Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Karangan dan Cerita Tentang Pengalaman di Hari Raya Idul Adha 1442 H

Karangan dan Cerita Tentang Pengalaman di Hari Raya Idul Adha 1442 H
Karangan dan Cerita Tentang Pengalaman di Hari Raya Idul Adha 1442 H. Dok. Gurupenyemangat.com

Alhamdulillah, ya. Tiba-tiba kita sudah tiba saja di momentum bahagia Idul Adha 1442 H. Lagi-lagi suasana masjid masih sepi karena kita terpaksa harus berlebaran di tengah pandemi.

Sekilas, rasa-rasanya kita kembali mengulang pengalaman layaknya Idul Fitri beberapa bulan lalu.

Meski begitu, bisa dipastikan bahwa kisah Idul Fitri dan Idul Adha menghadirkan cerita yang berbeda.

Kita yang di momentum Idul Fitri kemarin sempat melaksanakan sholat hari raya di masjid secara berjamaah, pada lebaran Idul Adha 2021 ini belum tentu bisa melakukan hal yang sama.

Terang saja, pandemi semakin ke sini semaking mengganas.

Padahal masyarakat sudah beramai-ramai melaksanakan vaksinasi. Ada kebijakan PPKM juga. Tapi ya, kurangnya disiplin masyarakat membuat virus corona semakin merajalela.

Meski begitu, roda kehidupan terus berputar dan kita harus terus beraktivitas.

Sekolah misalnya, entah itu belajar daring yang penuh kritik maupun luring, keduanya adalah investasi masa depan yang tidak boleh dikesampingkan.

Biasanya, pada momentum Idul Adha seperti ini, guru di SD maupun di SMP sering meminta siswa untuk menceritakan pengalaman alias kisah mereka selama hari raya Idul Adha, kan?

Mengarang misalnya;

Karena Idul Adha 1442 Hijriah pelaksanaannya di masa pandemi, tentu saja tiap-tiap siswa memiliki kisah dan pengalaman yang berbeda.

O ya, membuat karangan berupa pengalaman Lebaran Idul Adha sejatinya tidaklah sulit. Jika dirimu adalah siswa, kamu hanya perlu mengutarakan atau menuliskan kembali kisahmu secara runtut.

Cerita dan karangan tersebut bisa dimulai dari persiapan kurban, memasak kue atau rendang di rumah, pelaksanaan Shalat Idul Adha di masjid, atau pelaksanaan Shalat Idul Adha bersama keluarga di rumah.

Jikalau dirimu masih kesulitan, di sini Gurupenyemangat.com bakal menghadirkan beberapa contoh karangan tentang pengalaman Idul Adha tepatnya selama pandemi corona.

Contoh Karangan dan Cerita Tentang Pengalaman di Hari Raya Idul Adha 1442 H

Contoh 1:

Kisahku dan Keluarga Saat Idul Adha 1442 H

Kisahku dan Keluarga Saat Idul Adha 1442 H
Kisahku dan Keluarga Saat Idul Adha 1442 H. Dok. Gurupenyemangat.com

Assalamu’alakum, teman-teman.

Perkenalkan, namaku Dika. Aku tinggal di kota Curup provinsi Bengkulu. Sekarang aku duduk di kelas V SD. O ya. Di sini aku bakal menceritakan pengalamanku selama Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2021.

Alhamdulillah, sehari sebelum hari raya Ayahku memberitahukan kepada kami bahwa di desaku boleh melaksanakan Shalat Idul Adha di masjid.

Meski begitu, kami harus menggunakan dua lapis masker, membawa hand sanitizer, mencuci tangan, hingga membawa sajadah sendiri.

Seusai berbuka puasa Arafah pada tanggal 19 Juli 2021 kemarin, aku pun segera menyiapkan peralatan ibadah sembari menyetel audio takbiran dari rumah. Soalnya, di desa kami tidak boleh menggelar takbiran ramai-ramai.

Esok pagi, aku pun dibangunkan Ibu pada waktu Subuh, melaksanakan shalat Subuh di masjid, lalu bersiap mandi, mengenakan sarung, dan mengenakan wewangian untuk persiapan Shalat Idul Adha.

Kami sekeluarga berangkat ke masjid dengan jalan kaki karena dekat, kira-kira pukul 06.15 WIB. Alhamdulillah aku dan ayah bisa duduk di saf kedua paling depan.

Demikian, kami harus menjaga jarak aman masing-masing 1 meter. Beruntungnya khutbah Idul Adha waktu itu hanya sebentar dan membahas tentang semangat berkurban.

Kami belum bisa melaksanakan ibadah kurban tahun ini, semoga ada rezeki di tahun depan.

Oke. Demikianlah kisah dan pengalamanku saat Idul Adha 1442 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin. Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakuh.

Contoh 2:

Ceritaku dan Keluarga Melaksanakan Shalat Idul Adha 1442 H dan Ibadah Kurban

Ceritaku dan Keluarga Melaksanakan Shalat Idul Adha 1442 H dan Ibadah Kurban
Ceritaku dan Keluarga Melaksanakan Shalat Idul Adha 1442 H dan Ibadah Kurban. Dok. Gurupenyemangat.com

Assalamu’alaikum...

Perkenalkan nama Saya Dila. Saya saat ini sedang duduk di kelas VI SD Negeri di Kota Bengkulu. O ya, kali ini saya akan menceritakan karangan saya tentang pengalaman melaksanakan Ibadah Shalat Idul Adha dan Ibadah Kurban bersama keluarga.

