia namun malah berakhir dengan duka.

Pun demikian dengan ketakutan akan masa depan. Seketika melihat ke depan, tampak jalan begitu terjal dengan tebing-tebing tantangan dan masalah.

Namun kita memang harus kuat. Mau tidak mau diri ini akan menjadi dewasa dan melewati semua kisahnya. Tentang bahagia atau sedih, kita sendirilah yang memilih.

Pada postingan ini disajikan contoh puisi bertema ketakutan, terutama rasa takut akan masa depan dan tumbuh dewasa.

Mari disimak ya:

Puisi Tentang Ketakutan Akan Masa Depan

Puisi Tentang Ketakutan Akan Masa Depan
Puisi Tentang Ketakutan Akan Masa Depan. Dok. Gurupenyemangat.com

Puisi: Ketakutan

Oleh Febri Susiantika

Bilamana gelap malam menyelimuti
Dengan iringan suara jangkrik yang khas
Ditambah angin malam menusuk tulang
Menambah kesan akan malam yang panjang 

Seringkali renungan akan masa depan hadir tidak diundang
Aku bingung
Aku risau
Dengan hal yang ada di pikiranku

Ketakutan akan masa depan
Kerisauan untuk mencapai suatu hal
Apakah aku harus mengubur dalam-dalam mimpiku
Apakah aku harus menyerah dengan keadaan

Lalu kulihat kembali catatan harianku
Tidak mungkin aku menyerah sekarang
Dikarenakan ketakutanku
Aku sudah jauh hingga ke titik ini

Maka aku harus menuntaskan apa yang ingin aku tuju
Aku harus yakin
Aku harus semangat
Lawan ketakutan demi apa yang ku cita-citakan

*

Boleh Baca: Puisi Tentang Penyesalan Terhadap Diri

Puisi: Rasa Takut

Oleh Febri Susiantika

Jiwa yang tertekan
Jiwa yang gusar
Penuh tekanan
Tak bernyawa

Hadir di saat yang tak seharusnya
Di saat tak menginginkannya
Tapi tak bisa dihindari
Tak bisa ditolak

Rasa takut
Takut akan masa depan
Takut akan hari esok
Takut akan hal yang datang

Terkadang rasa takut perlu
Tetapi terkadang takut sangat menghantui
Menjadikan pikiran dan perasaan tak dapat bersatu
Hingga membuat ketakutan itu semakin nyata

*

Puisi: Takut Akan Masa Depan

Oleh Febri Susiantika

Kupandang langit
Yang mulai nyata
Akan cahaya mentari
Dengan kicauan burung

Tanpa disangka
Tanpa dikira
Pertanyaan akan masa depan pun tiba
Ketika melihat cahaya mentari 

Mencoba memahami
Akan pertanyaan yang hadir
Walaupun diri ini tidak dapat membalas
Akhirnya ketakutan pun lahir

Aku melihat diriku
Yang mulai tersiksa dengan ketakutan
Dan dengan hati yang gelisah
Berdiri kaku tak bersuara

*

Puisi Tentang Takut Bertambah Dewasa

Puisi Tentang Takut Bertambah Dewasa
Puisi Tentang Takut Bertambah Dewasa. Dok. Gurupenyemangat.com

Puisi: Takut Dewasa

Oleh Febri Susiantika

Takut tumbuh
Takut bertambah usia
Takut akan masa depan
Itulah takut dewasa

Aku menyadarinya
Aku merasakannya
Aku mengalaminya
Dan akhirnya ketakutan hadir tanpa sengaja

Harapan yang diharapkan
Seketika hilang akibat ketakutan
Aku menangis
Untuk memahami ketakutan

Mencoba memahami ketakutan
Dengan jawaban yang tak pasti
Malah membuat diri ini gusar
Aku kembali menangis

Aku kembali melihat langit
Melihat cahaya mentari
Yang menyinari dunia
Cahaya itulah yang memberikanku semangat kembali

*

Puisi: Aku dan Ketakutan

Oleh Febri Susiantika

Bilamana kulihat ibuku
Yang mencari nafkah tanpa henti
Untuk diri ini
Agar dapat menggapai impian

Lalu kutatap diri ini
Dengan hati yang gelisah
Dengan pikiran yang berantakan
Ketakutan pun akhirnya datang

Pertanyaan tak dapat dihindari
Kapan diri ini dapat meringankan beban
Kapan diri ini dapat membanggakan
Dan akhirnya air mata jatuh membasahi 

Kenapa diri ini harus tunduk
Kenapa diri ini dapat terperangkap
Akan ketakutan yang sudah menyelapi diri ini
Kenapa selalu ketakutan menjadi hal yang tak dihindari

*

Boleh Baca: Puisi Tentang Manusia yang Lalai hingga Ia Celaka dalam Kesunyian

Puisi: Takut Gagal

Oleh Febri Susiantika

Hembusan napas menjadi awal
Untuk menyambut sinar sang surya
Kicauan burung yang merdu
Mengiringi pagi hari ini

Aku melihat gedung pencakar langit
Apakah aku mampu untuk menuju ke sana
Atau kah hanya sekadar harapan
Yang tak dapat digapai

Dan akhirnya aku pun ragu
Keraguan muncul akibat rasa takut
Ketakutan yang aku rasakan
Mulai mengusik diri ini

Aku terperangkap
Aku tersiksa
Dengan rasa takut
Yang aku timbulkan sendiri

*

Puisi: Melawan Ketakutan

Oleh Febri Susiantika

Sang surya mulai menyinari bumi
Aku pun melihat langit
Berharap bahwa yang kuharapkan
Seirama dengan sinar sang surya

Aku pergi dengan hati yang ceria
Dengan semangat yang pantang menyerah
Untuk menggapai apa yang kucita-citakan
Agar dapat menjadi kebanggaan 

Bukan hanya untuk diri ini
Tetapi untuk orang tua
Dan juga untuk mengabdi kepada bangsa
Dan dapat menjadi insan yang membanggakan

Dengan kepercayaan diri ini
Terkadang pertanyaan-pertanyaan selalu terlintas akan suatu hal
Apakah diri ini memang mempunyai mental baja
Atau kah diri ini tidak mengenal rasa takut

Rasa takut pun ada
Takut akan segala hal
Tetapi aku tak ingin terperangkap
Akan rasa takut yang dapat menyiksa diri

***
Sobat Guru Penyemangat, demikianlah tadi beberapa utas puisi tentang rasa takut. Sejatinya ketakutan itu adalah kewajaran. Kita tidak perlu tenggelam bersamanya melainkan perlu untuk melawannya.

Salam.

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Puisi Tentang Ketakutan Akan Masa Depan dan Bertumbuh Dewasa"