Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Follow Guru Penyemangat di Google News agar tidak ketinggalan tulisan terbaru tentang edukasi, materi belajar, dunia keislaman, soal ujian, motivasi, investasi emas, kesehatan dan fiksi. Klik di sini.
Gulir ke bawah untuk membaca artikel.

Contoh Pidato Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 Singkat, Padat, dan Jelas

Selamat Hari Pendidikan Nasional tahun 2022 ya Sobat!

Senang sekali rasanya Guru Penyemangat bisa menyapa Sobat semua dalam momentum Hardiknas pada tanggal 2 Mei tahun 2022.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini cukup unik dan berkesan karena bertepatan dengan Hari Kemenangan Umat Islam yang bertajuk Idulfitri.

Pada tahun ini, pemerintah mengambil tema Hardiknas: “Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar”, sebuah tema yang penuh makna sekaligus mengajak kita semua untuk menggapai pemulihan khususnya di bidang pendidikan.

Berkenaan dengan hal itu, berikut Gurupenyemangat.com siapkan contoh pidato bertema Hardiknas.

Contoh teks pidato tentang Hari Pendidikan Nasional ini ditulis singkat, padat, dan jelas serta cocok untuk anak SD.

Mari disimak ya:

Pidato Hardiknas: Peran Generasi Muda dalam Mewujudkan Merdeka Belajar

Contoh Pidato Hari Pendidikan Nasional
Contoh Pidato Hari Pendidikan Nasional yang Singkat, Padat, dan Jelas untuk Anak SD.

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Selamat Pagi, Salam Sejahtera, dan Salam Pendidikan untuk Kita Semua

Saudara-saudari yang berbahagia;

Pertama-tama di atas segalanya, marilah kita bersyukur atas limpahan nikmat yang telah Allah berikan terutama nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga kita bisa kembali memperingati Hari Pendidikan Nasional khususnya pada tanggal 2 Mei tahun 2022.

Shalawat beserta salam tiada lupa kita curahkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah melepaskan kita dari belenggu jahiliyah menuju era serba canggih dan dekat dengan kemerdekaan belajar sebagaimana yang kita rasakan pada hari ini.

Saudara-saudari yang berbahagia;

Pada tahun 2022, kita bangsa Indonesia kembali diajak untuk bersama-sama menatap tentang sejauh mana kabar pendidikan Bumi Pertiwi saat ini.

Tanggal 02 Mei adalah tanggal yang spesial, istimewa, sekaligus bersejarah. Selain menjadi peringatan Hardiknas, 02 Mei pula merupakan tanggal kelahiran Tokoh Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara yang lahir pada 2 Mei 1889.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan bentuk penghormatan aktivis, kritikus, inovator, sekaligus Bapak Pendidikan Indonesia.

Saudara-saudari yang berbahagia;

Berbicara tentang Hari Pendidikan Nasional, maka kita pula perlu berbicara tentang situasi, kondisi, keadaan, serta arah pendidikan Indonesia saat ini.

Sebagaimana yang kita rasakan bersama, era pendidikan sudah bergerak menuju arah kemerdekaan belajar di mana para pembelajaran didesak untuk lebih akrab dengan teknologi seraya mewujudkan kegiatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Jikalau dulu pendidikan dan pembelajaran berfokus pada ketercapaian kompetensi, penguasaan materi, serta ketuntasan kurikulum, maka di era Merdeka Belajar saat ini arah pembelajaran bergeser kepada pemenuhan kebutuhan siswa demi kemudahan penggapaian cita-cita.

Terang saja, bukanlah hal yang mudah bagi para generasi muda untuk langsung terjun ke lapangan, apalagi jika bekalnya hanya teori, buku paket, serta catatan kecil yang terpampang di papan tulis.

Sebagai seorang generasi muda, kita semua memiliki peran yang besar untuk mewujudkan kemerdekaan belajar.

Bukan hanya sekadar pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif dan menyenangkan yang perlu kita wujudkan melainkan juga penguasaan kompetensi dan literasi digital.

