Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Soal PAI Kelas 11 SMA/SMK Materi Menjadi Pemberani (Syaja'ah) Karena Benar Beserta Jawabannya

Hai Sobat Guru Penyemangat, apakah Sobat sudah mempelajari materi tentang syaja'ah?

Iya benar. Syaja'ah artinya pemberani yang merupakan lawan dari kata pengecut. Sebagai seorang pelajar muslim, kita mestinya menjadi pribadi yang pemberani.

Bukan berani berkelahi atau beraninya cuma ngomong di belakang, melainkan berani untuk berkata benar, melakukan hal yang benar, serta menyampaikan kebenaran.

Pembiasaan perilaku syaja'ah menjadi amat penting terutama ketika kita berada di lingkungan masyarakat sekaligus menjadi penerus dakwah agama Allah.

Soal PAI Kelas 11 SMA SMK Materi Menjadi Pemberani (Syaja'ah) Karena Benar
Soal PAI Kelas 11 SMA SMK Materi Menjadi Pemberani (Syaja'ah) Karena Benar. Dok. GuruPenyemangat.com

Nah berikut kita sajikan soal PAI Kelas 11 SMA/SMK materi Menjadi Pemberani (Syaja'ah) karena Benar beserta kunci jawabannya.

Mari disimak ya:

Soal PAI Kelas 11 SMA/SMK Materi Menjadi Pemberani Karena Benar Pilihan Ganda

Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D atau E pada pertanyaan di bawah ini sebagai jawaban yang paling tepat!

1. Akhlak mulia yang harus dimiliki oleh setiap muslim adalah….

A. Penakut
B. Syaja’ah
C. Amanah
D. Pendusta
E. Munafik

Kunci Jawaban: B. Syaja’ah

2. Syaja’ah ditinjau dari bahasa memilki makna….

A. Takut
B. Keberanian
C. Kejujuran
D. Pendusta
E. Munafik 

Kunci Jawaban: B. Keberanian

3. Al-Jubn (pengecut) adalah lawan kata dari….

A. Syaja’ah
B. Jujur
C. Amanah
D. Bohong
E. Takut 

Kunci Jawaban: A. Syaja’ah

4. Mempertahankan kebenaran terkadang pahit rasanya, tetapi itulah ujian hidup yang harus dijalani. Misalnya Masyitoh (istri Firaun), ia memiliki keyakinan yang kuat, meski harus berhadapan dengan suaminya yang dzalim. Sikap Masyitoh tersebut merupakan perwujudan dari sifat ... .

A. sakanah
B. ma’unah
C.  muhibah
D. muru’ah
E. syaja’ah

Kunci Jawaban: E. syaja’ah

5. Dalil Naqli tentang perilaku syaja’ah adalah….

A. QS. An-Nisa’/4: 131
B. QS. An-Nisa’/4: 132
C. QS. An-Nisa’/4: 133
D. QS. An-Nisa’/4: 134
E. QS. An-Nisa’/4: 135

Kunci Jawaban: E. QS. An-Nisa’/4: 135

6. Di era modern ini dibutuhkan manusia yang bukan saja kompeten dibidangnya, tetapi juga kekuatan meredam emosi dan menahan diri dari tingkah laku yang tidak patut dilakukan. Seseorang mendapatkan predikat syaja’ah, jika ... .

A. mengingatkan bahwa hidup itu sungguh-sungguh
B. melaksakan apa saja, meski masih tergolong syubhat
C. memberikan keteladanan yang luar biasa kepada pihak lain
D. menapaki langkah dan sikap yang termasuk jiwa amanah
E. mengendalikan nafsu, agar tidak berbuat semaunya

Kunci Jawaban: E. mengendalikan nafsu, agar tidak berbuat semaunya

7. Islam itu berdiri di tengah-tengah. Tidak Timur dan tidak Barat. Di bidang keyakinan, Islam itu tauhid (tidak komunis dan politeisme). Begitu juga di bidang akhlak, Islam itu tidak sembrono dan tidak pengecut, tetapi ... .

A. pemberani (syaja’ah)
B. mawas diri dan sabar
C. antara halal haram
D. syubhat dan iradah
E. hamlah dan rihlah

Kunci Jawaban: A. pemberani (syaja’ah)

8. Keberanian yang terkait dengan jiwa, misalnya saat menghadapi bahaya atau penderitaan dan menegakkan kebenaran. Merupakan pengertian dari syaja’ah….

