Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Letak Cincin Tunangan di Jari Mana? Berikut Fakta, Sejarah, dan Tata Cara Penggunaannya

Siapa yang tidak pernah mendengar kata tunangan? Dewasa ini, tunangan dianggap sebagai salah satu hal yang sudah sangat dekat menuju pelaminan.

Pada masing-masing daerah, terutama di beberapa negara dunia pasti memiliki adat yang berbeda.

Pun demikian dengan Indonesia, dalam hal tunangan saja sudah memiliki varian budaya yang berbeda.

Di Bumi Pertiwi, biasanya untuk perihal tunangan sangat mudah dikaitkan dengan acara simbolis, seperti halnya pemasangan cincin.

Namun, tak menutup kemungkinan jika pemasangan cincin tunangan juga ada tata letaknya tersendiri. Entah di jari mana, tapi yang pasti ada makna simbolisnya, kan?

Begini Sejarah Letak Cincin Tunangan

Letak Cincin Tunangan di Jari Mana?
Letak Cincin Tunangan di Jari Mana? Gambar oleh TastyCinnamonnBay dari Pixabay

Membicarakan seputar cincin tunangan, ternyata sejak dulu sudah ada, lho! Mungkin tentang hal ini belum banyak orang yang mengetahuinya.

Malahan ramai orang yang melakukan tunangan tanpa tahu lebih dulu sejarah penyematan tanda cinta sejati itu sendiri, terutama di jari mana. Ternyata, hal ini sudah ada sejak zaman Romawi Kuno.

Bisa dilihat dari sejarah, bahwa pada masa itu sudah ada tunangan dan diletakanlah cincin sebagai tanda simbolis di jari manis.

Meski begitu, terkait hal yang satu ini ternyata banyak orang yang ingin mengartikannya secara mandiri mengapa lokasinya ada di jari manis.

Jadi, terkait penempatan cincin tunangan, ternyata simbol bahwa aliran darah di jari manislah yang terhubung langsung ke jantung.

Maksud dari terhubungnya cincin tunangan yang memiliki aliran darah langsung ke jari manis adalah terhubungnya ke pembuluh darah jantung dan uniknya ternyata memiliki nama tersendiri.

Disebut sebagai Vena Amoris atau dimaknai juga dengan sebutan Vein Of Love. Tak heran, bukan kalau pasangan yang bertunangan rata-rata menyematkan cincin di jari manis?

Bagaimana Jika Mengenakannya di Jari Kanan?

So pasti penyematan cincin ini tidak harus berada di jari manis sebelah kiri, ya!

Bisa dikatakan ada juga pasangan yang menyematkan cincin pertunangan mereka di jari manis sebelah kanan alias di tangan kanan pasangannya.

Di Lebanon, Turki, Suriah, hingga Brasil cincin tunangan dikenakan di tangan kanan sebelum pernikahan dan di sebelah kiri setelah menikah.

Cincin Tunangan Sama dengan Cincin Pernikahan?

Menggunakan cincin tunangan sejatinya tidak sekadar sebagai simbol bahwa suatu pasangan sudah melangsungkan pertunangan merupakan suatu simbolis belaka.

Tidak ada keharusan di mana pasangan perlu menggunakan cincin pertunangan secara pasti. Alhasil, jika dirimu adalah salah satu tipe orang yang perfeksionis mungkin juga akan memperhatikan hal seperti ini. 

Kalau cincin pertunangan adalah cincin pernikahan?

Pada beberapa pasangan memang berarti demikian. Misalkan semula pada saat tunangan menyematkan cincin pertunangannya di sebelah kiri, pada saat pernikahan bukannya bertambah cincin, justru berpindah posisi.

Padahal semula letak cincinnya di sebelah kiri, kini menjadi di sebelah kanan dan juga letaknya masih di jari manis, hanya beda tangan saja.

Boleh Meletakannya di Jari Mana pun?

Boleh Meletakkan Cincin Tunangan di Jari Mana pun
Boleh Meletakkan Cincin Tunangan di Jari Mana pun. Gambar oleh xiaobohe011 dari Pixabay

Dalam sebuah tradisi, pada dasarnya cincin tunangan diletakan di jari manis. Namun, tahukah dirimu? 

