Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kumpulan Pantun Kiasan dan Maknanya, Cocok untuk Pelajaran Anak SD Maupun Orang Dewasa

Pantun Kiasan dan Maknanya
Pantun Kiasan dan Maknanya. Dok. Gurupenyemangat.com

Jalan-jalan ke pasar beli itik
Sepulangnya aku dapat hadiah ketumbar
Hai Sobat yang ganteng dan cantik
Lama kita tak jumpa, kalian apa kabar?

Yeay. Kalimat yang Guru Penyemangat hadirkan di atas adalah salah satu contoh pantun sapaan yang dirangkai sebanyak 1 bait.

Satu bait yang dimaksud yaitu berisikan 4 baris di mana dua baris pertama adalah sampiran, dan dua baris akhir adalah isi. Isi pantun biasanya memuat pesan maupun nasihat sesuai dengan tema.

Nah, bagaimana dengan pantun kiasan? Apakah teman-teman sering menemuinya? Atau, dirimu malah bingung dengan seperti apa itu pantun kiasan dan maknanya.

Oke tenang. Di sini Gurupenyemangat.com akan mengupas tuntas tentang apa itu pantun kiasan, bagaimana contoh pantun, serta seperti apa makna yang terkandung di dalamnya.

Mau menyimak? Oke. Lanjut ya:

Pengertian Pantun Kiasan

Pengertian Pantun Kiasan
Pengertian Pantun Kiasan. Dok. Gurupenyemangat.com

Agar tidak bingung, mari kita bahas satu-satu ya. Pantun Kiasan terdiri dari dua kata yaitu “Pantun” dan “Kiasan”.

Pantun merupakan salah satu sajak atau puisi lama yang berisikan ungkapan atau pikiran. Ungkapan tersebut bisa berupa teguran, sindiran, nasihat, hingga humor.

Boleh Baca: Pantun Nasihat Jangan Berputus Asa dari Rahmat Allah

Sedangkan “Kiasan” berasal dari kata dasar kias yang menurut KBBI artinya: Ibarat, sindiran, contoh model yang telah ada, hingga alasan berupa perbandingan atau persamaan.

Dengan demikian, pantun kiasan adalah bagian dari puisi lama yang berisikan ungkapan sindiran, peribahasa atau pengibaratan.

Biasanya, pantun kiasan banyak digunakan orang untuk menyampaikan sesuatu secara tersirat alias tidak tertulis. Misalnya:

Aduhai indahnya berkenalan
Jalan rezeki akan bermunculan
Bagai pungguk merindukan rembulan
Sulit bagimu tuk merebut hati Dilan

Dari sebait pantun di atas, contoh kalimat kiasannya yaitu “Bagai pungguk merindukan rembulan” yang memiliki pesan tersirat mencintai sesuatu yang tidak berbalas.

Contoh Pantun Kiasan

Contoh Pantun Kiasan
Contoh Pantun Kiasan. Dok. Gurupenyemangat.com

Nah, berikut Guru Penyemangat bakal menghadirkan contoh pantun kiasan yang menginspirasi dan berisi pesan-pesan nasihat maupun motivasi. Mari disimak:

Ada raja tampan nan gagah berani
Menyuarakan betapa pentingnya perjuangan
Berusahalah yang terbaik sejak hari ini
Semoga esok hari kau jadi bintang lapangan

Berangkat dari Sumatra aku tiba di Maluku
Ternyata sepanjang jalan penuh dengan kenangan
Jika esok hari kau berkunjung lagi ke rumahku
Jangan pula untuk membawa sedikit buah tangan

Ada Ibu-ibu tua sedang jualan jamu
Jamu tak dibayar keningnya mengerut
Bawalah hadiah untuk tetanggamu
Dia sedang bahagia atas kabar duduk perut

Bekerja seharian bikin payah
Maka istirahatlah jika merasa lelah
Hatimu jangan pernah goyah
Jadilah panjang akal untuk hadapi masalah

Menulis kisah bagus di binder
Tapi jangan tunjukkan kepada mertua
Berhematlah sejak awal kalender
Agar kau tidak menangis di tanggal tua

Lupa ingatan namanya amnesia
Kulit mengerut tandanya mulai menua
Jadilah orang yang berwajah ceria
Jangan malah bermuka dua

Jalan-jalan ke Californa
Belajar di sana untuk menggapai cita
Cepatlah kau berkenalan dengan dia
Jangan terlalu lama kau bermain mata

Bangun pagi-pagi lalu gosok gigi
Sesudahnya aku sarapan roti
Tidak mengapa kau bercita-cita tinggi
Janganlah terlalu berkecil hati

Sore hari melihat langit ada banyak kalong
Kalong hinggap di pohon cabai keriting
Jadilah orang yang ringan tangan saat menolong
Lalu bertebal muka atas omongan yang tak penting

Juluk buah yang tinggi menggunakan galah
Berbagilah kepada tetangga jika berkenan
Jangan terlalu cepat mengangkat tangan dari masalah
Semua bisa diselesaikan dengan usaha dan keyakinan

Pantun Kiasan Beserta Maknanya

Pantun Kiasan Beserta Maknanya
Pantun Kiasan Beserta Maknanya. Dok. Gurupenyemangat.com

Tadi sudah disajikan contoh pantun kiasan, maka kali ini Gurupenyemangat.com bakal menghadirkan berbait-bait pantun kiasan yang lengkap beserta maknanya.

