Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Beberapa Pilihan Bacaan Latin Imam Meluruskan Shaf Sesuai Sunnah

Beberapa Pilihan Bacaan Latin Imam Meluruskan Shaf Sesuai Sunnah
Beberapa Pilihan Bacaan Latin Imam Meluruskan Shaf Sesuai Sunnah. Dok. Gurupenyemangat.com

Bismillah.

Hai sobat Guru Penyemangat, seberapa sering kamu menyimak perintah Imam untuk meluruskan dan merapikan shaf saat akan melaksanakan sholat berjamaah?

Agaknya cukup sering, kan. Ada imam yang sengaja berbicara menggunakan Bahasa Indonesia seraya berkata, "Lurus dan Rapatkan Shaf, karena Lurus dan Rapatnya Shaf adalah Bagian dari Kesempurnaan Sholat".

Tapi...

Ada pula imam yang melafadzkan perintah kerapian shaf menggunakan Bahasa Arab.

Nah, bersandar pada kalam Nabi, memang ada beberapa riwayat shahih tentang bacaan yang perlu dilafadzkan imam sesaat sebelum memulai sholat berjamaah.

Berikut Guru Penyemangat telah siapkan beberapa dalil tentang perintah supaya imam mengingatkan makmum untuk merapatkan dan meluruskan shaf.

Beberapa pilihan bacaan imam meluruskan shaf dalam sholat berjamaah berikut dilengkapi tulisan latin beserta artinya sesuai dengan Sunnah.

Nah, langsung kita simak saja ya:

Hukum Meluruskan Shaf dan Merapatkannya Ketika Shalat Berjamaah

Hukum Meluruskan Shaf dan Merapatkannya Ketika Shalat Berjamaah
Hukum Meluruskan Shaf dan Merapatkannya Ketika Shalat Berjamaah. Dok. Gurupenyemangat.com

Terdapat perbedaan pendapat terkait dengan hukum meluruskan shaf dan merapatkannya ketika melaksanakan shalat berjamaah.

Walau demikian, banyak dalil shahih berupa hadis tentang pentingnya meluruskan shaf. Dan sayangnya, makna lurusnya shaf ini dipahami berbeda oleh sebagian masyarakat.

Ada dari mereka yang menganggap shaf lurus ketika ujung jari saling bersentuhan. Dari sana, timbullah rasa kurang srek antar sesama jamaah yang belum mengerti.

Bahkan, tidak jarang pula kita temui kaki jamaah yang satu tidak sengaja menindihkan alias memijak kaki jamaah yang lainnya. Karena jamaah yang kakinya dipijak segan menegur, akhirnya dia diam saja.

Padahal, maksud shaf yang lurus dan rapat di sini ialah ketika tumit kaki kanan dan kiri antara jamaah yang satu dengan yang lainnya sejajar plus dengan bahu mereka.

Mengapa bahu yang menjadi ukuran lurus dan rapat? Karena secara fisik, manusia ada yang pendek, sedang, dan tinggi. Pun demikian dengan bentuk kaki, ada yang cukup besar, sedang, dan ada pula yang minimalis.

Berikut salah satu dalil alias perintah meluruskan shaf jamaah sebagaimana yang sering kita dengar dari imam:

Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

سَوُّوا صُفُوفَكُمْ , فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصَّفِّ مِنْ تَمَامِ الصَّلاةِ

(Sawuu shufuufakum, fainna taswiyatash shoffi min tamamis sholaat)

Artinya: Luruskan shaf-shaf kalian, karena lurusnya shaf adalah kesempurnaan sholat. (HR. Bukhari no.690, Muslim no.433).

Dikutip dari Suaraislam.id, ulama Ibnu Hazm berpandang gagas bahwa meluruskan dan merapatkan sholat berjamaah itu hukumnya wajib.

Nah, atas kewajiban ini, artinya barangsiapa yang sholat berjamaah namun shafnya bengkok dan renggang, maka sholatnya dianggap batal.

Sedangkan Ibnu Baththol dan Ibnu Hajar berpendapat bahwa hukum “taswiyah shufuuf” adalah sunnah.

Pandangan ini didasarkan atas hadis Anas riwayat Bukhari yang isinya beliau tidak mengingkari atau menegur sesuatu dari kalian kecuali jika kalian tidak mau meluruskan shaf.

Maka dari itulah Anas tidak pernah menyuruh jamaah pada masa itu untuk mengulangi sholat tersebab shaf mereka renggang.

Boleh Baca: Bacaan Wirid dan Dzikir Setelah Sholat Ringkas

Karena terjadi perbedaan pendapat para ulama, kesimpulannya dikembalikan kepada kita sebagai jamaah. Yang terpenting menurut Guru Penyemangat adalah; kita berusaha semaksimal mungkin untuk meluruskan dan merapatkan shaf ketika akan menggelar sholat berjamaah di masjid.

