Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengganti Makanan Kucing dari Basah ke Kering yang Tepat

Hai, Cat Lovers, bagaimana kabar si anabul tersayang hari ini?

Segenap pemilik kucing beberapa kali atau bahkan sering sekali merasa kebingungan untuk mencari cara mengganti makanan kucing dari basah ke kering.

Ya, mungkin bukan si meong yang bosan melainkan kitanya yang kerepotan menyiapkan makanan kucing versi wet food.

Maka dari itu, di sini Gurupenyemangat.com bakal menyajikan bagaimana cara mengganti makanan kucing dari basah ke kering yang tepat dan tidak ngagetin si anabul.

Cuz, langsung disimak saja ya:

Cara Mengganti Makanan Kucing dari Basah ke Kering

Cara Mengganti Makanan Kucing dari Basah ke Kering
Cara Mengganti Makanan Kucing dari Basah ke Kering. Photo by Guslin Al-Fikrah on Unsplash

Ada beberapa cara yang perlu kamu lakukan untuk menarik perhatian kucing agar mau beralih mengkonsumsi makanan dari yang basah ke kering.

Berikut rangkaian cara ampuh yang dapat dilakukan untuk mengganti makanan kucing dari basah ke kering tersebut:

  • Jangan langsung mengganti makanan secara tiba-tiba dari basah ke kering, karena dapat berefek buruk pada pencernaan kucing. 
  • Lakukanlah pergantian makanan secara bertahap agar kucing bisa beradaptasi dengan rasa, bentuk, hingga selera.
  • Campurkan makanan basah dan kering dengna perbandingan yang berbeda, tujuannya agar kucing bisa mencerna dengan pelan-pelan, sehingga tidak terjadi bahaya pada lambung dan usus kucing.
  • Berikan tambahan air sedikit agar makanan kering tidak terlalu keras, takutnya nanti si kucing muntah serta terkena diare yang berat. 

Adapun segenap hal lain yang juga perlu diperhatikan saat mengganti jenis makanan kucing yaitu:

Campurkan dengan Takaran yang Tepat

Cara mengganti makanan kucing dari basah ke kering yaitu campurkan dengan menggunakan takaran yang tepat.

Secara bertahap, kurangi jumlah dari pakan basan dan tambahkan sedikir pakan yang kering, di antaranya caranya yaitu:

  • Pada minggu pertama, cobalah untuk memberikan ¾ makanan basah dan ¼ makanan kering.
  • Pada minuggu kedua, berikanlah tambahkan ½ makan asah dengan tambahan ½ makanan kering. 
  • Pada minggu ketiga, berikan tambahan ¼ makanan basah dengan ¾ makanan kering.

Mengapa kok harus bertahap seperti itu? Tentu saja agar si anabul tersayang terbiasa untuk makan makanan kucing jenis baru.

Manfaat Mengganti Makanan Basah Menjadi Makanan Kering 

Berikut manfaat yang dapat dirasakan oleh kucing kamu ketika makanan basah yang biasa dikonsumsi, digantikan dengan  dry food atau makanan kering:

  • Kibble atau biskuit makanan kering nyaman dan praktis dibawa saat berpergian, serta memiliki komposisi yang relatif kedap air dan lebih bervolume besar hingga mencapai 20%,

Benar sekali! Dibandingkan dengan wet food, makanan kucing basah lebih unggul dan efektif dari segi penyimpanan.

Karena bentuknya yang kering, maka proses penyimpanan makanan ini akan bertahan lama serta membantu kamu menghemat biaya untuk pembelian makan kucing. 

  • Risiko pertumbuhan bakteri pada dry food kucing lebih kecil, sehingga tidak masalah jika kamu menuangkan makanan tersebut ke dalam mangkuknya setiap hari, sehingga kucing dapat menyantapnya kapan saja. 

Kalau makanan kucingnya basah, maka kita tidak boleh membiarkan makanan tersebut berlama-lama di luar bungkusnya.