Cerita ini dimulai sejak tanggal 9 Dzulhijjah, tepatnya saat saya bersama keluarga melaksanakan ibadah sunnah Puasa Arafah.

Saya beruntung waktu itu terbangun sahur lewat alarm. Jika tidak, mungkin kami tidak sempat sahur. Sedangkan saat berbuka, Bunda telah memasak opor ayam kesukaanku.

O ya, keesokan harinya saya dan keluarga juga melaksanakan Shalat Idul Adha di masjid. Alhamdulillah di desa kami statusnya zona hijau sehingga masih aman dari virus corona.

Boleh Baca: Karangan dan Cerita Tentang Pengalaman di Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriah Selama Pandemi Corona

Walau begitu, kami tetap diwajibkan mengenakan masker, mencuci tangan pakai sabun, serta membawa sajadah sendiri.

Di dalam area masjid, saya dan Papa duduk bersebalahan di saf ketiga yang posisinya di tengah. Kami harus menjaga jarak antara satu sama lain dan juga dengan jamaah lainnya.

Adapun yang mengisi khutbah Idul Adha di masjid kami adalah Abang Saya. Abang saya adalah seorang guru agama yang sering mengisi ceramah dan khutbah.

Sesuai melaksanakan Shalat Idul Adha, cerita saya berlanjut ke Ibadah Kurban. Bunda berkata, kami tahun ini berkurban 1 ekor sapi bersama Kakek dan Nenek.

Sapinya cukup besar, bahkan saya sendiri tidak berani mendekatinya. Sapi kurban tersebut langsung disembelih di sekitaran area masjid beberapa jam setelah ibadah Shalat Idul Adha selesai.

Saya pun menyempatkan untuk ikut memilah daging sapi serta memasukkannya ke dalam kantong untuk dibagi-bagikan kepada warga.

Akhir kata, semoga ibadah kurban kami tahun ini diterima oleh Allah, juga amal ibadah kita semua. Aamiin.

Demikianlah karangan tentang pengalaman saya bersama keluarga saat melaksanakan serangkaian ibadah Idul Adha tahun 2021. Wassalamua’laikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Contoh 3:

Ceritaku Melaksanakan Shalat Idul Adha di Rumah Bersama Keluarga Gara-gara Corona

Ceritaku Melaksanakan Shalat Idul Adha di Rumah Bersama Keluarga Gara-gara Corona
Ceritaku Melaksanakan Shalat Idul Adha di Rumah Bersama Keluarga Gara-gara Corona. Dok. Gurupenyemangat.com

Bismillah. Assalamua’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh!

Selamat pagi, teman-teman. Perkenalkan nama saya Alan. Saya adalah siswa kelas VI SD Negeri di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

O ya, kali ini Alan akan bercerita tentang pengalaman Idul Adha 1442 H yang berkesan. Mengapa dikatakan berkesan? Karena pada tahun 2021 ini kami sekeluarga terpaksa harus Shalat Idul Adha di rumah gara-gara pandemi corona.

Desa dan kelurahan tempat Alan tinggal berstatus zona merah covid-19 sehingga muncul surat edaran Bupati tentang pelarangan pelaksanaan Ibadah Shalat Idul Adha di masjid.

Alhasil, Alan bersama keluarga yang terdiri dari 2 orang Kakak, 2 orang Adik, serta Ayah dan Ibu melaksanakan Ibadah Shalat Idul Adha di rumah.

Ayah Alan bertindak sebagai Imam, sedangkan Kakak Alan yang laki-laki menjadi Khatib. Karena ruangan rumah cukup sempit, kami menggelar ibadah Shalat Idul Adha di ruang tamu.

Dibentangkanlah karpet panjang, lalu Alan membantu Ibu menyusun sajadah sesuai dengan arah kiblat.

Sebenarnya cerita ini adalah pengalaman pertama dalam hidup Alan. Biasanya kami melaksanakan ibadah Shalat Idul Adha di masjid, namun sekarang terpaksa di rumah saja gara-gara corona.

Ada kesan sedih, tapi ada juga kesan bahagia karena jarang-jarang saya melihat Kakak berkhutbah dari dekat.

Alan berharap, mudah-mudahan pandemi covid-19 cepat-cepat menyingkir dari Indonesia dan dunia. Soalnya Alan sudah rindu sekolah tatap muka, rindu bermain dengan teman-teman, juga rindu jalan-jalan.

Demikianlah, teman-teman. Sebatas ini dulu cerita tentang pengalaman Idul Adha yang berkesan bagi Alan. Wassalamua’laikum Warahmatullah Wabarakatuh.

***

Bagaimana, mudah kan menulis karangan tentang pengalamanmu sepanjang momen bahagia Hari Raya Idul Adha?

Guru Penyemangat yakin, kok, bahwa kalian semua pasti bisa menulis dan bercerita dengan lancar. Setiap dari kalian pasti punya kesan yang berbeda tentang Idul Adha tahun 2021 ini.

Demikian dulu, ya, semoga sajian contoh karangan dan cerita di atas bisa bermanfaat bagi kita semua yang membutuhkan.

Salam.

Baca Juga:

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Contoh Karangan dan Cerita Tentang Pengalaman di Hari Raya Idul Adha 1442 H"