Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sudah Tahu dengan Blended Learning? Ternyata Begini Manfaatnya dalam Pembelajaran

Sebagaimana yang kita rasakan bersama, ternyata era pandemi memang mempengaruhi aspek kehidupan, bukan hanya kebutuhan pokok ataupun sosial, namun mencakup semuanya. 

Salah satu aspek yang sedang dikeluhkah akhir-akhir ini adalah pembelajaran daring yang harus dijalani oleh segenap siswa. 

Tidak atau kurang efektif?

Keduanya benar. Bahkan, pembelajaran daring yang kurang efektif menuntut berbagai pihak terkait melakukan bermacam inovasi.  Adapun 10 inovasi dan saran terkait pembelajaran daring bisa disimak di: 10 Saran Jitu PJJ

Dengan peningkatan-peningkatan yang dilakukan itulah, pemerintah berharap pendidikan yang diberikan mampu diterima oleh anak-anak secara maksimal. 

Namun sekali lagi, semua tidak bisa berjalan dengan baik tanpa dukungan dari orangtua. Benar bahwa orangtua adalah kunci suksesnya pembelajaran.

Sejatinya orangtualah yang mampu mendamping para siswa-siswi dalam menghadapi tantangan pembelajaran selama di rumah.

Pedekate dengan Model Pembelajaran Blended Learning

Model Pembelajaran Blended Learning
Ilustrasi Model Pembelajaran Blended Learning. Foto: Chuck Underwood dari Pixabay 

Model pembelajaran blended learning, kini mulai dilakukan banyak sekolah demi memberikan sistem pengajaran yang maksimal. 

Melalui jalan tersebut, diharapkan solusi yang hadir bakal mampu menjawab semua kendala yang saat ini terjadi. 

Pembelajaran blended learning sendiri adalah metode atau suatu cara mengajar dengan menggabungkan keunggulan-keunggulan dari pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring. 

Sederhananya, pada model blended learning terdapat pembelajaran seperti di sekolah dengan tatap muka, bedanya ini dilakukan dengan online. 

Jadi ketika dilakukan sistem blended learning, semua akan berinteraksi, baik murid dengan guru, dengan antar sesama murid ataupun sebaliknya. 

Melirik pandang gagas dari Mosa dalam Kumar (2006), diterangkan bahwa unsur utama yang dicampurkan dalam blended learning yaitu unsur pembelajaran di kelas (classroom lesson) dengan online learning. Artinya, kedua sistem pembelajaran ini dipadukan.

Sebenarnya pembelajaran tatap muka itu dapat dibilang sebagai pembelajaran yang konvensional. 

Tetapi, kalau dipadukan dengan kelas online, terlebih lagi secara harmonis, maka bukan barang mustahil untuk mencapai derajat efektivitas belajar yang lebih tinggi.

Ternyata Begini Manfaat dan Keuntungan Pembelajaran Blended Learning

Dengan menerapkan sistem pembelajaran blended learning, sebenarnya para pelaku pendidikan bakal merengkuh banyak manfaat bin keuntungan.

keuntungan dan manfaat blended learning
Ilustrasi Blended Learning. Foto: Alexandra_Koch dari Pixabay 
Bagi yang belum paham betul dengan metode belajar yang satu ini, yuk kita simak. Apa saja keuntungan yang di dapat akan dibahas pada tulisan ini. 

Berikut keuntungan dan keunggulan yang didapatkan jikalau kita menerapkan sistem pembelajaran campuran.

  • Proses Belajar Mengajar Menjadi Lebih Fleksibel

Pembelajaran yang bersistem campuran alias blended menjadikan siswa tidak harus datang ke sekolah atau ruangan. Mengapa demikian? 

Karena model pembelajaran ini bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun asalkan kita memiliki jaringan internet. 

Di sisi yang sama, untuk mengetahui hasil pembelajaran, maka guru bisa menjadwalkan pertemuan langsung (tatap muka) misalnya sekali dalam seminggu guna mendapatkan timbal balik alias (feed back). 

Canggih, kan? Gaya belajar-mengajar bakal lebih luwes.

  • Pembelajaran Blended Learning Dapat Menghemat Waktu Dan Biaya

Dengan menggunakan model pembelajaran blended learning, sejatinya kita bisa menghemat waktu dan biaya. Alasannya? 

Karena dengan menerapkan blended learning, guru tidak mengharuskan siswa untuk memiliki buku secara cetak. Terang saja, semua materi sudah tersedia secara online. 

Jadi tinggal download bin unduh saja materi yang disampaikan oleh guru atau dosen. 

Syahdan, para siswa juga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menuju ke sekolah atau kampus demi mendapat pelajaran. 

Bahkan, gara-gara menerapkan pembelajaran campuran, siswa dapat menghemat biaya uang jajan, karena dirinya tidak perlu lagi mengeluarkan pitis untuk membeli makanan dan minuman. 

