Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah 5 Cara Menulis Cerpen dengan Mudah

Cara Membuat Cerpen dengan Mudah
Cara Membuat Cerpen dengan Mudah. Dok. Gurupenyemangat.com

Hai Sobat pembaca Guru Penyemangat, pada tulisan kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara menulis cerpen dengan mudah, apa-apa saja yang harus dilakukan, serta bagaimana langkah-langkahnya, sehingga cerpen yang kita buat dapat selesai dengan baik.

Ingat! tulisan yang paling baik adalah, tulisan yang dapat diselesaikan.

Mungkin ada banyak di antara kita yang memiliki cerpen dan belum bisa terselesaikan karena kehabisan ide untuk menulis apa selanjutnya sehingga hanya disimpan dan diendapkan.

Atau mungkin ada di antara kita yang memiliki ide untuk membuat cerpen akan tetapi tidak atau belum tahu bagaimana cara memulainya.

Barangkali ide itu hanya tersimpan di kepala tanpa dituangkan dalam tulisan. Sehingga tidak bisa dibaca oleh orang lain.

Maka dari itu semoga tulisan ini bisa mengantarkan pembaca untuk bisa menuangkan dan menyelesaikan ide-ide yang ada di kepala tersebut agar bisa dibaca dan dinikmati oleh orang lain.

Baiklah berikut cara menulis cerpen dengan mudah:

Cara Menulis Cerpen dengan Mudah

Cara Menulis Cerpen
Cara Menulis Cerpen. Dok. Gurupenyemangat.com

1. Tentukan Ide Cerita

Ide cerita biasanya tercermin dalam tema cerita, dan tema cerita yang kita angkat bisa diambil dari beberapa sumber, yaitu: Pengalaman diri sendiri, pengalaman orang lain, fenomena, dan imajinasi.

Pertama, berdasarkan pengalaman diri sendiri, cara ini paling mudah kita lakukan sebab menceritakan pengalaman sendiri akan membuat kita menjadi leluasa menulis. 

Kedua, berdasarkan pengalaman orang lain, cara ini bisa kita ambil dari pengalaman orang-orang yang ada di sekitar kita.

Dengan mengetahui bagaimana pengalaman hidup mereka, kita tuangkan menjadi sebuah tulisan.

Ketiga, berdasarkan fenomena yang terjadi, cara ini kita angkat dari kejadian-kejadian sehari di sekitar kita.

Misalnya di sekitar kita terjadi peristiwa alam seperti, gempa, banjir, merapi, dan seterusnya maka cobalah untuk membuat ide cerita tuangkan ke dalam bentuk tulisan. 

Keempat, imajinasi. Jika Sobat memiliki kebiasaan berimajinasi tentang berbagai hal maka cobalah untuk mengubah imajinasi itu menjadi sebuah tulisan. Sehingga hasil imajinasi yang biasa dilakukan, dapat dibaca oleh orang lain. 

2. Membuat Kerangka Cerita

Ada banyak bentuk kerangka yang biasa dibuat oleh penulis, akan tetapi secara umum kerangka tersebut terdiri atas beberapa unsur, yaitu: Permulaan, konflik, dan penyelesaian konflik.

Pertama tentukanlah bagaimana cerita akan dimulai. Permulaan ini sangat menentukan apakah tulisan yang kita buat akan disukai oleh pembaca atau tidak.

Jika permulaannya menarik, maka tulisan kita akan disukai oleh pembaca dan dibacanya sampai selesai. 

Kedua, buatlah konflik atau masalah cerita, pada tahap ini sebagai penulis kita membuat konflik di dalam cerita.

Tulisan yang berkesan oleh pembaca biasanya tergantung seberapa seru konflik yang dimunculkan di dalam cerita.

Ketiga, penyelesaian cerita. Membuat penyelesaian disesuaikan dengan permulaan dan konflik masalah yang diangkat. Sehingga tulisan kita nyambung dan tidak keluar dari konteks cerita.

Boleh Baca: Langkah-langkah Membuat Cerita Berdasarkan Ide Pokok

3. Mengembangkan Cerita

Tahap ini kita membuat tulisan secara utuh dan menyeluruh, mulai dari penentuan tokoh dan karakter tokoh, penentuan tempat, alur cerita, serta nilai atau pesan apa yang ingin disampaikan di dalam cerita yang ditulis.

Membuat cerita secara utuh membutuhkan kekayaan perbendaharaan kata atau kosa kata.

Oleh karena itu sebelum menulis sebuah cerita, membacalah beberapa tulisan terlebih dahulu agar tidak kehabisan kata-kata saat menuangkan ide yang ada di kepala ke dalam bentuk tulisan.

Untuk menjadi penulis yang baik, maka mulailah menjadi pembaca yang rajin.

4. Membuat Judul Cerita

Untuk penentuan judul, cara setiap orang bisa berbeda-beda ada yang membuat judul pada bagian awal setelah penentuan tema dan ada juga yang membuat judul di bagian akhir setelah cerita selesai dituliskan. Hal ini tergantung dengan kenyamanan penulis saja. 

Dan yang paling penting untuk penentuan judul adalah membuat judul yang sesuai dengan isi tulisan, serta membuat judul yang menarik agar disukai oleh pembaca.

5. Membaca Ulang dan Mengedit Tulisan

Membaca kembali tulisan yang kita buat bertujuan untuk memeriksa dan mencari tahu apa saja kesalahan-kesalahan yang terdapat di dalam tulisan. Bahasa kerennya yaitu swasunting.

Dengan membaca kembali tulisan yang dibuat akan menghindarkan dari kesalahan dalam penulisan.

Membaca, memeriksa, kemudian memperbaiki tulisan menjadi hal yang wajib dilakukan oleh seorang penulis.

Demikianlah cara menulis cerpen dengan mudah, baik, dan benar. Semoga bermanfaat.

Ditulis oleh: Syamsuddin Sahdan

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Inilah 5 Cara Menulis Cerpen dengan Mudah"

Promo Cashback & Voucher Shopee