Ternyata cincin tunangan tidak harus diletakan di jari manis, kok.

Dengan kata lain, tradisi memang mengajarkan masyarakatnya untuk patuh pada aturan dan budaya pernikahan. Namun, sesekali tidak masalah jika penggunanya keluar dari garis tradisi.

Maksudnya, perihal cincin tunangan ini tidak jadi maslaah jika bukan digunakan di jari manis. Misalkan jari manisnya ternyata cincinnya kekecilan atau bahkan kebesaran, bisa dialihkan ke jari tengah.

Bahkan penggunaan cincin di jari tengah pun dinilai terlihat lebih elegan meskipun tidak menandakan suatu tunangan.

Para pasangan pun ada yang meletakan cincin mereka bukan di jari, bahkan menjadikan sebagai liontin kalung. Kalau begini jadinya kalung tunangan dong?

Perempuan Saja yang Menggunakan Cincin?

Membicarakan mengenai cincin tunangan memang tidak ada habisnya. Meskipun begitu, beberapa tradisi juga mengatakan kalau cincin tunangan justru sebagai salah satu momen pertukaran cincin. 

Meskipun begitu, bukan berarti hal ini dianggap sebagai salah satu keharusan. Beberapa pasangan ada yang melakukan tukar cincin, tetapi ada juga yang hanya menggunakan adalah perempuannya saja.

Ada beberapa tradisi yang mengenakan cincin tunangan hanya perempuannya saja bermakna simbol penerimaan atas lamaran dari pihak laki-laki.

Haram Bagi Laki-laki Pakai Cincin Tunangan Emas
Haram Bagi Laki-laki Pakai Cincin Tunangan Emas. Gambar dari Pixabay 

Adapun kalau kita menilik ajaran agama yang dibawakan Rasulullah SAW juga tidak memperkenankan laki-laki menggunakan cincin dari emas. Kalau sudah begini, pasti ada hubungannya dengan kesehatan.

Kita tahu, hanya kaum perempuan saja yang mengalami haid. Sedangkan untuk laki-lakinya tidak mengalami haid.

Alhasil, kala menggunakan barang emas entah itu kalung, cincin, gelang atau anting, maka kotorannya akan menyumbat dalam tubuh.

Lain halnya dengan perempuan yang justru kotoran dari menggunakan benda emas akan dibuang melalui darah haid.

Otomatis hal seperti ini tidaklah membahayakan. Jadi tahu, kan mengapa cincin tunangan digunakan hanya oleh perempuan?

Namun, perlu diketahui lagi, bahwa peletakan cincin tunangan hanyalah sebuah tanda simbolis kalau seorang perempuan sudah dilamar oleh salah seorang pria sejati yang kelak akan menikahinya. 

Meskipun begitu, tidak mempunyai cukup uang lebih untuk membeli cincin pun tidak mengapa jika tidak menggunakan cincin tunangan pada kaum perempuan. 

Namun, jika ada pasangan yang ingin mengikuti tradisi juga tidak masalah. Bahkan tanpa harus browsing di internet pun banyak orang yang tahu kalau peletakan cincin tunangan itu di jari manis. 

Memang bebas mau di jari manis tangan kanan atau tangan kiri, pada dasarnya inti pokoknya di jari manis. Bagaimana? Sekarang sudah tahu letak cincin tunangannya di mana, kan?

Skuy…kita langsung tunangan! Eh, kenalan aja belooom. Hahaha, Pissss.

Salam.

Baca juga:

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

2 komentar untuk "Letak Cincin Tunangan di Jari Mana? Berikut Fakta, Sejarah, dan Tata Cara Penggunaannya"

  1. ternyata ada penjelasan ilmiahnya juga ya

    tapi demi estetika memang paling manis diletakkan di jari manis sih menurutku hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, iya, Mbak. Laksana cokelat, jadi dobel manisnya. Eh. Hehehe

      Hapus

Berkomentarlah sesuai dengan postingan artikel. Mohon maaf, link aktif di kolom komentar tidak akan disetujui.