Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Pengalaman Belajar Online di Rumah Selama Pandemi Corona

Contoh Pengalaman Belajar Online di Rumah Selama Pandemi Corona
Contoh Pengalaman Belajar Online di Rumah Selama Pandemi Corona. Dok. Gurupenyemangat.com

Hai, Sobat Guru Penyemangat, bagaimana kisah sekolahmu hari ini? Apakah sudah mulai belajar tatap muka atau masih senantiasa belajar online?

Apa pun sistem dan caranya, aku pikir hal tersebut bukanlah sebuah masalah, ya. Entah itu belajar online maupun tatap muka, yang terpenting kita bisa tetap semangat menambah ilmu.

Terang saja, di tengah pandemi corona seperti saat sekarang ini, merawat motivasi dan semangat belajar itu bisa dibilang susah-susah gampang.

Tapi, Guru Penyemangat yakin kok, bahwa guru-guru kita mau dan mampu untuk terus menyemangati kegiatan belajar para siswanya.

Syahdan, bagaimana dengan pengalaman kalian saat belajar online di rumah? Apakah seru, atau malah membosankan?

Nah, pada tulisan kali ini Gurupenyemangat.com bakal menyajikan beberapa contoh pengalaman belajar online di rumah.

Penasaran dengan pengalamannya? Oke, langsung disimak saja ya:

Pengalaman Belajar Online di Rumah Singkat

Pengalaman Belajar Online di Rumah Singkat
Pengalaman Belajar Online di Rumah Singkat. Dok. Gurupenyemangat.com

Contoh 1: Serunya Belajar Online Menggunakan Aplikasi Google Meet

Hai, teman-teman. Salam sehat semuanya. Perkenalkan namaku Alan. Di sini aku akan bercerita mengenai pengalamanku mengikuti aktivitas belajar daring secara online dari rumah.

Sebagaimana yang kita alami bersama, gara-gara corona kegiatan belajar terpaksa harus dilaksanakan dari rumah. Walau begitu adanya, aku tetap berusaha semaksimal mungkin untuk tetap bersemangat belajar.

Tepatnya pada hari Senin lalu aku sempat mengikuti kegiatan belajar online menggunakan aplikasi Google Meet. Materi pelajarannya adalah Bahasa Inggris, sedangkan gurunya adalah Miss Titi.

Setelah mengikuti pembelajaran dari awal, ternyata saling bertatapan dengan teman dan guru secara virtual itu menyenangkan, ya.

Tambah lagi Miss Titi beberapa kali menghadirkan percakapan menarik dan disertai dengan slide presentasi yang animatik dan inovatif.

Lebih daripada itu, pelajaran Bahasa Inggris kemarin menjadi tambah asyik karena kami juga diminta untuk menonton video pembelajaran menarik melalui layar Google Meet.

Aku pun kebetulan meminjam laptop kepunyaan Kakakku sehingga bisa melihat layar virtual dengan tampilan yang lebih besar. Di rumahku sinyal internetnya pula cukup stabil dan kencang.

Dari pembelajaran kemarin, aku berharap agar para guru di mana pun mereka mengajar tetap bersemangat untuk menuangkan ilmu kepada aku dan teman-teman para siswa. Jangan berhenti berkreativitas dan senantiasa sehat.

Terakhir, aku berharap agar virus corona segera menepi dari kediaman Indonesia dan dunia. Soalnya, semakin lama aku semakin merindukan pembelajaran tatap muka. Salam.

Boleh Baca: Kesan dan Pesan Belajar Online di Rumah

Contoh 2: Pengalaman Saya Selama Belajar Online di Rumah Menggunakan YouTube

Hai teman-teman, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga senantiasa sehat dan semangat selalu, ya.

Dalam kesempatan kali ini Saya ingin sedikit bercerita tentang pengalaman Saya selama belajar online di rumah.

Tadi, teman kita sudah menceritakan keseruannya belajar menggunakan media Google Meet, sedangkan Saya kemarin sudah belajar menggunakan YouTube.

Sebenarnya waktu itu Pak Guru Dika selaku guru mata pelajaran Matematika meminta Saya dan teman-teman untuk bergabung belajar online melalui aplikasi Zoom Meeting.