A. Harbiyah
B. Nafsiyah
C. Al-Jubn
D. Amanah
E. Al-Mu’min

Kunci Jawaban: B. Nafsiyah

9. Menjadi hal lumrah jika mendapatkan nasihat agar sabar dan tabah saat ditimpa musibah, kesulitan, dan cobaan. Namun, sifat syaja’ah yang sejati adalah ... .

A. memenuhi hak diri
B. ramah yang melegakan
C. kaya hati, muda tapi kuat beragama
D. mengendalikan nafsu dan ide terlintas
E. berbuat yang sejalan dengan ide dan konsep

Kunci Jawaban: D. mengendalikan nafsu dan ide terlintas

10. Ciri pemberani (syaja’ah) adalah berani jujur. Sikap jujur membawa keberkahan, sejalan dengan itu orang berani mengakui kesalahan, dan mendorongnya untuk berani ... .

A. merancang kiat dan strategi kemenangan
B. membuat segala cara untuk memenuhinya
C. menetapkan kaedah dan jalan yang beragam
D. mengatakan yang sebenarnya, utuh, dan objektif
E. melangkah kepada cita dan fakta yang semestinya

Kunci Jawaban: D. mengatakan yang sebenarnya, utuh, dan objektif

11. Jujur itu fitrah. Itulah sebabnya, lega rasanya diperlakukan dengan jujur. Sebaliknya, tidak enak hati jika orang lain memperlakukan diri kita tanpa kejujuran. Berikut ini, faktor-faktor seseorang bersikap syaja’ah, kecuali ...

A. rasa takut kepada Allah Swt.
B. lebih mencintai kehidupan akhirat
C. adanya perasaan tidak takut mati
D. ragu-ragu mencari kebenaran
E. tetap hidup bertawakal

Kunci Jawaban: D. ragu-ragu mencari kebenaran

12. Banyak manfaat atau faedah, saat diri ini konsisten di dalam kebenaran, termasuk sifat syaja’ah. Menurut Ibnu Miskawaih, keutamaan akan diraih oleh mereka yang konsisten dalam syaja’ah, yaitu ... .

A. terpenuhinya rezeki yang terus mengalir
B. kemantapan jiwa dan kuat dalam pendirian
C. tertambatnya jiwa-jiwa sejati untuk dicintai
D. kekuasaan yang didapatkan via pilkada
E. kedalaman makna dan substansi ajaran

Kunci Jawaban: B. kemantapan jiwa dan kuat dalam pendirian

13. Setiap perilaku harus dijalani dengan landasan yang kuat agar diperoleh kemantapan dan ketenangan, termasuk sikap berani membela kebenaran. Berikut ini, dalil perilaku syaja’ah, yaitu: ....

Kunci Jawaban: A.

14. Islam sangat menekankan keharmonisan dan kedamaian. Oleh sebab itu, perasaan benci menjadi penyebab tidak dapat berbuat adil. Berbuat adil lah, karena menurut Al-Qur’an, adil itu ... .

A. lebih dekat kepada taqwa
B. jiwa suci dan menghendaki kesabaran
C. tertanamnya kasih dan sayang yang bersih
D. mendekati hausnya hati yang terluka dan merana
E. semakin menguatkan tali silaturahmi dan tekanan jiwa

Kunci Jawaban: A. lebih dekat kepada taqwa

15. Sifat syaja’ah merupakan salah satu induk akhlakul karimah. Setiap muslim harus menghiasi sifat ini agar keberadaan muslim itu sangat dibutuhkan masyarakat luas. Di antara manfaat atau faedah dari sifat ini, adalah ... .

A. mengalirnya konsep yang utuh
B. tercerabutnya akar-akar nafsu buruk
C. terpenuhinya hati nurani yang banyak ide
D. menguatkan tali kekerabatan dan adat-istiadat
E. sejalan dengan nilai kebaikan, kebenaran, dan kejujuran

Kunci Jawaban: E. sejalan dengan nilai kebaikan, kebenaran, dan kejujuran

16. Perhatikan pernyataan berikut ini!

1. Orang jujur akan mendapatkan banyak teman
2. Orang jujur akan susah hidupnya
3. Orang jujur akan mendapatkan kebahagiaan di akhirat
4. Orang munafik akan disukai teman diakhirat
5. Orang jujur selalu mendapatkan berkah dimana saja

Pernyataan diatas yang tidak termasuk hikmah dari prilaku jujur adalah….

A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 4
D. 2 dan 4
E. 3 dan 5

Kunci Jawaban: D. 2 dan 4

17. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa juur itu membawa kebaikan dan menuntun ke surga. Ungkapan tersebut mengandung arti….