Bacaan Imam Meluruskan Shaf Arab dan Latin Sesuai Sunnah

Bacaan Imam Meluruskan Shaf Arab dan Latin Sesuai Sunnah
Bacaan Imam Meluruskan Shaf Arab dan Latin Sesuai Sunnah. Dok. Gurupenyemangat.com

Ada beberapa pilihan bacaan yang bisa disampaikan imam saat ingin meluruskan shaf jamaah. 

Biasanya kita sering mendengar lafadz “sawuu shufuufakum” sebagaimana hadis di atas, namun ada pula riwayat lainnya yang shahih dan boleh dibacakan oleh imam sebagaimana Guru Penyemangat kutip dari Konsultasisyariah.com.

Berikut pilihan bacaan imam meluruskan shaf arab dan latin sesuai Sunnah:

1. Hadis dari Anas bin Malik ra:

أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ وَتَرَاصُّوا

(aqiimuu shufuufakum watarosshuu)

Artinya: Luruskan shaf kalian dan rapatkan.

Hadis dari Anas bin Malik dengan redaksi yang ditambah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan:

سَوُّوا صُفُوفَكُمْ فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصَفِّ مِنْ تَماَمِ الصَّلَاةِ

(Sawwuu shufuufakum fainna taswiyata shoffi min tamaa missholaat)

Artinya:Luruskan shaf kalian, karena meluruskan shaf bagian dari kesempurnaan shalat. (HR. Muslim 433).

2. Hadis dari Abu Hurairah ra, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkalam:

أَقِيْمُوا الصَّفَّ فِي الصَّلَاةِ فَإِنَّ إِقَامَةَ الصَّفِّ مِنْ حُسْنِ الصَّلَاةِ

(Aqiimus shoffa fissholaati fainna iqoomatas shoffi min husnis sholaat)

Artinya: Luruskan shaf dalam shalat, karena meluruskan shaf bagian dari kesempurnaan shalat. (HR. Muslim 658)

3. Hadis dari Ibnu Mas’ud ra, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اِسْتَوُّوا وَلَا تَـخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ

(Istwawwuu walaa takhtalifuu fatakhtalifa quluubukum)

Artinya: Luruskan, dan jangan berselisih (dalam lurusnya shaf), sehingga hati kalian menjadi berselisih.(HR. Muslim 122).

4. Hadis dari Ibnu Umar ra, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkalam:

أَقِيمُوا الصُّفُوفَ وَحَاذُوا بَيْنَ الْمَنَاكِبِ وَسُدُّوا الْخَلَلَ وَلِينُوا بِأَيْدِي إِخْوَانِكُمْ وَلَا تَذَرُوا فُرُجَاتٍ لِلشَّيْطَانِ

(Aqiimush shufuufa wahaadzuu bainal manaakibi wa suddul kholala waliinu biadii ikhwaanikum walaa tadzaruu furujaatin lissyaitoon)

Artinya: Luruskan shaf, rapatkan pundak, dan tutup celah, perlunak pundak kalian untuk saudaranya, dan jangan tinggalkan celah untuk setan. (HR. Abu Dawud no. 666)

Boleh Baca: Kumpulan Ayat Tentang Larangan Berputus Asa dari Rahmat Allah

5. Hadis HR Muslim dan An-Nasa’i

اِسْتَوُوا وَلاَ تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ

(Istawuu walaa takhtalifuu fatakhtalifa quluubukum)

Luruskanlah dan janganlah kalian melenceng, karena hati kalian pun akan melenceng (bercerai-berai).

Apa Jawaban Makmum Ketika Imam Meluruskan Shaf?

Apa Jawaban Makmum Ketika Imam Meluruskan Shaf
Apa Jawaban Makmum Ketika Imam Meluruskan Shaf? Dok. Gurupenyemangat.com

Beberapa dari kita mungkin pernah mendengar ucapan makmum “Sami’na wa’ato’na” dalam membalas perintah imam untuk merapatkan dan meluruskan shaf sholat.

Walau demikian adanya, Guru Penyemangat belum menemukan dalil terkait dengan jawaban apa yang harus diucapkan makmum ketika Imam meluruskankan shaf.

Di sisi yang sama, Guru Penyemangat mengutip tuangan Syekh Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, dalam kitab Al-Adzkâr al-Muntakhabah min Kalâmi Sayyid al-Abrâr (Surabaya: Kharisma, 1998), hal. 54 dari islam.nu.or.id menyebutkan bahwa bagi makmum yang sedang meluruskan shaf, disunnahkan untuk membaca doa:

اللهم آتـِنِي أَفَضْلَ مَا تُـؤْتِي عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

(Allaahumma aatinii afdlala maa tu’tii ‘ibaadakash shaalihiin)

Artinya: Ya Allah, berilah padaku apa-apa yang Engkau berikan pada hamba-hamba-Mu yang saleh.

Manakah perbuatan yang kiranya lebih kuat dan aman dalam menyikapi perintah imam untuk meluruskan dan merapatkan sholat?

Karena tidak ada dalil secara khusus, maka sebaiknya kita cukup diam saja dan menuruti perintah imam.

Wallahualam bissawab.

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Beberapa Pilihan Bacaan Latin Imam Meluruskan Shaf Sesuai Sunnah"