Namun, entah mengapa terjadi masalah dengan handphone Saya. Beberapa kali Saya mencoba untuk klik “join meeting”, namun tak kunjung berhasil.

Beruntungnya Pak Guru juga menyiarkan pembelajaran matematika melalui YouTube secara online sehingga Saya dan beberapa orang teman yang mengalami gangguan tetap bisa mengikuti pembelajaran.

Menurut saya, pada dasarnya belajar online itu susah-susah gampang dan menarik.

Susahnya ialah ketika ada gangguan sinyal internet atau mati lampu, gampangnya ialah karena kita tidak perlu berangkat ke sekolah, sedangkan menariknya adalah berbagai media pembelajaran yang disajikan guru sangat menarik.

Walaupun belajar online di rumah menggunakan media YouTube itu seru dan menyenangkan, tapi sesungguhnya Saya merasa tidak betah bila harus dan terus-terusan belajar online dari rumah.

Harapan kita bersama, mudah-mudahan wabah jahat ini segera pergi agar secepatnya kita bisa bertemu di kelas sembari melaksanakan pembelajaran tatap muka. Salam.

Boleh Baca: Karangan dan Cerita Tentang Belajar di Rumah

Contoh 3: Pengalaman Saya Ketika Belajar Online di Rumah Menggunakan Grup WhatsApp

Salam sehat dan tetap semangat pagi, teman-teman. Perkenalkan namaku Aulia. Cerita teman-teman kita tentang pengalaman belajar online di rumah ternyata cukup seru, ya.

Walau begitu, aku juga punya pengalaman yang cukup berbeda.

Dua hari terakhir aku mengikuti kegiatan belajar online menggunakan Grup WhatsApp. Adapun di dalam grup tersebut sudah ada guru mata pelajaran, admin grup sekaligus ketua kelas, serta teman-teman sekelasku.

Mengapa kami belajar online menggunakan grup WA? Soalnya akses sinyal di desaku maupun di tempat guruku tinggal tidak terlalu bagus.

Sinyal internetnya kencang saat hari cerah, tapi begitu mendung atau hujan sinyal tersebut hilang timbul. Otomatis tidak bisa kita membuka layar virtual seperti Zoom maupun Google Meet.

Walau demikian, belajar online di rumah melalui Grup WhatsApp juga cukup menarik. Saat pembelajaran di mulai, guru akan menyampaikan materi melalui chat di grup WA yang sudah dikunci.

Tidak lama, sih. Kira-kira 10-15 menit saja. Yang terpenting adalah; aku dan teman-temanku sedang online dan menyimak aktivitias grup.

Adapun untuk sesi pertanyaan, masing-masing siswa diminta untuk mengirim pertanyaannya kepada admin grup. Setelah itu, admin grup akan mengirimkan kembali pertanyaan kepada guru dan guru pun menjawab pernyataan tersebut di dalam grup.

Mengapa sistemnya demikian? Soalnya agar aktivitas belajar online di Grup WhatsApp tetap rapi, efektif, dan tidak rusuh.

Selain itu juga, guruku beberapa kali mengirimkan kuis melalui google form. Dari empat soal evaluasi, aku mendapat nilai 90, 85, dan 100.

Ya, aku bersyukur dan semakin bersemangat karena biarpun situasi hari ini masih pandemi, kita tetap bisa belajar dengan cara terbaik.

Harapan kita bersama, mudah-mudahan dalam waktu dekat semua daerah di Indonesia bisa segera menggelar pembelajaran tatap muka seiring dengan berkurangnya kasus corona.

Maka dari itu, mari kita tetap berjuang untuk sehat serta menaati protokol kesehatan yang berlaku. Salam sehat, teman-teman.

*

Yup. Demikianlah tadi sajian Guru Penyemangat tentang contoh pengalaman belajar online di rumah selama pandemi corona.

Pada dasarnya belajar itu bisa di mana saja, kapan saja, bersama siapa saja, serta menggunakan media apa saja.

Jadi, mari kita tetap semangat menambah ilmu untuk masa depan yang lebih cerah.

Salam.

Lanjut Baca: Keluh Kesah Tentang Pembelajaran Daring

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Contoh Pengalaman Belajar Online di Rumah Selama Pandemi Corona"

--