A. Jujur sangat penting dalam kehidupan sehari-hari
B. Jujur menyebabkan kenyamanan dalam berprilaku
C. Jujur membuat pelakunya selalu gelisah
D. Jujur membawa keberkahan dalam hidup
E. Jujur perlu dijunjung tinggi agar hidup tentram

Kunci Jawaban: D. Jujur membawa keberkahan dalam hidup

18. Ikhlas dalam melakukan sesuatu tanpa dicampuri oleh kepentingan-kepentingan dunia. Jenis jujur seperti ini termasuk kategori…..

A. Jujur dalam berbuat
B. Jujur dalam berkah
C. Jujur dalam niat
D. Jujur dalam berjanji
E. Jujur dalam bertekad

Kunci Jawaban: A. Jujur dalam berbuat

19. Perhatikan ungkapan berikut ini: “Jikalau Allah SWT memberikan kepadaku harta, aku akan membelanjakan sebagian dijalan Allah SWT.” Jenis jujur seperti ini termasuk kategori….

A. Jujur dalam berbuat
B. Jujur dalam berkata
C. Jujur dalam niat
D. Jujur dalam berjanji
E. Jujur dalam bertekad

Kunci Jawaban: C. Jujur dalam niat

20. Orang yang tidak jujur atau dusta disebut orang munafik. Salah satu ciri orang munafik adalah…

A. Jika bekerja ingin upah
B. Jika berkata ingin didengar
C. Jika berbuat ingin dilihat
D. Jika berjanji tidak ditepati
E. Jika dipercaya ia amanah

Kunci Jawaban: D. Jika berjanji tidak ditepati

Boleh Baca: Soal PAI Kelas 11 Materi Menapaki Jalan yang Benar Bersama Kitabullah

Soal PAI Kelas 11 SMA/SMK Materi Menjadi Pemberani Karena Benar Bagian Esai

Isilah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan benar!

1. Jelaskan pengertian syaja’ah dari makna bahasa dan istilah!

Jawaban:

Ditinjau dari makna bahasa, ia memiliki arti: Nyata/jelas kekuatan, keberanian, tekun, kegagahannya; kekuatan hati menghadapi keputusasaan; tenang, sabar, menguasai diri.”

Adapun makna istilah dari syaja’ah adalah “kemampuan menundukkan jiwa agar tetap tegar, teguh, dan tetap maju saat berhadapan dengan problematika hidup, musuh atau musibah.

2. Apa yang dimaksud dengan syaja’ah!

Jawaban:

Syaja’ah  adalah berani karena membela kebenaran dengan kata lain merupakan kekuatan akal sehat dalam mengendalikan nafsu, agar tidak berbuat sekehendaknya. Makna lainnya adalah berani karena benar, dan berani membela kebenaran.

3. Mengapa sifat pengecut sangat berbahaya bagi manusia?

Jawaban:

Karena Sifat pengecut sangat berbahaya, terutama pengecut dalam kebenaran, karena takut celaan manusia; takut kehilangan harta dunia; atau takut terhadap berbagai resiko perjuangan.

4. Sebutkan dalil naqli dari sikap syaja’ah!

Jawaban:

QS. An-Nisa’/4: 135

5. Sebutkan penerapan sikap syaja’ah dalah kehidupan sehari-hari!

Jawaban:

Penerapan syaja’ah dalam kehidupan, antara lain: (a) Memiliki daya tahan yang besar; (b) Berterus terang dalam menyampaikan kebenaran; (c) Memegang rahasia; (d) Mengakui kesalahan; (e). Bersikap objektif kepada diri sendiri; dan (f) Menguasai diri saat marah.

6. Sebutkan dan jelaskan macam-macam syaja’ah!

Jawaban:

Macam-macam Syaja’ah:

1) Syaja’ah harbiyah  yaitu keberanian yang terkait dengan peperangan, misalnya keberanian dalam medan tempur di waktu perang.

2) Syaja’ah nafsiyah yaitu keberanian yang terkait dengan jiwa, misalnya saat menghadapi bahaya atau penderitaan dan menegakkan kebenaran.

7. Jelaskan keterkaitan antara sifat syaja’ah dengan kejujuran!

Jawaban:

Keterkaitan syaja’ah dengan nilai kejujuran adalah:

a. konsisten menyuarakan kebenaran, dan berani berkata benar;

b. dibutuhkan manusia pemberani yang lantang mengakui kesalahannya, sosok manusia yang berani mengakui kesalahan diri sendiri;

c. senantiasa senang melakukan perbuatan baik. Sebab, setiap manusia senang diperlakukan secara jujur, sebaliknya sangat marah, jika dibohongi atau dicurangi;

d. berupaya sekuat tenaga untuk selalu menerapkan keberanian dan beperilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.

