Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Puisi Kemerdekaan Pendek untuk Anak SD 17 Agustus 2021 dan Cara Mudah Membuatnya

Contoh Puisi Kemerdekaan Pendek untuk Anak SD 17 Agustus 2021 dan Cara Mudah Membuatnya
Contoh Puisi Kemerdekaan Pendek untuk Anak SD 17 Agustus 2021 dan Cara Mudah Membuatnya. Dok. Gurupenyemangat.com

Merdeka! Sekali merdeka tetap merdeka. Selama hayat masih dikandung badan.

Hari Selasa, 17 Agustus 2021. Tiada terasa negeriku Indonesia sudah bertambah tua. Yup, 76 tahun Bumi Pertiwiku sudah merdeka. Sama umurnya sebagaimana Kakek dan Nenek.

Usia mungkin boleh bertambah tua, tapi tidak dengan semangat dan cinta untuk negara setulus jiwa raga.

Kita harus terus berkarya, menggaungkan pribadi dan sama-sama dalam tangguh, serta senantiasa bertumbuh hari demi hari, waktu demi waktu selama masih bernapas.

Berhubung dalam suasana kemerdekaan, barangkali dirimu tertarik untuk membaca atau bahkan membuat puisi 17san, kan?

Aha, beruntung jika dirimu tiba di blog Gurupenyemangat.com karena aku bakal menghadirkan contohnya.

Berikut ada beberapa untai puisi kemerdekaan pendek untuk anak SD serta cara untuk membuatnya. Mari baca dan langsung praktik, ya:

Contoh Puisi Kemerdekaan Pendek untuk Anak SD

Dirimu adalah anak SD? Mungkin beberapa hari ini sedang kesusahan mencari puisi sederhana yang cocok untuk dibaca maupun dipelajari oleh siswa usia sekolah dasar.

Tapi tenang saja. Di sini Guru Penyemangat telah menyiapkan contoh puisi pendek bertema kemerdekaan dalam momentum HUT RI Ke-76 17 Agustus 2021.

Puisi: Merah Putih Tercinta

Puisi Kemerdekaan untuk Anak SD Berjudul Merah Putih Tercinta
Puisi Kemerdekaan untuk Anak SD Berjudul Merah Putih Tercinta. Dok. Gurupenyemangat.com

Merah putih tercinta
Berkibar mewakili rasa
Selalu indah dipandang mata
Membuat hatiku bangga

Merah putih tercinta
Ingin aku berteriak merdeka
Terus berjuang dan berdaya upaya
Mengabdi untuk diri, keluarga dan negara

Merah putih tercinta
Aku bangga berdiam di Nusantara
Aku bangga menjadi anak Indonesia
Aku bahagia menjadi tunas muda

Merah putih tercinta
Aku akan berjuang sepenuh raga
Mengabdi sepenuh jiwa
Berdoa dengan setulus rela

Merah putih tercinta
Sekarang tergetar oleh corona
Campur aduk rasa hati dan suasana
Tapi aku yakin Indonesia selalu jaya

Merah putih tercinta
Sehatlah seperti sedia kala
Kibarkan semangat Pancasila
Taati undang-undang dasar sembilan belas empat puluh lima

Merah putih tercinta
Tujuh puluh enam tahun merdeka
Ternyata Bumi Pertiwi semakin tua
Tapi aku yakin semangat berjiwa muda

Merah putih tercinta
Selamanya aku akan tetap cinta
Bukan hanya untuk hari ini saja
Melainkan hingga nanti akhir masa

Karya: Ozy V. Alandika

Boleh Baca: Download 30 Animasi Bergerak Ucapan Hari Kemerdekaan RI ke-76 Tahun 2021

Puisi: Balap Karung

Satu dua tiga merdeka. Lompat sana lompat sini. Manis terjungkal. Ceria terguling. Bahagia tergigit rumput.

Balap karung penuh sensasi. Lompat jatuh bangkit lagi baru menepi. Perjuangan tidak pernah ingkar janji. Kebersamaan lebih indah daripada sepi.

Empat lima enam merdeka. Lompat sana berbalik lagi ke sini. Termakan debu. Mata perih. Kulit lutut lecet-leceh. Terasa perih.

Balap karung penuh rindu. Saingan terberat adalah tetangga. Orang dekat rumah. Teman sekelas. Rekan kerja.

Hitung-hitungan merdeka tidak akan pernah selesai. Aku mau balap karung lagi. Sebelum hujan membasahi bumi.

Besok kita main lagi. Aku rindu dengan tawamu. Aku juga rindu dengan wajahku. Ketika debu-debu hinggap di pipi. Bersebelahan dengan tempelan stiker merah putih.

Karya: Ozy V. Alandika

Puisi: Aku Belajar Merdeka

Aku sedang belajar merdeka
Bangun pagi-pagi
Gosok gigi
Sarapan bersama keluarga
Lalu pergi sekolah

Aku sedang belajar merdeka
Membaca buku setiap hari
Berteriak Pancasila
Mengamalkan sepenuh cinta

Aku sedang belajar merdeka
Menyanyikan lagu Indonesia Raya
Mengheningkan cipta
Maju tak gentar dalam upaya

Aku sedang belajar merdeka
Menjenguk teman sakit
Berderma
Membantu Ibu cuci piring di rumah
Menyambuat Ayah pulang kerja

Aku sedang belajar merdeka
Berusaha berakhlak mulia
Mengabdi untuk negara
Pantang putus asa

Aku akan terus belajar merdeka
Sampai aku merdeka
Merasa telah merdeka
Walau umur merdeka sudah semakin tua

Karya: Ozy V. Alandika

Boleh Baca: Contoh Puisi Bertema Kemerdekaan di Masa Pandemi 2021

Cara Membuat Puisi Kemerdekaan yang Mudah

Cara Membuat Puisi Kemerdekaan yang Mudah
Cara Membuat Puisi Kemerdekaan yang Mudah. Dok. Gurupenyemangat.com

Membuat puisi itu sejatinya gampang-gampang susah. Mengapa kukatakan demikian?

