Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Cerita Pendek Tentang Hewan Peliharaan Anjing dan Burung, Ternyata Mengasyikkan!

Cerita Pendek Tentang Hewan Peliharaan Anjing dan Burung
Cerita Pendek Tentang Hewan Peliharaan Anjing dan Burung. Gambar oleh huoadg5888 dari Pixabay

Hai, Sobat Guru Penyemangat, sedang ngapain nih sekarang? Mungkinkah dirimu sedang kesepian di rumah?

Nah, jikalau iya, tidak ada salahnya jika dirimu mencoba meramaikan suasana rumah dengan memelihara hewan peliharaan.

Atau…sepertinya udah ada beberapa jenis hewan peliharaan deh di rumahmu. Mungkin sudah ada beberapa ekor anjing penjaga rumah, atau malah selusin burung nuri?

Cakep, deh. Pasti ramai suasana rumahmu. Hari demi hari bakal disinari dengan keceriaan dan kesibukan merawat hewan peliharaan.

Mulai dari memberinya makan, memandikan hewan, hingga menggiring mereka agar mau masuk ke kandang maupun sarang.

Untuk itu, pada kesempatan kali ini Gurupenyemangat.com bakal menghadirkan beberapa contoh karangan kisah pendek tentang hewan peliharaan.

Apa saja hewan peliharaannya? Kita akan hadirkan cerita pendek sekaligus pengalaman memelihara anjing dan burung.

Langsung disimak saja, ya:

Cerita Pendek Tentang Hewan Peliharaan Anjing

Contoh 1:

Molly dan Lucy, Dua Anjing Peliharaanku yang Imut

Molly dan Lucy, Dua Anjing Peliharaanku yang Imut
Anjing Peliharaan yang Imut. Gambar oleh Pezibear dari Pixabay

Hai, teman-teman. O ya, ngomong-ngomong tentang hewan peliharaan, aku punya pengalaman memelihara anjing kecil, nih. Namanya Molly dan Lucy.

Kedua anjing peliharaanku ini berjenis kelamin betina dan dua-duanya berwarna putih susu. Cantik dan indah sekali dipandang mata. Bahkan, bulu Molly dan Lucy sangat lebat sehingga terlihat sangat imut.

Kenapa kok bulunya bisa selebat itu? Soalnya kedua hewan peliharaanku ini ialah jenis anjing Maltese. Perlu kalian ketahui, ciri khas anjing jenis Maltese ialah berbulu tebal, berkepala bulat, dan mata yang lebar.

Nah, sudah terbayang kan bagaimana lucunya penampakan Molly dan Lucy? Di rumah, aku dan keluarga biasanya memberikan makanan yang bernama Royal Canin.

Makanan ini adalah hidangan khusus untuk anjing jenis Maltese. Kami biasanya memberi makan Molly dan Lucy pada pagi dan sore hari.

Jika aku sedang ke sekolah, biasanya kedua anjing ini kami taruh di belakang rumah, soalnya di sana juga ada kandang alias rumah tempat tidur. Lucy dan Molly sudah akrab jadi sering tidur bersama.

Jika sedang santai, aku biasanya bermain dengan kedua anjing ini di halaman rumah. Ya, bermain yang seru-seru saja seperti lempar bola, kejar-kejaran, dan lain sebagainya.

O ya, sesekali aku khawatir dengan kedua anjing ini, apalagi Lucy. Bagaimana tidak, Lucy ini sangat jinak kepada semua orang meskipun tidak dikenalnya. Maka dari itu, sudah Ayahku siapkan rantai anjing dan memintaku untuk senantiasa menjaganya.

Nah, jikalau teman-teman tertarik untuk melihat kedua anjing Maltese ini, boleh kapan-kapan berkunjung ke rumahku, ya. Terima kasih.

Contoh 2:

Duke, Anjing Peliharaanku yang Terkadang Menakutkan!

Duke, Anjing Peliharaanku yang Terkadang Menakutkan!
Duke, Anjing Peliharaanku yang Terkadang Menakutkan! Gambar oleh Thorsten Schulze dari Pixabay 

Yup. Di rumahku ada seekor anjing penjaga. Benar, hanya seekor saja. Namanya Duke, dan anjing ini adalah anjing jantan.

Sekilas, penampakan anjing ini cukup sangar karena selain dari telinganya yang berdiri laksana serigala, Duke juga memiliki rahang yang cukup panjang.

Jadi bisa dibayangkan bahwa anjing peliharaanku yang satu ini terkadang terlihat cukup menakutkan.