Cukup mengambil yang sudah tersedia di rumah, tentunya juga malah lebih menyehatkan, bukan? Iya dong. Masakan Mama lebih josss! Hehehe

Selain menghemat biaya-biaya tersebut, pembelajaran blended learning bisa meningkatkan derajat efisen waktu, baik untuk pengajar maupun siswa. 

Waktu yang biasanya digunakan untuk menuju ke tempat mengajar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain, begitu pula halnya dengan para siswa. 

Sisa waktu yang didapat bisa digunakan untuk membaca ulang atau membuat segunung inovasi alias hal kreatif lainnya.

  • Pembelajaran Menjadi Lebih Efektif

Seperti yang sudah diketahui bersama, bahwa belajar cara blended learning bisa dilakukan di mana saja. Alhasil, kita bisa melakukannya di tempat yang membuat diri ini nyaman. 

Misalnya saja jika nyaman di kamar, maka kita bisa menggunakan kamar untuk kegiatan belajar. Jikalau jenuh dengan kamar, maka kita bisa menggunakan tempat lain, misalnya ruang tamu, teras, dan lainnya. Asalkan? 

Tersedia jaringan internet.

Rasanya, kalau dipikir-pikir, ke depannya negeri ini bakal sering menerapkan pembelajaran secara blended. Mengapa? 

Karena generasi kekinian sudah rawan bosan dengan rutinitas yang mengharuskan mereka masuk kelas, mencatat di papan tulis, hingga me-resume.

Maka dari itulah, bayangan kita nantinya, jika diri ini jenuh menyimak pembelajaran blended learning hanya di lingkungan sekolah maupun rumah saja, maka kita bisa mencari alternatif tempat lain. 

Misalnya di taman sambil menikmati udara sejuk, di warung atau tenda kopi sambil ngopi. Bahkan, kita bisa mengikuti pembelajaran ini di cafe atau tempat nongkrong lainnya. 

Nyaman, kan? Pastinya. 

Dengan belajar di tempat yang nyaman sesuai dengan karakter masing-masing, maka materi yang diterima juga akan menjadi lebih efektif masuk ke otak.

  • Materi yang Disajikan Menjadi Lebih Interaktif

Gara-gara hadir pembelajaran sistem blended learning, rasanya para pengajar dituntut agar menjadi semakin kreatif. Misalnya, guru secara hebat mencoba menyuguhkan materi menggunakan media interaktif. 

Medianya... Sebut saja seperti video zoom, podcast atau yang lainnya. Bersandar dari fitur pada media tersebut, rasanya baik siswa maupun pengajar dapat melakukan tanya jawab seperti belajar secara offline.

Alhasil, dengan pembelajaran blended learning sesi tanya jawab menjadi semakin interaktif bersama dukungan fitur teknologi yang dipakai. 

Misalnya saja dengan interaksi live session, syahdan tanya jawab melalui online chat langsung dengan pengajar. 

Atau, bisa juga memberikan emotion seperti like, love, sedih semangat dan lain-lain terkait pembelajaran yang sedang berlangsung. Jadi, kelas pembelajaran menjadi semakin asik untuk diikuti. 

Nah, terkait pemberian nilai, sebenarnya bisa  ditempuh melalui tugas-tugas yang membuat semangat, misalnya tugasnya dikemas secara digital. 

Jadi meskipun itu dibuat dengan konten atau menggunakan fitur zaman now tetap isinya adalah materi sekolah. 

Dengan begitu, kreatifitas siswa malah akan semain meningkat dan membuat mereka semangat untuk mengikuti pelajaran tanpa ada paksaan.

Sejatinya, pembelajaran blended learning sangat menguntungkan, baik bagi pihak pengajar (guru atau dosen) dan juga bagi orangtua. 

Alasannya?

Karena baik guru maupun orangtua tidak perlu lagi memaksa atau memberi pemahaman kepada siswa untuk belajar dan terus konsentrasi belajar. 

Ketika ada kebutuhan, siswa dengan sendirinya sudah tertarik dengan pembelajaran yang diberikan. Jadi generasi penerus bangsa ini akan semangat dan antusias menikmati kegiatan belajar.

Alhasil, sebagai penutup, rasanya segala sistem pembelajaran akan ada manfaat dan nilai plusnya jika disikapi dengan baik dan benar, ya. 

Terbukti dengan pembelajaran blended learning ini mampu memberikan dampak yang signifikan jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. 

Untuk hasil yang lebih joss, sebaiknya juga meminta feed back dari orang tua juga selaku penanggungjawab pendidikan. 

Gunanya tidak lain adalah, meskipun online namun orangtua tetap merasa nyaman karena anaknya mendapat pengajaran yang optimal.

Salam. Semoga Bermanfaat

Baca juga:

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Sudah Tahu dengan Blended Learning? Ternyata Begini Manfaatnya dalam Pembelajaran"

Promo Cashback & Voucher Shopee