Sayang sekali bahwa kucing itu tidak selalu menghabisi makanannya dalam satu waktu sehingga dengan takaran yang banyak, makanan kucing basah menjadi mubazir.

Jika dibiarkan lama-lama terpapar udara? Maka makanan kucing basah lebih rentan disinggahi bakteri. Hemm

  • Kibble alias butiran biskuit dari makanan kucing kering memiliki tekstur yang sangat renyah, sehingga dapat mengurangi timbulnya karang gigi dan plak pada gigi taring kucing. 

Tips Efektif Mengganti Makanan Basah Menjadi Kering 

Tips Efektif Mengganti Makanan Basah Menjadi Kering
Tips Efektif Mengganti Makanan Basah Menjadi Kering.Photo by Syita Shafa on Unsplash

Agar proses penggantian makanan kucing menjadi lebih efektif, optimal, serta tidak menghambat tumbuh kembang kucing secara khusus, agaknya Cat Lovers perlu mengikuti tips berikut:

1. Menyediakan Air Minum yang cukup

Tips pertama yang harus dilakukan untuk mengganti makanan basah ke kering yaitu sediakan terlebih dahulu air minum yang cukup. Tujuannya yaitu agar kucing tidak mengalami kehausan dan dehidrasi setelah makan.

2. Berikan Makanan pada Wadah yang Bersih 

Tips kedua, berikan makanan tepat pada wadah yang nyaman dan bersih. Tujuannya, agar aroma makanan tersebut tidak terkombinasi oleh bau apa pun.

O ya jangan lupa agar setiap hari bersihkan wadah makan kucing dengan sabun dan air bersih agar terbebas dari bakteri.

3. Jagalah Tempat Makan Kucing Agar Terlihat Fresh 

Dengan mengganti makana dari basah ke kering, maka kita perlu menjaga kondisi fisik makanan tetap fresh.

Manfaatnya, aroma selalu terjaga dan tetap terlihat baru, sehingga kucing selalu tertarik untuk menyantapnya kembali. 

4. Dekatkan Makanan Kering di Area Beraktivitas Kucing

Jangan lupa, dekatkan makanan kering di dekat area aktivitas si anabul sehari-hari. Makanan yang baru selalu memiliki aroma beragam rupa sehingga kita perlu membuat kucing terbiasa.

5. Sabar dalam Mendampingi Kucing

Tips lainnya adalah; kita sebagai pemilik harus sabar dalam mendampingi kucing untuk memilih makanan yang diinginkan.

Ya, tidak selamanya kucing itu bahagia dengan perubahan. Maka dari itulah kita perlu mendampinginya, mengajak bermain, serta tidak memarahi bila si anabul masih pilih-pilih makanan.

6. Lakukan Pengawasan Terhadap Si Anabul

Ehem, kamu harus melakukan pengawasan secara akurat terhadap makanan kucing yang dipilih.

Perhatikan secara seksama bahan-bahan yang digunakan, usia kucing, lingkungan bermain, dan masa pertumbuhan kucing tersebut.

7. Pastikan Takaran Makanan Cukup dan Tepat

Hal utama yang harus diperhatikan pecinta kucing adalah, pastikan porsi makanan harus pas. Jangan pernah memberikan secara berlebihan, karena ini akan membuat kucing tidak nyaman dan merasa bosan dengan makanan tersebut.

Cukup berikan makanan rutin 3 kali sehari.

Kalau versi Guru Penyemangat, diriku sering memberi makanan kucing yang pokok itu dua kali sehari (pagi dan sore), sedangkan pada siang hari si anabul kuberikan cemilan.

**

Okelah. Demikianlah tadi sajian Guru Penyemangat tentang untaian cara mengganti makanan kucing dari versi basah ke kering.

Kedua jenis makanan ini memiliki manfaat, kelebihan dan kekurangan tersendiri bagi si kucing. Yang juga sangat penting adalah, saat memberi makan jangan lupa menyediakan air minum untuk si anabul.

Salam.

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Cara Mengganti Makanan Kucing dari Basah ke Kering yang Tepat"

--