Tapi tenang, teman-teman. Hewan peliharaanku ini selalu dirantai, kok. Anjing jenis Shiba Inu asal jepang ini cukup garang, tapi dengan kucing tetangga ia malah berteman.

Hehehe, terkadang ketika aku lihat keduanya sedang bermain kejar-kejaran, malah ada kesan lucu dan imut.

Duke warnanya coklat dan putih. Anjing ini sengaja Ayahku pelihara agar rumah kami tetap aman dari pencuri.

Ya, bagi teman-teman yang pernah berkunjung ke rumahku pasti sudah tahu, kan? Keadaan di rumahku cukup sepi karena jaraknya dengan rumah tetangga cukup jauh.

Meskipun terkadang terlihat menakutkan bahkan bagiku sendiri, aku tetap senang memelihara Duke.

Contoh Cerita Pendek Tentang Hewan Peliharaan Burung

Pengalamanku Memelihara 3 Jenis Burung Bersuara Merdu di Rumah

Pengalamanku Memelihara 3 Jenis Burung Bersuara Merdu di Rumah
Pengalamanku Memelihara 3 Jenis Burung Bersuara Merdu di Rumah. Gambar oleh Juan M. Garrán Barea dari Pixabay 

Hai, teman-teman. Perkenalkan namaku Doni. Dalam kesempatan yang berbahagia ini aku ingin menyajikan cerita pendek tentang hewan peliharaan di rumah.

Apakah kalian sudah tahu apa saja hewan yang aku pelihara?

Iya, benar. Aku bersama Ayah dan Kakek saat ini sedang memelihara beberapa jenis burung yang bersuara alias berkicau merdu.

Ada tiga jenis burung mulai dari burung Murai Batu, burung Kenari, hingga burung Anis Merah. Jika ditotalkan, ada 12 ekor burung yang kami tempatkan di dalam 7 buah sangkar.

Nah, burung peliharaan yang paling aku sukai adalah burung Murai Batu. Burung jenis ini kicauannya sangat merdu, punya banyak variasi, dan juga bermelodi.

Lebih dari itu, tingkahhnya di dalam sarang juga cukup agresif karena sering lompat dan terbang berkeliling sangkar.

Meski begitu, paduan warna coklat, hitam, dan putih dengan ekor yang cukup panjang membuat penampilan burung Murai Batu semakin cantik.

O ya, burung Kenari dan Anis Merah pula tidak jauh berbeda. Kedua jenis burung ini juga memiliki kicauan yang indah dan enak didengar.

Biasanya, pada pagi dan sore hari aku membantu Ayah untuk mengeluarkan sangkar burung agar mereka bisa berjemur.

Tidak lupa, kami pula memandikannya dengan air bersih sembari membersihkan sangkar tempat burung-burung ini tinggal.

Sekilas, memelihara burung mungkin terlihat simpel, santai, dan sederhana. Tapi, bila dibandingkan dengan kucing maupun anjing, memelihara burung lebih susah karena kita harus rajin merawat burung.

Jika tidak begitu, burung-burung yang bersuara merdu nan indah ini bisa jatuh sakit.

Selain itu, tidak semu orang suka dengan suara kicauan burung. Maka dari itulah, hanya orang-orang tertentu saja yang punya hobi memelihara burung. Bahkan, ada pula lomba kicauan burung, kan?

Ayahku pernah dapat beberapa kali dan pialanya masih terpajang di rumah.

Nah, bagi teman-teman yang penasaran dan ingin melihat burung-burung cantik sembari mendengar kicauannya yang merdu, silakan berkunjung ke rumahku ya. Terima kasih.

***

Aha! Demikianlah sajian dari Guru Penyemangat tentang cerita pendek memelihara anjing dan burung.

Bagaimana, kisahnya menarik, bukan? Atau, jangan-jangan dirimu ingin buru-buru memelihara hewan untuk meramaikan rumah?

Boleh saja, sih. Tapi, saat memelihara hewan dirimu harus pertimbangkan dan jaga baik-baik hewan tersebut.

Kita harus peduli dengan kesehatan mereka, kenyamanan sarang, kandang atau sangkar mereka, hingga rutin memberinya makanan yang sehat.

Salam.

Lanjut Baca: Cerita Pendek Tentang Pengalaman Memelihara Ikan, Ayam, dan Kelinci yang Menyenangkan

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

2 komentar untuk "Contoh Cerita Pendek Tentang Hewan Peliharaan Anjing dan Burung, Ternyata Mengasyikkan!"

Berkomentarlah sesuai dengan postingan artikel. Mohon maaf, link aktif di kolom komentar tidak akan disetujui.