Ketika dirimu punya segudang inspirasi, puisi bakal selesai ditulis dalam hitungan menit. Tapi ketika kita sedang buntu ide dan malas berpikir, rasa-rasanya sangat susah menulis puisi.

Walau begitu, dirimu tenang saja. Tadi sempat kusebut gampang-gampang susah. Gampanya 2 dan susahnya cuma 1, kan? Berarti menulis puisi itu banyak mudahnya dan sedikit sulitnya. Hehe

Nah, seperti contoh di atas. Guru Penyemangat telah membuat beberapa puisi bertema kemerdekaan dengan diksi-diksi yang sederhana dan mudah untuk dipahami semua pembaca. 

Yup. Bahkan untuk anak SD sekalipun.

Dirimu mau tahu bagaimana cara membuat puisi kemerdekaan pendek, menarik, dan inspiratif? Begini langkah-langkahnya:

1. Tentukan Tema Puisi, Judul Boleh Dikesampingkan

Benar, teman. Tema adalah hal utama yang wajib kita dapatkan terlebih dahulu sebelum menulis puisi. Apakah tema itu sama dengan judul? Tentu tidak.

Tema puisi cakupannya lebih luas karena merupakan ide pokok. Dengan demikian, satu tema bisa menghasilkan belasan, puluhan, bahkan ratusan judul puisi.

Misalnya seperti pada tulisan ini, puisi yang Guru Penyemangat tulis adalah puisi bertema kemerdekaan.

Jadi, judulnya berkisar tentang pernak-pernik merdeka seperti perjuangan, keluh kesah, hingga harapan kita untuk negeri.

Dengan demikian, kita perlu menentukan tema terlebih dahulu, kan? Yup. Sesudahnya baru judul.

Aku tipe orang yang terlebih dahulu menentukan judul.

Alhasil, kalau belum dapat judul yang menarik, ide dan inspirasiku sering mampet. Hehehe. Walau begitu, kamu boleh kok membuat judul setelah puisinya selesai. Tidak masalah.

2. Tentukan Kata Kunci lalu Ungkap Peristiwanya

Nah, jika tema atau bahkan judul telah ditentukan dan dibuat, sekarang kita perlu mengumpulkan dan mengembangkan kata kunci.

Misalnya kata kunci yang ada di puisimu adalah “Merdeka”, “Upacara Bendera”, dan “Pandemi”.

Dari ketiga keyword tersebut, yang bisa kita kembangkan adalah peristiwa, suasana, keluh kesah, harapan, cita-cita, bahkan benda yang terkait dengannya.

Mengapa begitu? Soalnya dengan berpuisi kita sebenarnya sedang bercerita. Ya, mirip-mirip dengan obrolan di cerpen maupun novel, tapi kisah di puisi lebih ringkas dan padat.

Kita beri contoh, misalnya aku ingin menggali peristiwa dengan menggunakan kata kunci “Upacara Bendera”.

Berarti, bisa jadi puisiku nanti isinya tentang topi dan dasi, pakaian rapi, baju merah putih, putih biru, putih abu-abu, seragam, baris-berbaris, hormat dan bakti untuk negeri, Pancasila, dan masih banyak lagi.

Intinya, semakin banyak kita membaca dan mengalami sebuah peristiwa, semakin lancar kita untuk bercerita. Sama. Puisi juga begitu.

3. Kembangkan Puisi dengan Diksi, Rima, dan Bait

Ketiga istilah tersebut adalah jiwa dari sebuah puisi. Sebagai salah satu sajak lama, kita sering menemukan puisi yang indah dan menyentuh, kan?

Yup, karena di sana ada permainan kata baik dalam bentuk kesamaan bunyi (Rima), penggunaan majas, hingga pemilihan kata.

Misalnya:

Senja itu terus memanggil
Aku datang bersama hembusan angin semilir ke pinggir pantai
Padahal kelam sudah menjelang
Aku merasa sedang berteman dengan embun pagi

Pada 1 bait puisi di atas aku menggunakan majas untuk menjelaskan betapa kagumnya kita dengan senja yang tampak dari pinggir pantai.

Tapi, usahakan jangan menggunakan terlalu banyak diksi yang aneh-aneh, ya. Nanti puisi kita jadi kaku dan orang semakin susah menebak apa maksudnya. Padahal kan kita ingin bercerita.

Selanjutnya rima dan bait. Sebenarnya ada puisi bebas yang sudah tak terikat dengan rima maupun bait yang harus dua empat atau yang lainnya.

Meski begitu, kesamaan bunyi kata menjadikan puisi semakin merdu. Sebagai contoh, dirimu bisa baca lagi puisi kemerdekaan di atas yang judulnya Merah Putih Tercinta.

***

Nah, bagaimana dengan sajian contoh puisi kemerdekaan untuk anak SD sekaligus cara membuatnya? Sudahkah dirimu mendapat inspirasi? Mari ambil penamu, langsung praktik, ya.

Salam.
Merdeka!

Lanjut Baca: Puisiku untuk Indonesia, Tiang Negeri yang Sedang Kesepian

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Contoh Puisi Kemerdekaan Pendek untuk Anak SD 17 Agustus 2021 dan Cara Mudah Membuatnya"