Pantun berikut sangat cocok untuk pelajaran anak SD mulai dari kelas 1, kelas 2, kelas 3, kelas 4, kelas 5 SD, hingga kelas 6.

Lebih dari itu, yang namanya pantun nasihat juga memiliki pesan moral yang bagus sehingga cocok dibaca sekaligus direnungkan oleh semua orang dengan berbagai tingkatan usia.

Pada setiap panjang kereta ada banyak gerbong
Menaiki kereta membuatmu bisa memandangi alam
Jangan kau terlalu percaya kata orang sombong
Sering kali air beriak itu tandanya tak dalam

Makna pantun:

Sering kali orang-orang sombong itu terlalu melebih-lebihkan dalam berkata, dan perkataannya sudah seperti orang yang tidak berilmu.

Di sekitar gunung banyak terdapat belerang
Baunya busuk membentang dari hilir ke hulu
Jangan berhenti berbuat baik dan menolong orang
Anjing akan menggonggong lalu kafilah berlalu

Makna pantun:

Dalam hidup sebaiknya kita tidak terlalu mendengar perkataan orang. Jangan terlalu bawa perasaan karena bisa jadi orang-orang yang mencibir atau menggunjing kita hanya iri terhadap hasil yang sedang kita capai/usahakan.

Boleh Baca: Pantun Bijak Kehidupan Islami Tentang Semangat Berjuang

Berenang di pantai cukuplah diam di tepian
Jika terlalu jauh bisa-bisa nyawamu bablas
Kuatkan hatimu dan berikan kepastian
Jangan jadi seperti air di daun talas

Maknanya:

Lihatlah air hujan yang berdiam di daun talas. Sebentar tergenang lalu kemudian terjatuh. Seperti itulah sifat orang-orang yang tidak tetap akan kemauan. Maka darinya janganlah plin-plan, berikan sebuah kepastian.

Aduhai betapa cantiknya gambar mozaik
Sungguh lebih cantik daripada bulu domba
Tetaplah dan terus berbuat baik
Meskipun kebaikanmu dibalas air tuba

Maknanya:

Sering kali kebaikan-kebaikan yang kita lakukan malah dibalas dengan kejahatan alias keburukan. Walau begitu, jangan pernah berhenti berbuat baik karena semua ada balasannya.

Laporkan saja kesalahan kepada panitia
Jangan malah kau umbar sambil bergermut
Jadilah sahabat yang setia
Jangan seperti musuh dalam selimut

Maknanya:

Menjadi sahabat itu harus setia, selalu ada di saat dia bahagia maupun di saat dia membutuhkanmu. Jangan malah berkhianat.

Berakit-rakit ke hulu
Berenang-renang ketepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian

Makna pantun:

Untuk mendapat sebuah kebahagiaan dan kesuksesan diperlukan perjuangan. Terkadang perjuangan itu menyakitkan, tapi pada akhirnya kita akan meraih apa yang kemarin dicita-citakan.

Bekerjalah apa pun jangan kau jadi pengemis
Percayalah dengan orang jangan kau banyak prasangka
Berusahalah setiap hari dan mari tetap optimis
Siapa tahu cempedak yang kau tanam akan berbuah nangka

Makna pantun:

Sejatinya nangka lebih manis daripada cempedak. Kiasan ini mengandung makna bahwa bisa saja apa-apa yang kita usahakan bakal menghasilkan sesuatu yang lebih dari harapan.

Pagi-pagi kulihat Nenek berjualan jamu gendong
Dia semangat berjualan dari ujung ke ujung
Janganlah kau terlalu angkuh dan sombong
Di mana bumi dipijak maka di situlah langit dijunjung

Makna pantun:

Ke mana pun kita pergi, tetaplah menghormati setiap orang yang kita temui biarpun mereka berbeda budaya, adat, hingga suku. Semua itu adalah bagian dari keragaman.