8. Sebutkan faktor-faktor penyebab seseorang memiliki sikap syaja’ah!

Jawaban:

Faktor-faktor penyebab seseorang memiliki sikap syaja’ah.

1) Adanya perasaan takut hanya kepada Allah Swt., selama seseorang itu meyakini apa yang dilakukannya dalam rangka menjalankan perintah-Nya, maka tidak perlu takut kepada siapa pun, kecuali hanya kepada Allah Swt.

2) Saat kehidupan akhirat lebih dicintai dibanding dunia, karena kehidupan dunia bukanlah tujuan akhir seorang mukmin, dunia hanya sebagai tempat menanam kebaikan, dan mencari bekal hidup di akhirat.

3) Adanya perasaan tidak takut mati. Setiap manusia tidak ada jaminan, bahwa ‘esok’ masih ada dan bernafas, sebab itu jangan menunda-nunda menjadi orang baik, yang tentunya kriteria baik itu, harus sejalan dengan tuntunan Allah Swt.

4) Tidak pernah ragu dengan kebenaran. Perasaan ragu harus dikikis dengan ilmu, karena ilmu itu menerangi, memudahkan jalan-jalan kesusksesan. Sebab itu, hilangkan sikap ragu, dan bersamaan dengan itu, pertebal keyakinan agar tergolong menjadi manusia yang berani dan jujur.

5) Ketika tidak menomorsatukan kekuatan materi. Sebab, materi memang diperlukan dalam perjuangan, tetapi tidak segala-galanya, hanya Allah Swt. yang mampu menentukan segala sesuatu.

6) Terbiasa bertawakal, dan yakin adanya pertolongan Allah Swt. Membela kebenaran itu tidak mudah dan sukar, namun dengan ikhtiar yang maksimal, keberhasilan akan didapat. Istilahnya, kewajiban manusia hanya berikhtiar, Allah-lah yang menentukan berhasil tidaknya usaha manusia. Di sisi lain, perhatikan orangorang di sekitar Anda, hampir 99% keberhasilan itu didapat dari ikhtiar yang sungguh-sungguh, tekun, ulet, rajin, dan tentu tidak melupakan adanya inayah Allah Swt.

9. Jelaskan landasan syaja’ah untuk kejujuran!

Jawaban:

Landasan kejujuran adalah keberanian mengungkap kebenaran. Orang jujur: ditandai dengan benar perkataannya, yakin akan apa yang diperbuatnya, serta memiliki tekad yang utuh untuk mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sosok seperti itu bukan dimiliki manusia biasa, tetapi manusia sejati yang sudah makan garam kehidupan. Sosok yang teguh prinsipnya, dan tidak tergoyahkan hanya demi kepentingan sesaat dan keuntungan duniawi.

Umat Islam sejatinya sudah memiliki sosok tersebut, yakni yang diperankan oleh Nabi Muhammad Saw., tinggal kita ini mau meneladani atau tidak. Di samping itu, kejujuran menjadi landasan iman, sedang dusta menjadi bagian dari kemunafikan.

10. Sebutkan hikmah bersikap dari syaja’ah!

Jawaban:

Syaja’ah juga akan memunculkan banyak hikmah antara lain dalam bentuk sifat-sifat mulia, yakni cepat, tanggap, perkasa, memaafkan, tangguh, menahan amarah, tenang, dan mencintai.

Tetapi jika seseorang itu terlalu dominan beraninya, tidak dikontrol dengan kecerdasan dan keikhlasan, akan memunculkan sifat ceroboh, takabur, meremehkan orang lain, dan ujub. Sebaliknya, jika seorang mukmin kurang syaja’ah, maka akan dapat memunculkan sifat rendah diri, cemas, kecewa, dan kecil hati.

Boleh Baca: Soal PAI Kelas 11 SMA/SMK Materi Menjadi Pribadi Muslim yang Taat, Kompetitif, dan Beretos Kerja Unggul

***

Nah demikianlah sajian GuruPenyemangat.com tentang Soal PAI Kelas 11 SMA/SMK Materi Menjadi Pemberani Karena Benar mulai dari pertanyaan pilhan ganda dan esai yang lengkap dengan kunci jawabannya.

Mudah-mudahan bermanfaat
Salam.

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Soal PAI Kelas 11 SMA/SMK Materi Menjadi Pemberani (Syaja'ah) Karena Benar Beserta Jawabannya"

Promo Cashback & Voucher Shopee