Saudara-saudari yang berbahagia;

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kualitas pendidikan Indonesia saat ini sedang dipertanyakan. Menilik dari skor Programme for International Student Assesment (PISA) tahun terakhir, negara Indonesia masih duduk di deretan peringkat terendah.

Dari sini pun kita sering menduga-duga, sebenarnya sebobrok apa kabar literasi para generasi muda. Padahal kalau urusan baca-membaca, generasi muda tidaklah semalas itu, dan Indonesia pun sebenarnya tidak kekurangan bahan-bahan literasi.

Tapi memang tidak dapat dimungkiri bahwa tantangan di setiap era pun berbeda. Termasuklah pada dua tahun terakhir. Bumi Pertiwi sempat diguncang oleh wabah pandemi Covid-19 yang kemudian berefek besar terhadap eksitensi pendidikan dan segala bidang.

Atas hal tersebut, seakan-akan pendidikan kita tampak semakin terpuruk. Masalah-masalah seperti kesenjangan fasilitas pendidikan, rendahnya kompetensi guru, serta tingginya angka anak putus sekolah adalah luka yang nyata bagi cita-cita pendidikan Indonesia.

Saudara-saudari yang berbahagia;

Meski begitu, generasi muda Indonesia tidaklah selemah itu. Kita adalah bangsa yang kuat, bangsa yang pantang menyerah, dan bangsa yang terus ingin bertumbuh dan belajar.

Peran para generasi muda saat ini amatlah penting. Tidak hanya terbatas di dalam kelas, anak-anak bangsa sejatinya bisa berkontribusi lebih untuk mewujudkan kemerdekaan belajar.

Dengan ilmunya, generasi muda bisa ikut berkontribusi di masyarakat. Dengan keterampilannya, generasi muda bisa membuka lapangan pekerjaan, berbagi ilmu, serta ikut mengharumkan bangsa Indonesia dengan karya.

Dalam menyambut momentum Hari Pendidikan Nasional tahun ini, kita sebagai anak-anak bangsa perlu meningkatkan kepercayaan diri, keberanian, jiwa nasionalisme, serta pantang untuk berpatah arang di segala keadaan.

Sebagaimana Ki Hajar Dewantara yang pernah berkata:

“Percaya, tegas, penuh ilmu hingga matang jiwanya, serta percaya diri, tidak mudah takut, tabah menghadapi rintangan apapun.”

Tidak ada alasan untuk menyerah dengan keadaan, karena para generasi muda yang hebat ialah mereka yang mampu menghadapi dan melewati rintangan.

Bersama-sama kita menjadi bisa. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Dengan bersatu, Indonesia akan pulih. Dengan bersama-sama kita gapai Merdeka Belajar.

Saudara-saudari yang berbahagia;

Demikianlah pidato singkat yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang mulia ini. Semoga Allah senantiasa memberikan kita kekuatan dan kesehatan untuk menggapai cita-cita diri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Pendidikan

***

Boleh Baca: Pidato Guruku Pahlawanku

Download Teks Pidato Hari Pendidikan Nasional PDF

Untuk memudahkan Sobat Guru Penyemangat, berikut telah disiapkan dokumen PDF berupa naskah pidato Hari Pendidikan Nasional dengan judul “Peran Generasi Muda dalam Mewujudkan Merdeka Belajar”.

Pidato berikut bisa digunakan Sobat Guru Penyemangat untuk kegiatan sambutan, amanat upacara, serta menjadi referensi bagi anak SD untuk memenuhi tugas sekolah.

Silakan klik tombol download untuk mendapatkan dokumennya:

Pidato Hardiknas Singkat 123kb

***

Demikianlah tadi sajian Guru Penyemangat tentang contoh pidato Hari Pendidikan Nasional tahun 2022 yang singkat, padat, jelas, dan cocok untuk disampaikan oleh anak SD.

Semoga bermanfaat ya
Salam.

Lanjut Baca: Kumpulan Pantun Ucapan Hari Pendidikan Nasional yang Menyentuh Hati

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Contoh Pidato Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 Singkat, Padat, dan Jelas"