Kata orang bagus belum tentu elok rupanya
Karena daun semangka berbeda dengan semanggi
Aku kau dan dia sungguh tidak ada bedanya
Kita duduk sama rendah lalu berdiri sama tinggi

Makna pantun:

Aku dan kamu sesungguh tidaklah berbeda. Kita sejajar baik dalam martabat maupun kedudukan, yaitu sebagai khalifah di buminya Allah.

Kata Ibu jadilah anak muda yang irit
Tapi jangan pakai baju yang sudah sangit
Janganlah kau berpamer sambil menjerit
Karena di atas langit masih ada langit

Makna pantun kiasan:

Jangan sombong dan terlalu membanggakan apa-apa yang kita punya. Sekaya-kayanya kita masih ada yang lebih kaya. Sebaik-baiknya kita masih tetap ada yang lebih baik. Mari senantiasa bersikap rendah hati dan menghormati orang lain meski berbeda profesi dan pekerjaan.

Pantun Kiasan dan Maknanya untuk Anak SD

Pantun Kiasan dan Maknanya untuk Anak SD
Pantun Kiasan dan Maknanya untuk Anak SD. Dok. Gurupenyemangat.com

Jangan lengah jemputlah peluang
Karena sukses berawal dari banting tulang
Jangan sekali pun kan berhenti berjuang
Sesudah esa yang hilang akan ada dua terbilang

Makna pantun:

Jangan berputus asa hanya karena satu kegagalan atau kehilangan sebuah kesempatan. Yakinlah bahwa setiap satu kesulitan akan Allah ganti dengan dua kemudahan (QS Al-Insyirah 5-6)

Menyadap aren petani pakai bumbung
Niranya terjatuh membasahi buang rimbang
Giatkanlah dirimu dengan menabung
Agar nanti tak gali lubang tutup lubang

Makna pantun:

Gali lubang tutup lubang adalah kiasan orang-orang yang meminjam uang hanya untuk menutup utang lainnya. Tidak untung, tidak pula rugi.

Tanpa bukti tiada guna dituding
Yang belum dicari juga belum tentu hilang
Gajah mati meninggalkan gading
Harimau mati meninggalkan belang

Makna pantun:

Orang yang baik saat ia meninggal akan senantiasa dikenang kebaikannya. Sedangkan orang jahat, saat mereka meninggal yang dikenang adalah keburukannya.

Ada bujur ada pula anak panah
Tapi bukan untuk memanah kakaktua
Hancurlah badan dikandung tanah
Budi yang baik nanti akan terkenang jua

Makna pantun:

Sejatinya orang-orang yang berbuat baik selama hidup dunia, setelah meninggal nanti kebaikannya akan tetap dikenang di dunia.

Obat mujarab tergantung cara meramu
Mungkin saja rasanya seperti geranyam
Segera putuskan apa niat dan tujuanmu
Jangan malah hangat-hangat tahi ayam

Makna pantun:

Hangat-hangat tahi ayam artinya punya kemauan tapi tidak tetap alias plintat-plintut. Sifat dan sikap ini tidak baik karena segala sesuatu perlu diputuskan dan ditetapkan.

Pakai topi di kepala
Julurkan tangan ketika menyapa
Jangan kau kebanyakan bercerita hiperbola
Nanti malah indah kabar daripada rupa

Makna pantun:

Dalam bercerita itu jangan berlebih-lebihan, nanti keadaan yang orang harapkan malah tidak sesuai dengan apa yang telah dikata dan dikira.

Berdamai musyarawah jangan kisruh
Terkadang ribut bermula dari candaan
Janganlah kau memancing di air keruh
Berusahalah empati di setiap keadaan

Makna pantun:

Memancing di air keruh itu seperti memetik keuntungan dari kesedihan/kedukaan/kesengsaraan orang lain. Perilaku seperti ini sungguh keliru karena sejatinya kita harus berempati kepada orang lain.

Aduhai tajamnya duri si landak
Sudah tergores lukaku pun menganga
Hati-hatilah kau bersikap dan bertindak
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga

Makna pantun:

Terkadang hal-hal kecil sering kali menimbulkan dampak yang besar dan berantakan. Seperti contoh; saat kita memasukkan tinta spidol ke segelas air bening, maka air tersebut akan kotor.

Pesan dari kiasan ini yaitu; kita perlu berhati-hati dalam bersikap dan bertindak.

**

Nah. Demikianlah tadi sajian lengkap Guru Penyemangat tentang kumpulan contoh pantun kiasan beserta maknanya.

Semoga bemanfaat.

Guru Penyemangat
Guru Penyemangat Menulislah untuk menebar manfaat kepada seluruh alam, karena menuangkan kata-kata juga merupakan jalan ninja menuju kebaikan.

Posting Komentar untuk "Kumpulan Pantun Kiasan dan Maknanya, Cocok untuk Pelajaran Anak SD Maupun Orang Dewasa"

--